Wisata
Akses Menuju Pantai Selatan Malang Rusak, Wisatawan Bonus ‘Off Road’

KABARMALANG.COM – Akses menuju pantai selatan Kabupaten Malang semakin rusak. Kerusakan jalan utama menuju pantai semakin parah.
Akibatnya, jumlah wisatawan menurun akibat pandemi. Akses menuju pantai selatan yang rusak, memperparah penurunan wisatawan.
Setidaknya, ada 3 akses utama menuju pantai selatan yang rusak. Yakni via Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Bantur dan Donomulyo.
Akses melalui Kecamatan Bantur yang paling parah kerusakannya. Titik kerusakan, ada di beberapa kilometer sebelum Jurang Mayit.
Atau di sekitar Desa Srigonco dengan kerusakan sekitar 2 kilometer. Tak ayal, warga sekitar berinisiatif untuk menutup jalan tersebut.
Akibat medannya yang sangat susah untuk dilalui. Apalagi ketika hujan, jalan berstruktur tanah dan batu itu semakin menyulitkan pengendara.
Alhasil, wisatawan yang hendak berwisata terganggu. Mereka terpaksa melintas di sekitar Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur.
Namun, jalan alternatif tersebut kondisinya juga tidak menggembirakan. Sebab kondisi juga sama. Yakni mengalami kerusakan, terjal, berbatu dan licin saat hujan.
“Jalannya di sebelah sana (Desa Srigonco) rusak,” ujar salah seorang warga setempat. Dia turun di jalan untuk membantu beberapa kendaraan yang terlihat kesusahan melintas.
Sejumlah wisatawan pun mengeluh dengan kerusakan jalan tersebut. Tidak jarang ada wisatawan yang harus berhenti untuk mendinginkan mesin mobilnya.
Atau harus memeriksa kondisi mobilnya. Karena telah melintas di jalan berbatu.
“Sebelumnya saya sudah pernah ke sini. Waktunya jalannya enggak ditutup. Makanya sekarang saya kesini lagi. Eh, jalannya dialihkan dan ternyata sama rusaknya,” wisatawan asal Ampelgading, Sandi Bakhtiar.
Sandi saat itu mengendarai Daihatsu Ayla. Dia mengaku kesusahan melalui jalan penuh kerusakan tersebut.
Mengingat mobilnya berjenis city car. Sehingga, kurang memadai untuk melintas di jalur terjal dan berbatu.
“Ya kita kan enggak tau ternyata jalannya begini. Taunya ya cuman berlubang, tapi tidak separah ini. Makanya saya beranikan kesini lagi. Kalau medannya kaya gini, ya jadi kayak off road,” ringkasnya.
Kabar Lainnya : Tren Wisata Pantai Malang Terpuruk Akibat Pandemi Dan Jalan Rusak.
Sementara itu, Direktur Administrasi Perumda Jasa Yasa Kabupaten Malang, Husnul Hakim membenarkan adanya kerusakan jalan.
“Itu karena banyak kendaraan proyek JLS (Jalur Lintas Selatan) yang lewat di sana. Padahal, itu kan spesifikasi jalan Kabupaten,” tuturnya.
Akibatnya, jumlah kunjungan wisata yang datang pantai Balekambang Perumda Jasa Yasa menurun drastis hingga 70 persen.
Karena itu, Husnul mengaku saat ini sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Malang.
“Koordinasi kita, meminta segera memperbaiki kerusakan jalan. Tetapi, kami juga mengajukan permohonan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB),” ungkapnya.
Husnul mengatakan, target PAD Perumda Jasa Yasa sebelum terjadi pandemi covid-19 dan jalan rusak mencapai 400-500 juta per tahun.
“Kalau sekarang tidak sampai segitu. Makanya kita akan mengajukan revisi (RKAB),” pungkasnya.(im/yds)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























