Hukrim
Kalah Judi Online, Karyawan Isi ATM Di Malang Curi Rp 498 Juta

KABARMALANG.COM – Karyawan isi anjungan tunai mandiri (ATM) di Kota Malang nekat mencuri karena kalah judi online.
Polresta Malang Kota pun membekuk dua komplotan pencuri di ATM. Yaitu inisial AF alias Toyib, 33, warga Kecamatan Pagak Kabupaten Malang dan AP, 29, warga Wagir.
Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto menyebut tersangka AF adalah karyawan vendor pengisian ATM.
“Tetapi, pada Februari 2021, dia terlilit utang, mulai dari utang angsuran finance, pinjaman online dan kalah judi online,” kata Buher kepada wartawan di Mapolresta Malang Kota, Jumat (17/9).
Tumpukan utang membuat Toyib gelap mata. Akhirnya, dia menyusun rencana pencurian sebagian uang di dalam mesin ATM tempatnya bekerja.
Sekira bulan Februari 2021 untuk pertama kalinya Toyib mengajak AP, yang juga tetangganya, untuk menjalankan aksi ini.
Mereka bersama-sama melakukan pencurian uang yang berada di dalam mesin ATM.

Dua tersangka Toyib dan AP, pelaku pencurian dalam ATM hingga Rp 498 juta. (foto : ist)
Modusnya, Toyib mengambil kunci mesin ATM. Kemudian, dia janjian bertemu dengan AP di sekitaran lokasi mesin ATM sasaran.
Sebelum ini, Toyib juga menyerahkan seragam tempatnya bekerja kepada AP. Sehingga, AP akan terlihat seperti karyawan perusahaan pengisian ATM tersebut.
Sesampainya di lokasi mesin ATM sasaran, Toyib berperan sebagai eksekutor. Dia mengambil uang tunai yang berada di dalam mesin ATM tersebut.
Toyib menyalahgunakan kunci dari ruang monitoring perusahaan vendor ATM. Sedangkan AP berada di luar mesin ATM sambil mengawasi situasi sekitar.
Kedua tersangka melakukan aksi seperti ini secara berulang – ulang. Sampai akhirnya, perusahaan tempat Toyib bekerja pun curiga.
Perusahaan ini melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Malang Kota dengan kerugian total Rp 498.400.000.
Berdasarkan laporan ini, Polresta Malang Kota mendeteksi pencurian terakhir terjadi pada Kamis, 26 Agustus 2021, sekitar pukul 18.47 WIB.
Polisi berhasil mendeteksi, kedua tersangka mencuri dari mesin ATM Jalan Sudanco Supriyadi 135 Kelurahan Bandungrejosari Kecamatan Sukun Kota Malang.
“Dari hasil penyelidikan, kami berhasil mendapatkan identitas kedua pelaku, dan langsung melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap pelaku,” ujar Buher.
Kabar Lainnya : Dilawan Sekuriti, Perampok Gagal Satroni ATM Mandiri Kawi.
Pada Selasa, 31 Agustus 2012, pukul 17.45 WIB, polisi membekuk AP di Wagir Kabupaten Malang.
Kemudian, Rabu, 1 September 2021, pukul 21.00 WIB, Satreskrim Polresta Malang Kota mengamankan Toyib di Jetis, Kabupaten Mojokerto.
Dari hasil penangkapan ini, Polresta Malang Kota mengamankan sejumlah barang bukti.
Antara lain dua kemeja seragam perusahaan vendor ATM, dua sepeda motor, tiga buah kaset penyimpanan uang ATM, serta uang tunai total Rp 36.6 juta.
Buher menegaskan, kedua tersangka bakal terjerat pasal pencurian pemberatan secara berulang-ulang.
“Kami jerat kedua tersangka dengan pasal 363 KUHP Jo pasal 65 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara,” tutupnya.(carep-04/yds)
Peristiwa4 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa4 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara
Olahraga4 minggu yang laluManchester United Menang 4-0 atas Sabah FK di Liga Champions 2026/27
Olahraga4 minggu yang laluDewa United vs Bhayangkara FC Berakhir 2-2, Denilson Junior Jadi Penyelamat di Menit 85
Serba Serbi3 minggu yang laluCoway Indonesia Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat IBT 2026 dan CSR
Pemerintahan2 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Perkuat Perlindungan Anak dari ABH dan Terorisme
Pemerintahan3 minggu yang laluDinsos Kota Malang Minta HRD Pabrik Rokok Kawal Penyaluran BLT DBHCHT 2026
Pemerintahan2 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Perkuat Layanan Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak
























