Connect with us

Pemerintahan

Ketua DPRD Kota Malang Soroti Klaster Klaster Perkampungan Lebaran

Diterbitkan

,

Ketua DPRD Kota Malang Soroti Klaster Klaster Perkampungan Lebaran
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Ketua DPRD Kota Malang  I Made Riandiana Kartika menyoroti munculnya klaster Covid-19 di tiga perkampungan di Kota Malang pasca lebaran 2021 lalu.

Klaster pertama muncul di perumahan di Kelurahan Tlogomas, di situ ada 22 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dua di antaranya wafat.

Selanjutnya di Jalan Lowokdoro, Gang IV Kota Malang pun muncul klaster Covid-19. Di dalamnya ada 9 warga yang terpapar Covid-19 dan dua orang meninggal dunia.

Lalu klaster yang ketiga yakni di Kelurahan Rampal Celaket terdapat 7 warga positif Covid-19. Di situ ada dua warga yang meninggal dunia.

Dari situ, Made, sapaan akrabnya, mendesak agar semua pihak mulai dari masyarakat hingga pemerintah agar tidak mengadakan acara yang membuat kerumunan massa.

“Sebenarnya yang kita inginkan itu pemerintah dan masyarakat agar tetap menahan diri untuk menggelar acara yang mengumpulkan massa,” ujar Made kepada wartawan, Selasa (1/6).

“Terutama terkait izin-izin (acara), Pemerintah Kota Malang harus lebih selektif lagi,” sambung Ketua DPRD Kota Malang.

Made mengatakan bahwa Forkopimda Kota Malang sendiri pun selalu melaksanakan rapat koordinasi terkait dengan pemutusan rantai Covid-19 ini.

“Dalam rapat tersebut kami (Forkopimda) membahas tentang antisipasi terkait penyebaran covid-19 dan munculnya klaster baru di Kota Malang,” terangnya.

Kini, Made mendorong Pemkot Malang melakukan tracing, tracking dan treatment 3T untuk menangani kasus Covid-19 di tiap kampung agar tak muncul klaster lagi.

Politisi PDIP ini pun mengharapkan supaya Pemkot Malang dapat lebih masif dalam melakukan sosialisasi protokol kesehatan 6M.

“Di sinilah perlunya sosialisasi yang masif, ini new normal, tetap harus menjaga protokol kesehatan melalui 6M. Pemerintah dan masyarakat harus tetap menahan diri,” akhirnya.(fat/yds)

Iklan

Terpopuler