Peristiwa
Kecam Sebutan ‘Londo Ireng’ Prabowo, Lintas Organisasi Pers Malang Raya Gelar Aksi Protes di Bundaran Tugu

KABARMALANG.COM – Empat organisasi pers utama di Malang Raya menggelar aksi unjuk rasa damai di kawasan Bundaran Tugu Kota Malang pada Senin, 27 Juli 2026, sebagai bentuk protes keras atas pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebut wartawan sebagai ‘Londo Ireng’.
Aksi solidaritas yang dimotori oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Malang, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Malang, dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Malang ini mengusung tema “Kami Bukan Londo Ireng!”.
Para jurnalis menuntut pertanggungjawaban moral dan mendesak Kepala Negara untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, menegaskan bahwa stigma kolonial tersebut mencederai marwah profesi, melukai independensi.
Serta mengabaikan peran sejarah pers sebagai pilar keempat demokrasi Indonesia.
Empat Tuntutan Utama Lintas Organisasi Jurnalis Malang Raya
​Dalam aksi bersama yang berlangsung tertib dan kondusif tersebut, gabungan empat organisasi pers menyampaikan empat poin pernyataan sikap:
​Pencabutan Pernyataan & Permintaan Maaf Openly: Mendesak Presiden Prabowo Subianto secara resmi mencabut ucapan ‘Londo Ireng’ dan menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada seluruh insan pers nasional.
​Penolakan Stigmatisasi Kolonial: Menolak tegas pelabelan jurnalis sebagai pengkhianat atau kaki tangan asing, mengingat sejarah membuktikan pers Indonesia didirikan oleh para pahlawan nasional.
Penghormatan Independensi Pers: Mengingatkan pemerintah bahwa tugas utama wartawan adalah menyajikan informasi yang jujur, transparan, dan objektif bagi masyarakat.
​Menjaga Fungsi Kontrol Sosial Demokrasi: Menegaskan bahwa kritik terhadap kebijakan publik merupakan kewajiban konstitusional pers sebagai pilar keempat demokrasi, bukan bentuk perlawanan terhadap negara.
Pernyataan Resmi Lintas Ketua Organisasi Pers Malang Raya
​”Frasa ‘Londo Ireng’ yang disematkan kepada wartawan sangat kontradiktif. Dalam sejarah bangsa, banyak pahlawan nasional berlatar belakang jurnalis seperti WR Supratman, Tirto Adhi Suryo, Adam Malik, hingga HOS Cokroaminoto”.
“Orang yang menasbihkan dirinya paling nasionalis, nyatanya mencela pejuang. Bahkan lagu Indonesia Raya diciptakan oleh seorang jurnalis,” kata Benni Indo, Ketua AJI Malang (Jurnalis Harian Surya).
​”Sebagai Kepala Negara, Presiden seharusnya tahu bahwa kita bukan kaki tangan asing. Tugas kita adalah menghadirkan informasi yang jujur bagi masyarakat”.
“Aksi ini meminta supaya Presiden Prabowo mencabut ucapannya dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka karena mencoreng marwah profesi jurnalis,” kata Ir. Cahyono, Ketua PWI Malang Raya & Hilda Daningtyas, Ketua IJTI Korda Malang Raya (Jurnalis Kompas TV).
​”Pernyataan Presiden mencederai profesi jurnalis. Sebagai pilar demokrasi, pers berkewajiban mengkritik kebijakan yang merugikan rakyat”.
“Jika mengkritik dianggap melawan, beliau perlu diingatkan bahwa ia menerima mandat dan digaji dari uang rakyat. Jangan memberi contoh buruk di atas podium resmi,” ujar Darmono, Ketua PFI Malang (Fotografer Jawa Pos Radar Malang).
Tabel Rangkuman Aksi Protes Insan Pers Malang Raya
​Berikut adalah tabel rincian teknis pelaksanaan aksi unjuk rasa di Kota Malang:
Parameter Kegiatan | Rincian Aksi & Lokasi | Tuntutan & Fokus Utama |
|---|---|---|
Penyelenggara Aksi | PWI, AJI, IJTI, & PFI Malang Raya | Solidaritas lintas organisasi wartawan. |
Lokasi & Waktu | Bundaran Tugu Kota Malang | Senin, 27 Juli 2026 | Aksi damai dan penyampaian orasi ilmiah. |
Pemicu Utama Aksi | Pernyataan Presiden ‘Londo Ireng’ | Stigmatisasi wartawan berskala nasional. |
Tuntutan Utama | Pencabutan Ucapan & Maaf Terbuka | Menjaga marwah, independensi, & kontrol demokrasi. |
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Berikan Pembekalan Bagi Guru dan Orang Tua Cegah Kekerasan Anak
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar































