Connect with us

Serba Serbi

Teknik Budidaya Jamur Tiram Organik: Sehat dan Ramah Lingkungan

Diterbitkan

,

IMG 20250319 091820
Budidaya jamur tiram adalah kegiatan yang menjanjikan, baik untuk konsumsi pribadi maupun komersial (istimewa

 

KABARMALANG.COM – Teknik budidaya jamur tiram organik, sehat dan ramah lingkungan.

Budidaya jamur tiram adalah kegiatan yang menjanjikan, baik untuk konsumsi pribadi maupun komersial.

Jamur tiram memiliki rasa yang lezat dan kandungan nutrisi yang tinggi, serta mudah di budidayakan.

Berikut adalah panduan lengkap untuk budidaya jamur tiram:

1. Persiapan Media Tanam (Baglog)

* Bahan-bahan:

Serbuk gergaji kayu (70-80%)

Dedak halus (15-20%)

Tepung kapur (2-3%)

Gula pasir (1%)

Air secukupnya

Cara pembuatan:

Campurkan semua bahan kering hingga merata.

Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil di aduk hingga mencapai kelembapan yang tepat (sekitar 60-65%).

Masukkan campuran media ke dalam kantong plastik tahan panas (ukuran di sesuaikan).

Padatkan media dalam kantong plastik dan beri cincin serta penutup.

Sterilisasi baglog dengan cara di kukus selama 4-6 jam.

2. Penanaman Bibit Jamur (Inokulasi)

Pilih bibit jamur tiram yang berkualitas dari penjual terpercaya.

Lakukan inokulasi di ruangan yang bersih dan steril.

Buka penutup baglog dan masukkan bibit jamur ke dalam media tanam.

Tutup kembali baglog dengan rapat.

3. Inkubasi

Letakkan baglog yang sudah di inokulasi di ruangan inkubasi dengan suhu 25-30°C dan kelembapan 80-90%.

Biarkan baglog selama 2-3 minggu hingga miselium (serabut putih jamur) tumbuh merata.

4. Pemeliharaan dan Perawatan

Setelah miselium tumbuh merata, pindahkan baglog ke kumbung (ruangan budidaya).

Jaga suhu kumbung antara 20-30°C dan kelembapan 80-90%.

Semprotkan air secara rutin untuk menjaga kelembapan.

Pastikan sirkulasi udara di kumbung baik.

Pencahayaan tidak terlalu di butuhkan, bahkan tempat yang gelap lebih baik.

5. Panen

Jamur tiram siap di panen setelah tudungnya mekar sempurna.

Panen dengan cara memutar tangkai jamur hingga terlepas dari media tanam.

Panen di lakukan secara bertahap setiap 2-3 hari.

Tips Tambahan

* Jaga kebersihan lingkungan budidaya untuk mencegah kontaminasi.

* Gunakan air bersih dan sehat untuk penyiraman.

* Lakukan panen secara rutin agar produksi jamur tetap optimal.

* Untuk hasil yang lebih maksimal, dapat menggunakan kumbung yang di atur suhu dan kelembapannya. (*)

 

Advertisement

Terpopuler