Connect with us

Kabar Batu

Motor Milik Bos Furniture di Kota Batu Dicuri Pria Tak Dikenal

Diterbitkan

,

Motor Milik Bos Furniture di Kota Batu Dicuri Pria Tak Dikenal
Pelaku dalam aksinya mengenakan jaket Hoodie berwarna ungu dan celana pendek itu juga terekam oleh CCTV. (foto istimewa)

 

KABARBATU.COM – Motor pemilik pabrik furniture CV Delta Raya dicuri oleh pria tidak dikenal pada Minggu (19/6/2022).

Sepeda motor jenis Yamaha Vega R tahun 2006 berwarna putih hitam itu hilang di Jalan Hasanudin, Kota Batu.

Pelaku dalam aksinya mengenakan jaket Hoodie berwarna ungu dan celana pendek itu juga terekam oleh CCTV.

Staff CV Delta Raya, Nantin Sylvia mengatakan bahwa sepeda motor tersebut sehari-hari digunakan oleh pegawai pabrik bernama Yufi Pradana.

Namun pada hari kejadian, saat itu pabrik dengan kondisi libur dan Yufi sedang membersihkan area dalam pabrik.

“Motornya ditinggal di depan pabrik, pelaku itu kalau dari rekaman CCTV sempat juga melihat ke kaca kantor sama pagar pabrik untuk melihat situasi,” ujarnya.

“Tapi kan yang bersih-bersih posisinya didalam, jadi juga nggak tahu,” sambung Nantin kepada Kabarmalang.com, Senin (20/6/2022) siang.

Dalam peristiwa ini pihak pabrik sudah melaporkan ke Polres Batu.

Menurut Nantin, selama ia bekerja di pabrik tersebut baru pertama kali mengetahui adanya kejadian tersebut.

“Sepeda motor itu biasanya untuk operasional pabrik, tapi sehari-hari digunakan sama mas Yufi,” katanya.

“Memang kondisi kontaknya itu agak rusak jadi kemungkinan memudahkan pelaku untuk mencuri, saat kejadian aktivitas pabrik memang libur,” ucapnya.

Sementara Reskrim Polres Batu, AKP Yussi Purwanto membenarkan adanya laporan dari peristiwa tersebut.

Pihaknya kini sedang melakukan penyelidikan.

“Pihak kami akan melakukan penyelidikan guna mencari sepeda montor korban dan mengejar pelaku,” ujar Yussi saat dihubungi via telepon secara singkat. (cdm/fir)

 

Kabar Batu

Kearifan Lokal, Kelurahan Sisir Gelar Gebyak Budoyo Nyawiji

Diterbitkan

,

Kearifan Lokal, Kelurahan Sisir Gelar Gebyak Budoyo Nyawiji
Wakil Wali Kota Batu, H. Punjul Santoso, hadir secara langsung dengan mengenakan baju Sakera. (foto istimewa)

 

KABARBATU.COM – Ribuan masyarakat memadati Jalan Diran, Kelurahan Sisir, Kota Batu.

Mereka berdatangan untuk menyaksikan acara Gebyak Budoyo Sisir Nyawiji, Sabtu (26/6/2022) malam.

Wakil Wali Kota Batu, H. Punjul Santoso, hadir secara langsung dengan mengenakan baju Sakera.

Gebyak Budoyo Sisir Nyawiji merupakan gerakan untuk menunjukkan jati diri warga Sisir dengan mengangkat kearifan lokal.

Lurah Sisir, Viara Aria Pranaka mengatakan, kegiatan ini adalah bukti bahwa warga Sisir bisa nyawiji (bersatu).

“Ini bukan hanya kegiatan seremonial tapi harus menjadi kegiatan yang berkelanjutan,” ujarnya.

“Dengan menunjukkan berbagai kesenian dan potensi yang merupakan jati diri masyarakat sisir,” sambung Lurah Sisir.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu, H. Punjul Santoso, yang merupakan salah satu warga asli Kelurahan Sisir merasa bangga.

Gebyak Budoyo Sisir Nyawiji ini telah mengangkat dan menunjukkan nilai-nilai tradisi di Kelurahan Sisir.

“Saya sebagai masyarakat asli Dukuh Meduran Kelurahan Sisir merasa bangga dengan nilai-nilai tradisi yang ada,” ujarnya.

“Semoga kedepan kita bisa terus melestarikan kebudayaan ini,” lanjut Wawali Kota Batu.

Kegiatan ini menampilkan berbagai kesenian, mulai dari Bang Mi’un, bantengan, jaranan, karawitan, pencak silat, reog, sanduk.

Dan dimeriahkan dengan berbagai pameran dan bazar UMKM. (tik/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Warisan Budaya, Festival Beji Kampung Tempe di Kota Batu

Diterbitkan

,

Warisan Budaya, Festival Beji Kampung Tempe di Kota Batu
Festival Beji Kampung Tempe sukses digelar untuk ketiga kalinya. (foto istimewa)

 

KABARBATU.COM – Wali Kota Batu, Hj. Dewanti Rumpoko bersama Wakil Wali Kota, H. Punjul Santoso menghadiri Festival Beji Kampung Tempe, Jumat (24/6/2022) pagi.

Festival Beji Kampung Tempe ini sukses digelar untuk ketiga kalinya.

Kegiatan tahunan ini diinisiasi oleh Desa Beji dan Dinas Pariwisata Kota Batu.

Kepala Desa Beji, Deny Cahyono mengatakan, tempe merupakan warisan turun temurun.

Dengan festival ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat.

“Kita harapkan dengan kegiatan ini bisa membawa dampak positif bagi ekonomi masyarakat,” ujar Deny.

“Tapi juga bisa mewujudkan Desa Beji sebagai wisata edukasi tempe yang mengedepankan UMKM lokal,” sambungnya.

Festival ini dimeriahkan dengan penggorengan aneka tempe yang dilakukan oleh 77 anggota PKK Desa Beji, dan dilanjutkan dengan makan tempe bersama.

Wali Kota Batu, Hj. Dewanti Rumpoko memberikan apresiasi atas digelarnya kegiatan ini.

Beji ini memiliki potensi kuat yang harus dikembangkan agar lebih diketahui oleh masyarakat luas.

“Saya bangga dengan adanya festival ini memiliki gagasan, Beji punya dasar potensi yang kuat,” ujarnya.

“Tinggal kita mengkolaborasi dan menfasilitasi agar tempe ini bisa menjadi sajian yang menarik,” Wali Kota Dewanti melanjutkan.

Selain kegiatan budayaan, Festival Beji Kampung Tempe juga memamerkan berbagai produk olahan tempe serta batik motif tempe khas Desa Beji serta tradisi burak tempe. (tik/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Rapat Paripurna DPRD, Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Batu TA 2021

Diterbitkan

,

Rapat Paripurna DPRD, Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Batu TA 2021
Rapat Paripurna ini dihadiri Wakil Wali Kota Batu, H. Punjul Santoso. (foto istimewa)

 

KABARBATU.COM – Rapat Paripurna DPRD, penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Batu TA 2021.

Kamis (23/6/2022) dilaksanakan secara teleconference.

Rapat Paripurna ini dihadiri Wakil Wali Kota Batu, H. Punjul Santoso, Sekretaris Daerah, Zadim Efisiensi, instansi vertikal beserta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Rapat dibuka oleh Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi.

Fraksi-fraksi di DPRD Kota Batu menyampaikan pendapatnya sebagai tanggapan atas penyampaian Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Batu TA 2021 oleh Wakil Wali Kota.

Dalam penyampaian pendapat fraksi, Juru Bicara Fraksi-fraksi Gabungan DPRD, H. Hari Dhana Wahyono, menyampaikan 16 poin pendapat, terutama tentang tata kelola keuangan daerah, penganggaran dan pelaporan.

Selain itu, disebutkan juga tentang SILPA yang mengalami penurunan 9,4% dari 2020 dan pencapaian predikat WTP Kota Batu yang didapatkan selama 7 tahun berturut-turut.

Namun, untuk menindaklanjuti predikat WTP tersebut, DPRD meminta laporan tindaklanjut rekomendasi BPK atas OPD yang dinilai kurang maksimal.

Hari juga menyebutkan tentang kurang optimalnya sinergitas antara Pemerintah Desa dan Pemerintah Kota.

Antara lain disebabkan oleh penerapan pembangunan desa, titik pembangunan dan belum optimalnya dinas dalam turun tangan terhadap pembangunan desa.

Pada pembelanjaan daerah juga mestinya diprioritaskan untuk pembangunan yang langsung bisa dirasakan oleh masyarakat, terutama untuk kesejahteraan dan kesehatan.

Terkait perencanaan, program dan konservasi SDA, Fraksi-fraksi DPRD meminta Pemkot Batu untuk merencanakan dan menerapkan teknologi secara bijak agar dapat membangun keberdayaan masyarakat Kota Batu.

“Mengapresiasi hasil maksimal yang telah dicapai Pemkot Batu sepanjang TA 2021,” ujar Hari.

“Terkait kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga masyarakat merasakan pembangunan Kota Batu,” sambungnya.

Di akhir penyampaian pandangan fraksi-fraksi, Hari menyampaikan bahwa DPRD Kota Batu menyetujui RAPERDA APBD 2021 untuk pembahasan lebih lanjut. (tik/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com