Pemerintahan
Atasi Tingginya Angka Pengangguran di Indonesia, Harapan Tumbuh dari Sinergi Semua Elemen

KabarMalang – Tingginya angka pengangguran di Indonesia masih menjadi pekerjaan yang tak mudah bagi pemerintah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada Februari 2024, Indonesia masih bergelut dengan angka pengangguran yang mencapai 4,82 persen atau setara dengan 7,19 juta orang.
Meskipun angka ini telah mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 7,99 juta orang, Indonesia nyatanya masih menempati posisi tertinggi di ASEAN dalam hal tingkat pengangguran. Menilik data IMF per April 2024 pengangguran di Indonesia masih 5,2 persen, disusul oleh Filipina di urutan kedua dan Brunei Darussalam.
Penurunan tingkat pengangguran yang konsisten sejak Agustus 2022 memberikan sedikit harapan, walau angka ini tetap berada dalam level yang rawan.
Sektor pertanian, kehutanan, perikanan, perdagangan besar dan eceran, serta industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar dalam penyerapan tenaga kerja.
Namun, kesenjangan antara jumlah pencari kerja dan lapangan pekerjaan yang tersedia masih lebar, ditambah dengan kurangnya keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri modern.
Harapan Tumbuh dari Sinergi Semua Elemen, Baik Pemerintah, Pengusaha dan UMKM
Pengentasan pengangguran di Indonesia perlu melibatkan semua elemen, mulai dari pemerintah, para pengusaha, dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Coach Dr. Imam Muhajirin Elfahmi, pencetus Grounded Business Coaching, menjelaskan bahwa harapan bisa tumbuh dengan kerjasama semua pihak dan tidak menitikberatkan pada sektor pendidikan formal.

Coach Dr. Imam Muhajirin Elfahmi, pencetus Grounded Business Coaching. Foto Ben
Dalam catatannya yang berjudul Ungkit Daya Beli Masyarakat, Perlu Bantuan Produktif, ia menjelaskan bahwa harapan pengentasan pengangguran bisa dilakukan dengan penyediaan lapangan pekerjaan sehingga dapat meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat.
Lebih lanjut, menurutnya penyedian lapangan kerja berhubungan erat dengan tingkat pertumbuhan ekonomi. Pemerintah pusat hinga daerah dan anggota legislative perlu turut proaktif memetakan peluang dan potensi untuk membuka lapangan kerja.
“Seluruh elemen yang berwenang, pemerintah dan lembaga lain harus bahu membahu mendorong masyarakat untuk bertumbuh dan berdaya saing demi mendongkrak kembali daya beli,” sebut Dr Fahmi yang juga penggagas Grounded Leadership Coaching ini.
Melalui pendekatan kepemimpinan yang proaktif, diharapkan individu di pemerintahan dan legislatif tidak hanya fokus pada pencapaian pribadi, tetapi juga berkontribusi secara signifikan terhadap masyarakat dan lingkungannya.
Selain itu, ia menyoroti potensi penyediaan lapangan kerja yang berkorelasi dengan tumbuhnya UMKM di Indonesia. Coach fahmi dalam bukunya yang berjudul “Strategi Anak Muda Bikin Bisnis UMKM” mengungkapkan bahwa para entrepreneur tak bisa asal memulai usaha.
“Mereka harus membangun mental dan strategi bisnis dan tentunya membangun keunggulan dalam persaingan yang ketat,” jelas Coach Fahmi yang merupakan founder lembaga pendidikan terbaik tingkat nasional dan telah meluluskan lebih dari 60.000 peserta program di seluruh Indonesia.
Untuk bisa membuka lapangan kerja demi mengatasi tingginya angka pengangguran di Indonesia, Ia menekankan perlunya menyemai DNA organisasi bisnis yang memiliki kapasitas dan kompetensi untuk bertumbuh, membesar, meluas dan bermanfaat menjadi sumber harapan bagi banyak orang.
Coach Dr. Fahmi melalui Grounded Business Coaching nya konsisten mendorong murid-muridnya untuk memiliki kontribusi kepada masyarakat. Dengan pendekatan yang tepat, ia yakin bahwa pengangguran di Indonesia dapat ditekan, membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat luas untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik.
Coach Dr Fahmi juga menekankan pentingnya kerja keras dan kegigihan semua pihak dalam mencapai keberhasilan. Ia mengutip bagaimana banyak tokoh sukses dunia seperti Susi Pudjiastuti, Bill Gates, dan Steve Jobs yang meraih pencapaian besar melalui kerja keras hingga berdampak postifi bagi masyarakat dengan membuka lapangan kerja.
Pria yang tercatat sebagai The First Indonesian International Total Leader Coach Certified, from LMI, J. Meyer, Texas – USA ini percaya bahwa semangat kerja keras yang berkelanjutan, ditambah dengan kepemimpinan yang grounded (membumi), dapat menjadi kunci dalam mengatasi pengangguran di Indonesia.
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi3 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Pemerintahan1 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang
Pemerintahan4 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar































