Pemerintahan
Kota Malang Zona Hitam Lagi, Lampu Jalan Akan Dimatikan, Ini Titiknya

KABARMALANG.COM – Kota Malang memasuki zona hitam lagi per hari ini (14/7) berdasarkan penilaian Pemprov Jawa Timur.
Dalam pemberlakuan PPKM Darurat, Kota Malang menjadi sorotan karena peta mobilitas terpantau padat.
Sementara, 37 kawasan dan daerah lain masuk zona oranye atau kuning. Wali Kota Malang, Sutiaji pun mengakui ini.
“Per hari ini (14/7) di Jawa Timur, Kota Malang (zona) hitam. Penilaiannya dari mobilitas orang yang luar biasa,” ujar Sutiaji kepada wartawan.
Dalam kadar ‘bandel’, Pemprov Jatim menilai Kota Malang yang paling mokong melanggar aturan PPKM Darurat.
“Untuk yang tidak patuh se-Jawa Timur, yang hitam Kota Malang,” sambung Sutiaji.
Karena itu, Sutiaji mengharap masyarakat mulai mengurangi aktivitasnya di luar. Terutama, bagi yang tidak benar-benar urgent dan penting.
Dia mengharap warga Kota Malang meningkatkan kesadarannya melaksanakan pengurangan mobilitas. Supaya, Kota Malang bisa menekan potensi penyebaran covid-19.
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengamini. Dia mengatakan ada tiga poin indikator penilaian dari Kemenko Marves.
“Indikator pertama adalah facebook mobility yaitu komunikasi antara sesama yang ada di dalam satu area dengan pantauan dari GPS-nya,” ujar Budi kepada media di Balaikota Malang, Rabu (14/7).
Kabar Lainnya : Kota Malang Masih Pertanyakan Indikator Perpanjangan PPKM.
Indikator kedua adalah Google Activity. Yakni ruas jalan antar kota, antar kabupaten dan di dalam area kota itu sendiri.
“Untuk indikator satu dan dua itu, alhamdulillah Kota Malang bisa mengatasinya,” terang Buher, sapaan akrabnya.
Selanjutnya indikator ketiga adalah pemantauan cahaya di malam hari oleh satelit NASA.
“Hasil (evaluasi) kemarin dari Menko Marves itu Kota Malang adalah zona hitam dalam cahaya lampu dan pergerakan masyarakat di malam hari,” sambungnya.
Maka dari itu, mulai malam ini (14/7), Buher menegaskan pihaknya akan kembali memadamkan Penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa titik di Kota Malang.
“Titiknya di Jalan Ijen, Jalan Kawi Atas dan Kawi Bawah, Jalan Soekarno Hatta, lalu Karanglo masuk, kemudian kawasan Kacuk,” bebernya.
“Selanjutnya di Jalan Trunojoyo, lalu Jalan Bengawan Solo, kemudian jalan di depan RS Lafalette, Jalan MT Haryono, dan Tlogomas,” lanjutnya.
Pemadaman PJU akan berlangsung sejak pukul 20.00 WIB hingga keesokan harinya pukul 05.00 WIB.
Dia menambahkan selain melakukan pemadaman, pihaknya juga akan melakukan patroli dinamis dan statis guna mencegah kriminalitas.
“Tadi saya sampaikan bahwa kriminalitas sudah menurun di masa PPKM mikro dan darurat,” tutup Buher.(fat/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi2 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Pemerintahan1 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Pemerintahan4 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang































