Connect with us

Hukrim

Bejat…jat, Bapak Tega Cabuli Anak Kandungnya

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – MS (45) warga Desa Kasri, Kecamatan Bululawang ini benar-benar bejat. Bapak mencabuli anak kandungnya sendiri, sebut saja namanya Bunga yang masih berusia 16 tahun.

Berdasar pengakuan tersangka, pihaknya melakukan tindakan tidak pantas itu sejak tahun 2017 lalu ketika korban masih berusia 14 tahun. Lebih lanjut, ia mengaku sudah melakukan tindakan pencabulan kepada anaknya itu sebanyak 12 kali.

Menurut Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar tersangka pernah melakukan kekerasan dengan menusuk pahanya dengan gunting, sebab korban tidak mau melayani nafsu birahi tersangka.

“Berikutnya, tersangka juga selalu mengancam kepada korban dengan mengatakan tidak akan menafkahi korban, ibu, dan saudara-saudaranya jika tidak melayani nafsu birahinya,” ujarnya saat konferensi pers di Mapolres Malang, Senin (09/07/2020).

Bahkan jika korban menceritakan hal itu pada orang lain, tersanga mengancam akan membunuh korban,” lanjutnya.

Perwira berpangkat dua melati itu menjelaskan, pencabulan yang dilakukan tersangka tersebut saat istri atau ibu korban dan adik-adiknya sedang tidur pada malam hari. “Tempatnya kalau di kamar korban di ruang tamu rumah mereka,” tuturnya.

Perilaku tersangka itu terbongkar saat korban bercerita kepada ibunya. Kemudian melaporkan ke pihak Polres Malang.

“Selanjutnya pihak Satreskrim (Satuan Reserse Kriminal) Polres Malang menangkap dan melakukan penyelidikan terhadap tersangka,” katanya.

Lebih lanjut, Hendri menduga, tersangka mempunyai kelainan seksual. Oleh karenanya, tersangka akan diperiksakan pada psikiater.

Akibat perbuatannya itu, tersangka akan dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 81 dan Pasal 82 UU perlindungan anak Tahun 2002 diperbarui nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan Pasal 46 UU nomor 35 tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga.

“Ancaman hukumannya, untuk Pasal perlindungan anak minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. Sedangkan untuk pasal kekerasan dalam rumah tangga maksimal 12 tahun,” tukas Hendri. (imr/fir)

Advertisement HUT PDIP ke 48

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com