Peristiwa
Meninggal Dalam Hotel Di Malang, Pria Ini Positif Covid-19, Tak Tertangani

KABARMALANG.COM – Seorang warga Tangerang bernama Arif Bin Emot, 49, meninggal dalam hotel di Kepanjen, Kabupaten Malang.
Petugas dan pemilik hotel mendapati korban meninggal Selasa (13/7) pagi. Saat evakuasi korban, petugas mendapati sejumlah obat.
Misalnya, obat sakit kepala dan penurun panas di meja kamar hotel korban.
Petugas yang mengevakuasi korban meninggal dalam kamar hotel di Kepanjen Malang itu, sempat memiliki dugaan.
Yaitu korban meninggal akibat sakit asam lambung. Karena, petugas ksehatan memang sempat berkoordinasi dengan keluarganya di Tangerang.
Dari informasi keluarga korban, pria tersebut memang menderita sakit asam lambung. Namun, dari hasil swab test covid-19 di RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang, korban positif.
“Barusan swab test-nya keluar, hasilnya positif covid-19. Korban sendirian di kamar hotel tersebut. Tidak ada bekas pembunuhan atau kekerasan pada tubuh korban,” ungkap petugas Tagana Dinas Sosial Kabupaten Malang, Mustofa.
Kabar Lainnya : Sudah 14 Warga Kota Malang Meninggal Karena Covid-19.
Sementara itu, salah satu petugas SAR Kanjuruhan, Trisman mengamini. Berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi, korban datang ke Kabupaten Malang sejak Minggu (11/7) lalu.
Korban datang demi berobat pada salah satu praktisi supranatural di Kepanjen Malang.
Bahkan, saat datang berobat, bukannya membayar biaya konsultasi, korban malah mendapat uang. Karena, menurut praktisi spiritual tersebut, korban mau minta izin pulang ke Tangerang.
“Korban pinjam uang Rp 4 juta ke praktisi tersebut untuk pulang ke Tangerang. Tetapi, saksi malah kaget karena korban ternyata belum pulang,” sambungnya.
Selain itu, sebelum tewas, korban sempat meminta tolong petugas hotel untuk memanggil tukang pijat. Karena korban mengeluh sakit semua dan sesak.
“Tetapi saat tukang pijat datang ke kamar hotel korban, dia tidak mau memijat. Karena melihat banyak obat korban,” terang Trisman.

Korban meninggal di dalam hotel Kepanjen Kabupaten Malang. (Foto : Istimewa)
Belakangan, setelah meninggal, ketahuanlah korban sakit covid-19. Tetap, dia tidak tertangani sehingga harus tewas di dalam kamar hotel.
Korban masih dalam perawatan RSUD Kanjuruhan untuk visum. Rencananya malam ini jenazah akan pulang ke daerah asalnya, Tangerang, Banten.
“Keluarga sudah mengerti terkait peristiwa ini. Mereka sudah ikhlas dengan kepergian korban. Nanti malam rencananya akan ke Tangerang,” akhirnya.(carep-04/yds)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























