Pemerintahan
Tanjungrejo, Cermin Satu Dekade Peningkatan Sanitasi Kota Malang

KABARMALANG.COM – Selama satu dekade terakhir, wajah sanitasi Tanjungrejo Kota Malang terus berbenah.
Tepian kali Kasin, Kelurahan Tanjungrejo menjadi bukti peningkatan niatan baik menuju Kota Malang Open Defecation Free (ODF).
Dari sisi regulasi, Pemkot Malang telah menelurkan Perwali Kota Malang nomor 32 tahun 2019. Yakni, aturan tentang penekanan optimalisasi dana kelurahan untuk sanitasi.
Yakni, layanan lumpur tinja terjadwal untuk menjawab kebutuhan sanitasi yang aman dalam sistem non perpipaan.
Sementara, dari sisi praktis, warga sekitar menunjukkan perubahan. Ketua KPP Tanjungrejo Barokah, Wowok mengamini.
“Dulu memang banyak warga yang langsung BAB ke sungai, termasuk saya,” ujar Wowok. Dia menceritakan bahwa kebiasaan warga RW 02 Tanjungrejo memang belum baik 10 tahun lalu.
Kabar Lainnya : Tanjungrejo Siagakan Pos Pantau Cegah Stunting.
Tetapi, begitu Pemkot Malang mendorong program sanitasi berbasis masyarakat, kebiasaan ini lambat laun berubah.
Menurut Wowok, kini warga masyarakat sudah mulai sadar lingkungan, kebersihan dan kesehatan. Perilaku hidup sehat juga sudah berubah.
DPUPRPKP Kota Malang mencatat, capaian akses sanitasi layak terus meningkat. Bahkan, data akses sanitasi layak telah menyentuh angka 84,1 persen di tahun 2020.
Sehingga, Kota Malang makin sejalan dengan mimpi bebas dari buang air besar sembarangan, atau 100 persen Open Defecation Free (ODF).
Dalam skala mikro, transformasi wajah sanitasi Tanjungrejo merupakan catatan manis. Sehingga, dapat memotivasi pemerintah maupun masyarakath untuk memperbaiki taraf hidup sanitasi.
Program Sanimas hasil kolaborasi Kementerian PUPR dengan Kota Malang telah menghadirkan Instalasi Pengolaan Air Limbah (IPAL). Fasilitasi ini juga memberikan akses sanitasi layak bagi 158 Kepala Keluarga (KK).
Kemudian, sebanyak 30 titik tangki septic komunal mulai terbangun sejak 2019. Fasilitas itu melayani 10 KK per titik atau total hampir 300 KK.
Agung Widayanto, fasilitator program Sanimas, mengiyakan. Dia menyebut tangki septic komunal adalah pendekatan baru yang sangat cocok bagi kawasan perkotaan padat penduduk.
Karena praktis tidak memerlukan lahan luas dan mampu mengolah limbah domesik. Sehingga, limbah layak buang dan tidak lagi mencemari lingkungan melalui proses biologis yang aman.
Demikian juga beragam fasilitas tak akan berhasil tanpa perubahan mindset dan kesadaran masyarakat.
“Pelaksanaannya melibatkan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Fasilitator mendampingi mulai dari merencanakan, melaksanakan, dan mengoperasionalkan dana yang ada,” lanjut Agung.
Kabar Lainnya : Aksi Toilet Bersih: Langkah Awal Harpic Atasi Masalah Sanitasi.
Transformasi mindset menjadi pembelajaran penting dari praktik kolaboratif pusat, daerah, masyarakat, dan lembaga nonpemerintah.
Misalnya, seperti IUWASH yang turut mengubah wajah bantaran kali di Tanjungrejo dari wilayah rawan pencemaran limbah domestik menjadi salah satu percontohan sanitasi nasional.
Ketua RW 02 Kelurahan Tanjungrejo, Sumaji membenarkan. Awalnya beberapa warganya sempat kurang menghendaki pembangunan fasilitas sanitasi. Dengan alasan tidak ada lahan di sekitar rumah.
Hal ini karena masyarakat tidak tahu, bahwa sanitasi ini kedap dan akan ada pengurasan paling tidak setiap tiga tahun sekali.
Sehingga, warga masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi bau tidak sedap di sekitar tempat tinggal mereka.(carep-04/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi2 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang
Pemerintahan3 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar
Pemerintahan1 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik































