Connect with us

Peristiwa

Kecelakaan Karena Pemadaman PJU di Malang Hoaks, Cari Sensasi Saja

Diterbitkan

,

Kecelakaan Karena Pemadaman PJU di Malang Hoaks, Cari Sensasi Saja
Aji Prasetyo Utomo (tengah) saat mengklarifikasi postingan hoaksnya di Mapolresta Malang Kota, Senin (5/7) malam kemarin (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Aji Prasetyo Utomo, 23, warga pembuat postingan hoaks menjadi korban kecelakaan karena pemadaman Penerangan Jalanan Umum (PJU) di Kota Malang akhirnya mengakui perbuatannya.

Warga Kota Batu itu mengakui bahwa motif di balik perbuatannya tersebut hanya sebatas untuk mencari sensasi di dunia maya.

Dia mengakui hal itu setelah menjalani pemeriksaan dari Polresta Malang Kota pada Senin (5/7) malam.

“Alasannya cuman cari sensasi doang. Tidak ada yang menyuruh saya. Murni dari pribadi saya sendiri,” ujar Aji kepada wartawan, di Mapolresta Malang Kota, Senin (5/7) kemarin.

Aji menuturkan bahwa postingan tersebut hoaks. Meskipun memang foto kecelakaan itu betul adanya, namun kejadiannya sudah dua bulan yang lalu.

“Luka-luka  itu pas saya kecelakaan di Sumbersekar Dau, tanggal 24 Mei 2021 lalu habis lebaran,” katanya.

Aji menunggah postingan hoaks itu menggunakan akun facebooknya sendiri di rumahnya di Kota Batu pada Minggu (4/7) pukul 20.00 WIB.

“Saya tahu ada kebijakan pemadaman lampu. Tetapi postingan saya itu hanya sekadar posting saja, tidak bermaksud mengkritik kebijakan itu (pemadaman lampu),” ucapnya.

Dia pun menyesal karena bikin hoaks soal kecelakaan karena pemadaman PJU. Dia seraya memohon maaf kepada seluruh elemen yang ada di Kota Malang akibat perbuatannya yang meresahkan tersebut.

“Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya untuk warga Kota Malang, khususnya Bapak Sutiaji, Wali Kota Malang,” ungkapnya

Kabar Lainnya : Kecelakaan Karena Pemadaman PJU Hoaks, Ini Video Klarifikasinya. 

“Karena postingan yang saya posting di grup facebook Komunitas Peduli Malang Raya telah membuat gaduh seluruh warga Kota Malang,” sambungnya.

Aji juga berterimakasih untuk Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto yang telah merubah perilakunya (Aji). Dia berjanji tidak akan akan mengulangi lagi perbuatannya itu.

Sebelum ini Kabarmalang.com memberitakan Aji memposting unggahan hoaks tentang dia yang menjadi korban kecelakaan akibat pemadaman PJU di Malang Raya, Minggu (4/7) kemarin.

Wilayah Ngalam memang sedang berlaku pemadaman lampu jalan pada malam hari selama masa PPKM Darurat sejak tanggal 3 hingga 11 Juli 2021.

Postingan tersebut viral di platform instagram dan facebook sejak Minggu (4/7) malam. Aji memposting menggunakan akun facebook miliknya bernama Chaplin Gtgbgt.

Dia awalnya mengunggah postingan hoaks itu di grup facebook Komunitas Peduli Malang Raya. Tampak fotonya mengalami luka lecet di bagian wajah dan tangan.

Serta ada tambahan caption, “Matur nuwun walikota malang pak sutiaji yang terhormat. gara” Iampu dalan sampean pateni ak di tabrak sepeda dan seng nabrak ora gelem tanggung jawab,masio loro ne perih panas ak ora berobat pakji. wedi ne ngkok di sangkakno kenek covid. Matur nuwun sanget kanggo njenengan,”.

Dari postingan di grup facebook itu, kemudian akun instagram @ngalamlop mempostingnya kembali di instagram. Sehingga postingan itu semakin viral di jagat maya.(fat/yds)

Iklan

Terpopuler