Connect with us

Pemerintahan

Wabup Malang Dukung Sekolah Lapang Gempa Bumi Dari BMKG

Diterbitkan

,

Wabup Malang Dukung Sekolah Lapang Gempa Bumi Dari BMKG
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Anggota DPR RI Sri Rahayu dan Wabup Malang Didik Gatot Subroto. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto mendukung kegiatan Sekolah Lapang Gempa bumi (SLG) dari BMKG.

SLG sendiri tergelar di di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Selasa (8/6) siang.

Apa lagi, Kepala BMKG RI, Dwikorita Karnawati hadir langsung membuka sekolah mitigasi bencana ini. Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota Komisi V DPR RI Sri Rahayu.

Kemudian, Kepala BPBD Kabupaten Malang Bambang Istiawan dan jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Malang serta Muspika setempat.

Wabup Malang menyambut baik BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang. Karena, telah berinisiatif menghadirkan pelatihan mitigasi bencana.

“Saya juga berterima kasih kepada semua pihak yang tetap concern pada bidang kebencanaan di Kabupaten Malang,” ucap Didik.

Wilayah Kabupaten Malang sendiri terletak pada jalur subduksi Lempeng Indo – Australia, yang berada di bawah Lempeng Eurasia.

Kabar Lainnya : BMKG Siapkan Gempa Buatan Simulasi Tsunami.

Sementara kondisi bentang alamnya memiliki pegunungan. Kabupaten Malang juga berbatasan langsung dengan Samudera Hindia di bagian selatan.

Kondisi ini menjadikan Kabupaten Malang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana alam.

Desa Tambakrejo ini merupakan satu di antara desa di Kabupaten Malang yang paling rentan terdampak gempa dan tsunami yang berlokasi berada di tepi pantai.

“Hal ini penting untuk menjadi perhatian kita bersama dalam mengantisipasi serta berkomitmen dalam menangani potensi bencana. Kita harus terus selaras dan terintegrasi. Salah satunya melalui kegiatan Sekolah Lapang Geofisika (SLG) ini,” ringkasnya.

Tujuan SLG adalah meningkatkan pemahaman serta membangun kesiapsiagaan masyarakat menghadapi gempa bumi dan tsunami, yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Selain itu, l SLG ini juga bertujuan untuk memperkuat koordinasi semua stakeholders termasuk BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, dan juga BPBD Kabupaten Malang.

BMKG dan BPBD merupakan simpul utama rantai komunikasi dalam memberikan informasi yang benar dan akurat kepada masyarakat Kabupaten Malang.

“Saya juga berharap ada pemahaman yang baik dalam upaya mitigasi bencana. Perlu saya tekankan pula, kita sebagai manusia tidak pernah tahu, kapan dan di mana bencana akan terjadi” ujarnya.

Sementara, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang Ma’muri juga mengamini. “SLG ini menghadirkan 45 orang peserta dari sejumlah komunitas.

“Sekolah lapang tergelar selama 2 hari, untuk memberikan pelatihan kepada peserta yang mampu melakukan pengurangan resiko bencana. Agar meneruskan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait kegempaan,” akhirnya.(carep-04/yds)

Iklan

Terpopuler