Peristiwa
Gempa Bumi Dahsyat Rusak 5 Bangunan di Kota Malang

KABARMALANG.COM – Gempa dahsyat berkekuatan 6,1 magnitudo merusak lima bangunan di Kota Malang, Sabtu (10/4) siang kemarin.
Cornellia Selvyana Ayoe, Penelaah Bahan Kajian Bencana Alam Seksi Logistik Penanggulangan Bencana Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Malang membenarkan.
Gempa bumi pada pukul 14.00 WIB tersebut merusak satu bangunan rusunawa dan empat rumah milik warga.
“Pertama, ada kerusakan ringan di Rusunawa Buring 2, lokasinya dekat SMPN 10 Kota Malang. Di rusunawa itu dinding lantai limanya mengalami keretakan sepanjang 2,5 meter,” ujar Selvy sapaannya, Minggu (11/4).
Selanjutnya, dinding lantai empat rusunawa juga mengalami keretakan sepanjang kurang lebih 2,5 meter.
“Bagian dapur rumah milik Sudarmaji di lantai 4 mengalami keretakan sepanjang 2,5m. Lalu dinding lantai 1 dekat tangga mengalami keretakan sepanjang 1,5 meter,” bebernya.
Kemudin rumah milik Hari Kriswan di Jalan Bandulan mengalami kerusakan ringan. Yakni tanah bagian dapur ambles dan dinding bagian dapur mengalami keretakan sepanjang 2,5 meter
Lalu, yang ketiga ada rumah milik Slamet di Jalan Bandulan Gang II mengalami rusak sedang. Yakni ambrol pada bagian plengsengan.
“Sehingga, plengsengan ambrol itu kemudian merembet ke dinding kamar bagian depan. Akan tetapi rumah dalam kondisi kosong, penghuninya sudah gak tinggal di situ sejak 4 bulan lalu,” jelasnya.
Keempat, rumah milik Afandi Kusuma di Jalan Raya Bandulan alami rusak sedang juga. Yakni Kuda-kuda bangunan ruko sudah mengalami retak dan tembok ruko ikut ambrol.
“Sehingga barang-barang bekas tertimbun puing-puing dinding dan pompa air tidak dapat berfungsi lagi,” terangnya.
Terakhir, rumah milik Daryudi Yanto di Jalan Bandulan Baru. Dinding pembatas teras dan dapur retak. Sehingga, reruntuhan material bangunan menimpa peralatan dapur dan makan.
Selvy menuturkan bahwa dalam insiden gempa di lima bangunan itu tidak memakan korban jiwa. Hanya saja ada kerugian materi, totalnya sekitar Rp 28 Juta.
Sebelumnya, menurut laporan BMKG, gempa berkekuatan 6,1 M itu tidak berpotensi tsunami. Hampir sebagian wilayah di Provinsi Jawa Timur merasakan guncangan gempa tersebut.
Gempa tersebut berpusat di Samudra Hindia. Tepatnya, 90 kilometer dari sisi selatan pesisir Kabupaten Malang. (fat/fir)
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi4 minggu yang laluJadwal Pencairan PKH, BPNT Kuartal III, dan BLT Dana Desa Terbaru
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi2 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang
Pemerintahan3 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang



































