Connect with us

Kabar Batu

Bingung Kebijakan Pemkot, Masyarakat Batu Ingin Kegiatan Sosial Dikembalikan

Diterbitkan

,

IMG 20200830 184655
Ilustrasi tahlil kerukunan

 

KABARMALANG.COM – Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) nyatanya membuat masyarakat kebingungan terhadap kebijakan yang dibua Pemkot Batu.

Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang mengeluh tentang pelarangan tersebut seperti tahlilan yang merupakan kerukunan lingkungan dan lain sebagainya.

“Beberapa masyarakat kebingungan dan mengeluh memang. Karena perlakuannya dianggap tidak sama dengan kebijakan untuk orang diluar Kota Batu yang memberi interaksi sosial,” ujar Andi Faisal Hasan Kepala Desa Junrejo, Minggu (30/08/2020) kepada Kabarmalang.com.

Andi Faisal juga mengungkapkan dengan adanya hal itu banyak masyarakat yang merasa tidak adil dengan kebijakan tersebut.

Sementara itu Walikota Batu Dewanti Rumpoko menerangkan bahwa Pemkot tidak pernah melarang untuk melakukan kegiatan sosial di lingkungan terlebih kegiatan keagamaan.

“Kami tidak melarang asalkan dilakukan dengan protap kesehatan saja,” tuturnya kepada awak media.

Hal ini diaminkan oleh Wakil Walikota Batu Punjul Santoso yang juga menjelaskan bahwa dirinya bahkan bisa melakukan tahlil ketika sang ayah meninggal hingga hari ketujuh.

“Asalkan bisa menjaga jarak, menggunakan masker, dan melaksanakan protokol kesehatan dengan baik dan benar,” tukasnya. (arl/fir)

Iklan

Terpopuler