Connect with us

Wisata

Kampung Topeng Sarana Pemberdayaan Ekonomi Warga Kurang Mampu

Diterbitkan

,

Kampung Topeng wisata edukasi sejarah topeng malangan (Foto - Muhammad Fathi Djunaedy)
Kampung Topeng, sarana pemberdayaan ekonomi warga kurang beruntung (Foto - Muhammad Fathi Djuanedy)

 

KABARMALANG.COM – Selain menjadi destinasi wisata edukasi, Kampung Topeng juga tempat tinggal warga kurang beruntung. Disana, mereka diberi pelatihan kemandirian ekonomi. Dengan harapan setelah memiliki keterampilan, mereka mampu mandiri secara ekonomi tanpa kembali lagi ke jalanan

Kampung Topeng berada Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkadang, Kota Malang. Berdiri diatas lahan seluas lima ribu meter persegi milik Pemerintah Kota Malang.

Pemerintah mendirikan kampung ini, dari program Desaku Menanti melalui Kementerian Sosial pada 2016 silam. Sebanyak 40 unit rumah dibangun untuk 40 kepala keluarga. Sebagian besar yang menetap disana adalah warga kurang beruntung, seperti gelandangan, pengemis dan pemulung.

Gustiari (52), adalah salah satu warga yang tinggal di Kampung Topeng. Dia membuka toko sembako. Gustiari dulunya merupakan warga Sukun, Kota Malang, kesehariannya adalah meminta-minta di jalan. Setelah ada program Kementerian Sosial dengan mendirikan Desaku Menanti,dia lalu mendapatkan rumah sendiri di Kampung Topeng.

Pada awal kepindahan, Gustiari masih sering mendapat bantuan dari Pemkot Malang dan pendampingan dari Dinas Sosial serta Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). “Awalnya kita diberi pelatihan bagaimana mengelola usaha. Sampai akhirnya saya membuka toko sembako ini,” ujar Gustiari ditemui Kabarmalang.com, Sabtu (17/10/2020).

Gustiari membuka warung kecil di rumah untuk berjualan sembako, dan aneka minuman untuk melayani pengunjung yang datang ke Kampung Topeng. Rumahnya bersebelahan dengan taman Kampung Topeng, sehingga pengunjung yang datang ke taman, bisa langsung memesan di warungnya.

“Keuntungan jualannya, buat jajan anak-anak dan biaya hidup sehari-hari. Selain itu juga bisa menyediakan kebutuhan sembako tetangga sekitar,” pungkasnya. (fat/rjs)

Iklan

Terpopuler