Edukasi
Pakai Sensor Infrared, Mahasiswa UMM Bikin Alat Cuci Tangan Otomatis

KABARMALANG.COM – Kelompok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tengah melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) menggagas alat cuci tangan dan handsanitizer otomatis.
Implementasi teknologi guna mencegah penularan Covid-19 ini mereka jalankan di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri. Teknologi ini dipergunakan tanpa menyentuh peralatan mekanik dengan menggunakan bantuan teknologi Sensor Penghalang (Sensor Infrared).
“Adanya Pandemi Covid-19 di tengah masyarakat memberikan dampak buruk yang besar. Sehingga masyarakat harus disiplin menerapkan hidup bersih sesuai protokol kesehatan yang diarahkan oleh Pemerintah,” ujar Mohamad Al Fikih, anggota kelompok 81 PMM UMM selaku inisiator teknologi saat diwawancarai, Kamis (03/09/2020).
Alat Cuci Tangan dan Handsanitizer otomatis ini merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan berkala sebagai penerapan kebiasaan baru yakni rajin cuci tangan.
Penggunaan alat otomatis ini cukup mudah, yakni dengan meletakkan tangan pada bawah sensor. Air akan mengalir secara otomatis dan berhenti ketika tangan dijauhkan dari sensor.
“Kami serahkan satu unit alat ini secara gratis kepada Desa Balongjeruk. Harapan kami agar alat cuci tangan ini dapat memberikan peningkatkan kesadaran mencuci tangan dan contoh yang baik kepada masyarakat karena adanya teknologi ini,” kata Habib selaku Koordinator Desa kelompok 81 PMM UMM.
Sementara itu, Safi’i Kepala Desa Balongjeruk mengapresiasi mahasiswa UMM yang mempunyai ide kreatif dan inovatif dengan membuat alat cuci tangan ini.
“Saya ingin, penerapan alat cuci tangan otomatis di seluruh titik lingkungan Pelayanan Balai Desa Balongjeruk guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pencegahan Covid-19,” ujar Safi’i.
Hal ini selaras dengan dukungan yang disampaikan Dosen Pembimbing Lapang, Beti Istanti Suwandayani M.Pd., bahwa dalam melakukan kegiatan harus mengutamakan protokol kesehatan yang berlaku demi menjaga kesehatan bersama.
“Serta jadikan pengetahuan yang sudah didapatkan selama belajar di kampus Universitas Muhammadiyah Malang menjadi bahan implementasi yang nantinya dijadikan sebagai pengabdian dan berguna bagi masyarakat di kehidupan sesungguhnya,” ujar Beti. (fat/fir)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara




































