Connect with us

Pemerintahan

Jalan Berlubang Segera Teratasi, Sutiaji: Soal Drainase Juga Dibuat

Diterbitkan

,

Wali Kota Malang Sutiaji

 

KABARMALANG.COM – Banyaknya jalan berlubang di beberapa wilayah Kota Malang di langsung respon oleh Wali Kota Malang Sutiaji.

“Pemkot Malang hanya memiliki dana sebesar Rp 3 miliar untuk pemeliharaan jalan rusak, dan dana tersebut di nilai cukup sedikit,” ujar Wali Kota Sutiaji.

Banyaknya ruas jalan yang berlubang di wilayah Kota Malang, di tengarai akibat hujan deras yang terjadi belakangan ini.

Selain banyak jalan berlubang, juga ada plengesengan yang ambrol bahkan rumah di pinggiran sungai juga mengalami ambrol.

“Katanya, Pemprov Jatim akan menganggarkan untuk bantuan keuangan kami. Karena kena refocusing, akhirnya tidak bisa,” ucap Sutiaji.

Dia berpesan kepada masyarakat, pemerintah Kota Malang bukan tidak melakukan tindakan apa-apa.

“Apapun kebijakan, contoh banjir dan lain sebagainya pemerintah Kota Malang bukan tidak melakukan apa-apa tapi ini kan multi efek,” kata Sutiaji.

“Dulu titik banjir yang kami atasi ada 32 dan kami selesaikan 19 titik, nyatanya ada lagi,” lanjutnya.

Pihak Pemkot pun kini tengah melakukan upaya, agar jalan berlubang bisa segera teratasi dengan cepat.

Pemkot Malang tengah berkomunikasi dengan pihak BPK (Badan Pemeriksa Keuangan).

“Kami sedang konsultasi dengan BPK untuk menanyakan boleh atau tidak membuat Perwal untuk mendahului PAK,” kata Sutiaji.

Masalah drainase yang tidak baik, Sutiaji melanjutkan, sehingga menyebabkan banjir di beberapa titik di wilayah Kota Malang.

Pemkot Malang segera menggarap Blue print terkait drainase.

“Untuk blueprint soal drainase juga akan di buat, ini harus punya. Karena kita puluhan tahun, belum memiliki blueprint drainase,” bebernya.

Sementara itu masalah tanah longsor yang ada di wilayah Daerah Aliran Sungai Brantas (DAS), Pemkot Malang menunggu keputusan dari BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) karena merekalah yang mampu memberi keputusan.

“Soal yang di bantaran sungai, Pemkot Malang menunggu keputusan dari BBWS,” terang Sutiaji.

“Karena itu ranah mereka, Pemkot Malang tidak menangani hal itu,” pungkasnya. (carep01/fir)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih