Pemerintahan
Wali Kota Malang Klaim Serius Tegakkan Larangan Mudik Lebaran

KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang Sutiaji klaim seriusi penegakan larangan mudik lebaran. Dia menegaskan ini di hadapan Forpimda dan pasukan apel kesiapan larangan mudik 2021.
“Kita tidak main-main dengan larangan mudik itu. Kenapa ini personelnya banyak yang terlibat, seperti ASN. Karena ASN harus menjadi contoh,” ujar Sutaji kepada wartawan, Senin (26/4), di Halaman Balaikota Malang.
Wali Kota Malang klaim seriusi penegakan larangan mudik bersama sejumlah pejabat. Misalnya, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata.
Termasuk, Dandim Dandim 0833/Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadona. Melalui apel tersebut, Sutiaji serius mengawal kebijakan larangan mudik 2021.
Kabar Lainnya : Pengeroyokan Terhadap Anggota TNI Di Pakis Malang Berakhir Damai.
Apel itu menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat agar pengendalian covid-19 bisa tuntas. Supaya tren Covid-19 tidak bergejolak dan tanpa fluktuasi penambahan.
“Karena kabarnya ada mutasi (covid-19) baru dari India ini yang akan masuk ke Indonesia, maka kita harus waspada terus menerus,” terang orang nomor satu di Pemkot Malang itu.
Sutiaji mengatakan saat ini tren covid-19 mulai menurun. Namun kelihatannya ada gejolak kenaikan. Sehingga ia mengharapkan kewaspadaan dari semua pihak.
“Saya mohon media memberikan informasi, bahu membahu di antara kita semua. Bahwa larangan mudik ini tidak main-main. Bahkan sudah ada adendum pengetatan perjalanan kan,” tegasnya.
Dia juga akan menguatkan PPKM mikro selama masa larangan mudik. Tujuannya untuk mengantisipasi kecolongan pemudik di wilayah terkecil.
“Kami tetap menguatkan di tingkat RT/RW, justru yang tahu itu yang di RT/RW. Ketika di sana ada orang yang baru datang maka masyarakat harus memberi tahu kepada RT/RW,” jelasnya.
Nantinya jika ada pemudik yang nekat mudik, maka hukuman sosialnya adalah wajib melakukan isolasi di rumah isolasi di wilayah setempat.
“Berseiring dengan itu maka tim puskesmas akan bergerak. Akan testing anti gen setiap pemudik yang masuk,” ucap politisi Partai Demokrat itu.
Kabar Lainnya : Kasus Dugaan Pembunuhan Wanita Muda, Polres Malang Periksa 3 Saksi.
“Sekali lagi mohon jangan merepotkan masyarakat yang ada di wilayah masing-masing. Mohon untuk menahan tidak mudik,” akhirnya.
Dandim Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona juga sepaham. Dia menegaskan Kodim siap mendukung kebijakan larangan mudik lebaran.
Anggota di tingkat kelurahan sampai kecamatan juga bakal mendapat instruksi untuk mengintensifkan PPKM mikro.
“Kami siap mendukung kebijakan larangan mudik lebaran. Kami sudah instrusikan anggota untuk intensif operasi PPKM mikro di tingkat RT RW,” tuturnya.(fat/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi2 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Pemerintahan1 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang
Pemerintahan4 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar































