Peristiwa
Wanita Muda Meninggal Tertutup Tikar Di Malang, Diduga Dibunuh

KABARMALANG.COM – Seorang wanita muda meninggal dalam kondisi tertutup tikar di Desa Kedungparingan Kecamatan Kepanjen, Jumat (23/4) sekitar pukul 08.00 tadi.
Tubuhnya juga dalam keadaan sudah membusuk. Wanita muda itu bernama adalah Dewi Lestari, 25. Dia warga Dusun Boro Utara, Desa Curungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Dugaannya, usia jenazah itu sudah 3 hari. Sebab wanita muda yang meninggal dalam kondisi tertutup tikar itu sudah tampak membengkak dan menghitam.
Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar membenarkan tentang temuan jenazah wanita muda ini. Kemudian, dia juga mengatakan ada dugaaan pembunuhan dalam tubuh korban.
Karena, polisi melihat ada bekas lebam di lengan kanan wanita muda. “Tetapi pastinya kita sudah menunggu hasil visum dari Rumah Sakit Saiful Anwar,” ungkapnya, Jumat.
Dugaan lain, tewasnya wanita muda itu ada hubungannya dengan rumah yang ada tepat tempat kejadian perkara.
Sebab, tubuh wanita muda tertutup tikar yang berasal dari rumah tersebut. Sekaligus terdapat kasur di rumah tersebut yang bau mayat.
“Rumah itu adalah kediaman warga setempat Desa Kedungpedaringan yang bernama Sahrul. Kini dia sedang kami mintai keterangan,” kata Hendri.

TKP penemuan mayat wanita muda, Jumat (23/4). (Foto : Imron Haqiqi)
Sementara itu, salah satu paman Sahrul, Sugeng, 51 warga Desa Tegalsari membenarkan. Rumah yang dekat dengan temuan mayat wanita muda adalah milik Sahrul, warisan dari orang tuanya.
“Setiap harinya rumah ini memang kerap menjadi tempat kumpul-kumpul temannya Sahrul. Namun apa aktivitas setiap harinya saya tidak tahu,” tuturnya.
Fakta lain, Sahrul dulunya kerap mabuk-mabukan di rumahnya. Namun Sugeng mengetahui, kalau keponakannya itu sudah sadar.
“Saat ini, sehari-harinya, Sahrul bekerja sebagai pedagang kopi di kawasan Stadion Kanjuruhan,” sambungnya.
Kabar Lainnya : Ibu Tua Viral Dipukuli Rutin Belanja di Pasar Mergan.
Salah satu saksi lain, Slamet Riyadi, 56, mengatakan, kakaknya yang bernama Subakir, yang pertama menemukan jenazah wanita muda itu.
Saksi sedang melalui jalan setapak di area TKP, hendak ke warung kopi.
“Kemudian mengabari saya. Dia bilang ada orang tertidur di kebun tebu itu. Tetapi setelah kami lihat ternyata mayat dan sudah meninggal terbungkus karpet,” katanya.
Setelah mengetahui adanya jenazah wanita muda itu, Slamet langsung melaporkan kepada polisi.
“Saya langsung laporkan ke polisi takutnya kalau gak laporan malah warga sini yang kena,” tutur dia.
Saat mendapat pertanyaan apakah wanita muda tersebut merupakan warga sekitar, Slamet mengaku bukan.
Namun sejumlah warga pernah mengetahui wanita muda tersebut berkeliaran di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen.
“Bukan warga sini tetapi pernah lihat di Kanjuruhan itu beberapa kali. Saya kan juga jukir (juru parkir) di Stadion Kanjuruhan,” akhirnya.(im/yds)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























