Connect with us

Pemerintahan

2 Ruas Jalan di Kota Malang Ini Tutup Saat Malam Hari PPKM Darurat

Diterbitkan

,

Suhu Kota Malang Lebih Dingin Saat Dini Hari, Ini Penjelasan BMKG
Jalan Ijen yang diblokade saat malam hari dalam pelaksanaan PPKM Darurat. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Polresta Malang Kota menutup dua ruas jalan di pusat Kota Malang pada saat malam hari selama masa PPKM Darurat Jawa Bali, mulai tanggal 3 sampai 20 Juli 2021.

Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Yoppy Anggi Khrisna mengamini hal itu. Dua ruas jalan tersebut yaitu di Jalan Ijen dan Jalan Agus Salim Kota Malang.

“Untuk di Jalan Ijen itu, mulai dari Jalan Ijen Besar yakni dari ujung Ijen boulevard, sampai ke arah utara,” ujar Yoppy kepada Kabarmalang.com melalui sambungan telepon, Senin (5/7).

Kabar Lainnya : Penyekatan PPKM Darurat Di Malang, Ini 10 Pos Penjagaan Polisi.

“Lalu ada pos mitra 1 di  Jalan Agus Salim yang dekat dengan Alun-Alun Kota Malang, di situ kita juga lakukan penutupan,” sambungnya.

Yoppy mengatakan keputusan menutup dua ruas jalan itu berdasarkan hasil koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Malang. Karena dua ruas jalan itu mobilitasnya selalu ramai.

Dia menuturkan pembatasan mobilitas di dua ruas jalan itu terjadwal dalam dua kategori, yakni saat weekday dan weekend.

Pada hari Senin sampai Jumat, ada penutupan jalan mulai pukul 20.00 hingga 05.00 WIB esok harinya.

Kemudian untuk akhir pekan, pada hari Sabtu dan Minggu, penutupan jalan berlangsung pada pukul 20.00 hingga 10.00 WIB esok harinya.

“Untuk weekend karena ada car free day, jadi kita (Satlantas) tutup lagi, jam 5 pagi sampai jam 10 pagi,” terangnya.

Dua hari sudah berlangsung pembatasan mobilitas tersebut, lanjut Yoppy, baginya sudah cukup efektif membatasi kerumunan masyarakat.

“Sudah efektif sih, yang biasanya orang malam-ngumpul-ngumpul di situ (Jalan Ijen dan Jalan Agus  Salim) sudah gak ada kumpul-kumpul lagi,” ungkapnya.

Di dua titik tersebut terdapat pos check point pembatasan. Di situ, Satlantas Polresta Malang Kota bersinergi dengan Dishub, TNI, Dinkes, dan BPBD.

“Ada petugas yang jaga di situ (pos check point), jadi masyarakat gak boleh menerobos,” tutup Yoppy.(fat/yds)

Iklan

Terpopuler