Connect with us

Peristiwa

Kecelakaan Pantai Batu Bengkung, Ada Warga Kota Batu Ikut Hilang

Diterbitkan

,

Kecelakaan Pantai Batu Bengkung, Ada Warga Kota Batu Ikut Hilang
Tim SAR usai mengevakuasi dua korban meninggal dalam kecelakaan pantai Batu Bengkung Malang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Tiga orang masih hilang dalam kecelakaan pantai Batu Bengkung Kabupaten Malang. Sampai Kamis (27/5), tim SAR masih berada di pantai untuk mencari tiga orang tersebut.

Kapolsek Gedangan, Iptu Yoyok Supandi membenarkan. “Masih 3 orang hilang,” ujar Yoyok kepada Kabarmalang.com, Kamis pagi (27/5).

Korban pertama yang hilang adalah Fikri, 20, warga Kabupaten Pesisir Selatan Sumbar. Kedua, Maulana M. Alfarizi, 20, warga Kabupaten Indragiri Riau.

Ternyata, ada juga warga Kota Batu yang hilang dalam kecelakaan pantai Batu Bengkung ini. Yaitu, Dimas Reza, 21, warga Jalan Mojorejo, Junrejo, Kota Batu.

Sehingga, total orang hilang yang masih dalam pencarian adalah 3 jiwa.

Sementara, korban meninggal adalah Azizah, 19, warga Pacet Mojokerto dan Linda Revita Sari, 20, warga Kota Mojokerto.

Kabar Lainnya : Korban Ombak Pantai Batu Bengkung Malang Menjadi Dua Orang.

Terakhir, Aprilia Dwi Jayanti, 23, warga Kecamatan Kranggan Mojokerto Kota, masih kritis.

Setelah tragedi di pantai Batu Bengkung itu, Aprilia sempat masuk Puskesmas Sitiarjo. Tetapi, karena kondisinya sekarat, SAR melarikannya ke Cakra Husada Turen dan akhirnya merujuk ke RSSA.

“Sampai hari ini kami masih melanjutkan pencarian,” tutup Yoyok.

Tim SAR terdiri dari pasukan gabungan untuk mencari tiga orang hilang tersebut.  Yakni Koramil, Polsek, Polairud, SAR, PMI, Perhutani, Satpol PP dan Pos Angkatan Laut.

Seperti berita Kabarmalang.com, dua orang wisatawan tewas dalam tragedi pantai Batu Bengkung Malang, Rabu pagi (26/5).

Kabar Lainnya : Orang Hilang Di Pantai Batu Bengkung, 1 Meninggal, 2 Dalam Pencarian.

Sehari sebelumnya, yaitu Selasa malam (25/5), rombongan mahasiswa dari Institut KH Abdul Chalim datang ke pantai Batu Bengkung.

Mereka tiba di sana pukul 18.00 WIB,  Selasa (25/5) dengan 4 sepeda motor.

8 orang dalam rombongan tersebut mendirikan tenda dan bermalam di sana. Pagi hari, Rabu (26/5), pukul 06.00 WIB, 6 orang menuju gunung Batu Bengkung untuk selfie sun rise.

“Tiga orang kembali ke tenda, tiga lainnya masih di atas gunung itu. Tidak lama, tiga orang yang tertinggal kembali tetapi menyeberangi Batu Bengkung,” ujar Amirul Yasin, Kasi Pelayanan PMI Kabupaten Malang.

Nahas, tiba-tiba saja datang ombak besar dari arah timur ke barat. Alhasil, tiga orang tersebut terseret ombak.

Ini menambah keangkeran pantai Batu Bengkung Malang. Karena, kecelakaan laut di sini bukan kali pertama terjadi.

Tahun 2019 lalu, mahasiswi STIKI Malang, Sephia Virgin, warga Jalan Ciliwung lenyap tersapu ombak pantai Batu Bengkung Malang.(carep-04/yds)

Iklan

Terpopuler