Connect with us

Hukrim

Motor Knalpot Brong Di Malang Kota Dirazia, Pengendara Nuntun 2 Kilo

Diterbitkan

,

Motor Knalpot Brong Di Malang Kota Dirazia, Pengendara Nuntun 2 Kilo
Potongan video dari dalam mobil patroli polisi yang menghukum dua pengendara motor modifikasi knalpot brong di Jalan Simpang Balapan. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Polresta Malang Kota merespon keluhan masyarakat dan netizen di media sosial terhadap motor knalpot brong yang meresahkan.

Rabu malam (8/9), Satlantas Polresta Malang Kota, merazia pengendara motor yang memodifikasi knalpotnya.

Tidak hanya itu, polisi juga menghukum pelanggar ketertiban lalu lintas ini dengan cara menuntun motor sejauh 2 kilometer.

Ini merupakan bagian dari operasi di Jalan Simpang Balapan, Rabu malam. Operasi itu sendiri terlaksana mulai pukul 19.00 sampai 21.00 WIB.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppi Anggi Khrisna melalui Kasubnit II Unit Turjawali Satlantas, Ipda Cahyo Nugroho mengabarkan, ada tujuh personel yang turun dalam razia ini.

“Kami merazia delapan pengendara motor di Jalan Simpang Balapan Kota Malang yang memodifikasi knalpotnya jadi bising (brong),” ujarnya kepada wartawan, Kamis (9/9).

Kabar Lainnya : Malang Raya Geber Ops Lilin Semeru.

Dia menegaskan, operasi ini bertujuan meningkatkan rasa nyaman masyarakat saat berkendara di jalanan Kota Malang.

“Kami menggelar operasi ini demi meningkatkan kenyamanan masyarakat Kota Malang ketika berkendara maupun beristirahat malam,” jelasnya.

Selain itu, untuk memberikan efek jera, para pengendara motor yang terjaring razia juga memperoleh hukuman.

Polisi menyuruh mereka mendorong sepeda motor brong itu dari Jalan Simpang Balapan menuju pos polisi Jalan Bandung. Jaraknya sekitar 2 kilometer.

Setelah berjalan mendorong motor sejauh 2 kilometer, polisi langsung membongkar knalpot brong tersebut.

“Kami amankan knalpotnya, dan mereka harus membuat video pernyataan tidak mengulangi perbuatannya lagi,” tambahnya.

Cahyo menyebut, polisi tidak menilang delapan pengendara motor knalpot brong ini.

Tetapi, polisi meminta mereka membuat video pernyataan. Kemungkinan besar, mereka juga akan menjadi ‘artis’ baru tayangan videotron Kota Malang.

“Kami minta mereka buat video pernyataan. Supaya masyarakat tahu bahwa knalpot brong ini tidak boleh. Kami akan tindak, baik itu saat siang maupun malam hari,” ringkasnya.

Dia juga menyebut, polisi siap meningkatkan razia untuk menurunkan angka penggunaan motor modifikasi knalpot brong di Malang Kota.

“Kami akan operasi secara acak, supaya tidak terdeteksi pengendara motor modifikasi knalpot brong,” akhirnya.(carep-04/yds)

3 Comments

3 Comments

  1. Hamba Allah

    11 September 2021 at 3:42 pm

    Alhamdulillah terimakasih pak kapolresta beserta tim jajaran kepolisian malang raya, harapan saya makin sering sering razia knalpot bronk, kondisi seperti saat ini uda nyari duit susah, tidur pun gak tenang akibat bising knalpot bronk,

  2. Taufik Yulianto

    12 September 2021 at 7:43 am

    Lanjutkan Pak Kapolresta Malang, bila perlu jalin kerja bareng seluruh Polres se Malang Raya agar Razia Knalpot Breng merata dilakukan di wilayah hukum Polres Malang Raya. Kalau bisa jangan hanya Malam hari Pak Pol Razia nya. Sebab ketika berpapasan dengan sepeda motor ataupun Roda empat yang menggunakan knalpot Brong sakit telinga ini dan bisa mengganggu konsentrasi di Jalan Raya. Terimakasih sudah mulai melakukan Razia Knalpot Breng, jangan berhenti hanya di roda dua. Semoga Malang Raya jadi percontohan daerah bebas knalpot Brong.

  3. KARDJONO

    12 September 2021 at 11:48 am

    Cocok pak Kapolres dan Jajarannya sudah mwmperhatikan keluhan masyarakat …. kalau di daerah Jln. S Supriyadi masih sering pakai sepeda motor yg tanpa helm ….

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukrim

Kalah Judi Online, Karyawan Isi ATM Di Malang Curi Rp 498 Juta

Diterbitkan

,

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto (tengah) dan jajarannya saat merilis dua tersangka yang mencuri dari ATM. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Karyawan isi anjungan tunai mandiri (ATM) di Kota Malang nekat mencuri karena kalah judi online.

Polresta Malang Kota pun membekuk dua komplotan pencuri di ATM. Yaitu inisial AF alias Toyib, 33, warga Kecamatan Pagak Kabupaten Malang dan AP, 29, warga Wagir.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto menyebut tersangka AF adalah karyawan vendor pengisian ATM.

“Tetapi, pada Februari 2021, dia terlilit utang, mulai dari utang angsuran finance, pinjaman online dan kalah judi online,” kata Buher kepada wartawan di Mapolresta Malang Kota, Jumat (17/9).

Tumpukan utang membuat Toyib gelap mata. Akhirnya, dia menyusun rencana pencurian sebagian uang di dalam mesin ATM tempatnya bekerja.

Sekira bulan Februari 2021 untuk pertama kalinya Toyib mengajak AP, yang juga tetangganya, untuk menjalankan aksi ini.

Mereka bersama-sama melakukan pencurian uang yang berada di dalam mesin ATM.

Dua tersangka Toyib dan AP, pelaku pencurian dalam ATM hingga Rp 498 juta. (foto : ist)

Modusnya, Toyib mengambil kunci mesin ATM. Kemudian, dia janjian bertemu dengan AP di sekitaran lokasi mesin ATM sasaran.

Sebelum ini, Toyib juga menyerahkan seragam tempatnya bekerja kepada AP. Sehingga, AP akan terlihat seperti karyawan perusahaan pengisian ATM tersebut.

Sesampainya di lokasi mesin ATM sasaran, Toyib berperan sebagai eksekutor. Dia mengambil uang tunai yang berada di dalam mesin ATM tersebut.

Toyib menyalahgunakan kunci dari ruang monitoring perusahaan vendor ATM. Sedangkan AP berada di luar mesin ATM sambil mengawasi situasi sekitar.

Kedua tersangka melakukan aksi seperti ini secara berulang – ulang. Sampai akhirnya, perusahaan tempat Toyib bekerja pun curiga.

Perusahaan ini melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Malang Kota dengan kerugian total Rp 498.400.000.

Berdasarkan laporan ini, Polresta Malang Kota mendeteksi pencurian terakhir terjadi pada Kamis, 26 Agustus 2021, sekitar pukul 18.47 WIB.

Polisi berhasil mendeteksi, kedua tersangka mencuri dari mesin ATM Jalan Sudanco Supriyadi 135 Kelurahan Bandungrejosari Kecamatan Sukun Kota Malang.

“Dari hasil penyelidikan, kami berhasil mendapatkan identitas kedua pelaku, dan langsung melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap pelaku,” ujar Buher.

Kabar Lainnya : Dilawan Sekuriti, Perampok Gagal Satroni ATM Mandiri Kawi.

Pada Selasa, 31 Agustus 2012, pukul 17.45 WIB, polisi membekuk AP di Wagir Kabupaten Malang.

Kemudian, Rabu, 1 September 2021, pukul 21.00 WIB, Satreskrim Polresta Malang Kota mengamankan Toyib di Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Dari hasil penangkapan ini, Polresta Malang Kota mengamankan sejumlah barang bukti.

Antara lain dua kemeja seragam perusahaan vendor ATM, dua sepeda motor, tiga buah kaset penyimpanan uang ATM, serta uang tunai total Rp 36.6 juta.

Buher menegaskan, kedua tersangka bakal terjerat pasal pencurian pemberatan secara berulang-ulang.

“Kami jerat kedua tersangka dengan pasal 363 KUHP Jo pasal 65 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara,” tutupnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Hukrim

YouTuber Idris Urusan Polisi (Lagi), Terjerat Video Pasangan Gancet

Diterbitkan

,

YouTuber Idris Urusan Polisi (Lagi), Terjerat Video Pasangan Gancet
Idris Al Marbawy, Youtuber asal Ngajum Kabupaten Malang yang terjerat kasus hoaks video pasangan gancet. (foto :rjs)

 

KABARMALANG.COM – Nama Youtuber Idris Al-Marbawy, asal Ngajum Kabupaten Malang kembali menuai kontroversi. Dia nampak terlihat di Polres Malang hari ini, Kamis, 16 September 2021.

YouTuber Idris mengakui mendapat panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan setelah kasus videonya masuk laporan polisi.

“Hari ini tadi pemanggilan untuk pemeriksaan,” ucap Idris menjawab pertanyaan wartawan di Mapolres Malang Jalan Ahmad Yani, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Idris mengaku pemeriksaan hari ini masih tentang kasus dugaan penyebaran berita bohong.

“Pemeriksaan, masih perkara yang dulu,” paparnya.

Soal video gancet berbau pornografi, Idris menegaskan, bahwa konten itu murni untuk edukasi masyarakat.

“Kan sudah jelas, dalam disclaimer. Untuk edukasi adanya konten itu,” jawabnya.

Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono melalui Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara’langi mengabarkan adanya agenda pemeriksaan Idris hari ini.

“Kami jadwalkan ada pemeriksaan tambahan. Ini juga untuk melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk dari JPU (jaksa penuntut umum),” terang Donny,  terpisah.

Menurut Donny, penyidik dalam proses melengkapi berkas perkara pemeriksaan. Setelah itu, begitu berkas genap, penyidik akan segera melimpahkannya ke kejaksaan.

“Kalau berkas sudah lengkap, segera akan kita limpahkan ke kejaksaan,” tandasnya.

Sebelum ini, Polres Malang telah menetapkan Idris Al-Marbawy sebagai tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong sejak 29 Juni 2021.

Idris terbukti menyebarkan berita bohong atau hoaks. Saat itu, dia mengunggah video berjudul ‘Detik-detik Gus Idris Ditembak Orang Tak Dikenal saat Live Streaming’ 28 Febuari 2021 lalu.

Gus Idris seolah-olah kena tembak orang misterius, melalui sebuah mobil yang sedang berjalan. Video yang masuk ke akun Youtube GIO itu kemudian viral.

Penyidik menjerat Idris dengan Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 01 tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana Junto Pasal 55 KUHP.

Selain Gus Idris, ada satu tersangka lain yakni Yan Firdaus juga kena pasal yang sama.(rjs/yds)

Lanjutkan Membaca

Hukrim

Ancaman Teroris Di Indonesia Disorot Kemenlu Jepang, BNPT Menjawab

Diterbitkan

,

Ancaman Teroris Di Indonesia Disorot Kemenlu Jepang, BNPT Menjawab
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar. (foto : istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Jepang memberi pernyataan soal ancaman teroris di Indonesia sejak Senin (13/9).

Menanggapi pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Jepang terkait ancaman teroris di Indonesia, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memberi jawaban.

“Kami memaklumi kekawatiran Jepang. Namun pemerintah Indonesia selama ini telah melakukan pencegahan terorisme, penegakan hukum, dan kerja sama internasional sesuai mandat Undang-Undang No 5 Tahun 2018,” ujar Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar, Rabu (15/9) dalam siaran pers.

Sebelum ini, Jepang, Senin (13/9/2021) memperingatkan kemungkinan serangan yang berdampak pada warga negara Jepang.

Peringatan itu berlaku untuk warga negara Jepang di Indonesia, Filipina, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Myanmar.

Lansiran ABCNews, peringatan itu menimbulkan kebingungan di beberapa negara tersebut.

Negara-negara ini, termasuk Indonesia, tidak mengetahui ancaman semacam itu, atau rincian dari Jepang mengenai sumber informasinya.

Boy pun mengimbau semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan bersama terhadap seluruh ancaman aksi teror, kapanpun dan di manapun.

“Perlunya kewaspadaan bersama. Karena jaringan terorisme terus berupaya untuk melaksanakan aksinya di ruang publik,” katanya.

BNPT sejak awal telah melakukan pencegahan. Yaitu kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisasi, dan deradikalisasi.

Pertama, kesiapsiagaan nasional artinya menguatkan pemahaman ideologi Pancasila kepada masyarakat rentan dan juga masyarakat secara umum.

Kabar Lainnya : Dugaan Danai Teroris JI, Kotak Amal Disisir.

Kedua, meningkatkan kemampuan aparatur agar tidak terpapar paham radikal terorisme.

Ketiga, melakukan perlindungan terhadap objek vital, fasilitas umum, termasuk di dalamnya rumah ibadah.

Selanjutnya, mengembangkan kajian terorisme secara komprehensif.

Setelah itu, pemetaan daerah rawan radikal terorisme.

Ada pula pencegahan melalui kontra radikalisasi merupakan upaya untuk menghentikan penyebaran paham radikal terorisme.

BNPT melaksanakan kontra ideologi, kontra narasi, serta kontra propaganda kepada orang atau kelompok orang yang rentan terpapar paham radikal terorisme secara langsung atau tidak langsung.

Melalui deradikalisasi, BNPT bersama komponen terkait berupaya untuk menghilangkan atau mengurangi, serta membalikkan pemahaman radikal terorisme yang telah terjadi.

Sehingga tersangka, terdakwa, terpidana, narapidana, mantan narapidana, dan orang atau kelompok orang yang sudah terpapar dapat kembali ke masyarakat.

Pencegahan ini melibatkan seluruh komponen bangsa. Ini bukan cuma tugas BNPT dan aparat terkait.

Tetapi masyarakat, baik akademisi, praktisi, tokoh agama, tokoh masyarakat yang bermitra dengan BNPT juga punya peran.

Preventive justice (pencegahan melalui penegakan hukum) telah bergulir.

Sejak bulan Januari 2021 sampai September 2021 sebanyak 320 orang lebih telah mendapat penindakan Densus 88. Secara kuantitas, aksi teror di Indonesia berkurang.

Kemudian, BNPT juga telah menjalin kerja sama dengan entitas internasional. Baik bersama negara sahabat, maupun organisasi kawasan dan internasional.

BNPT melakukan ini dalam rangka melindungi Indonesia dari ancaman terorisme global. Melalui upaya ini, BNPT melakukan penanggulangan dari hulu ke hilir.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca
Ucapan Hari Pelanggan Nasional Dari PDAM Tugu Tirta
Iklan Cukai Pemkot Malang

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com