Peristiwa
Diklat Silat UIN Malang Berujung Maut Tanpa Izin Kampus Dan Polisi

KABARMALANG.COM – Diklat silat UKM Pagar Nusa UIN Malang berujung maut. Ternyata acara ini tidak memiliki izin kepolisian dan universitas.
Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo membenarkan. Bahwa agenda tersebut tak mengantongi izin pihak berwenang.
“Kegiatan ini sedang proses pendalaman. Kami pun sudah mengecek ke universitas, bahwa kegiatan tersebut tanpa izin dari lembaga,” ujar Catur kepada wartawan, Senin (8/3).
Kabar Lainnya : Ratusan Calon Maba UIN Malang Ikuti Seleksi Jalur Prestasi Secara Online.
Sebelumnya, Kabarmalang.com memberitakan, diklat silat UIN Malang memakan korban. Dua peserta meninggal dunia, pada Sabtu (6/3). Yakni, Miftah Rizky Pratama dan Faisal Lathiful Fakhir.
Kabar Lainnya : Korban Meninggal Baiat Pencak Silat UIN Malang Tambah Satu Orang.
“Kegiatan itu pun tak ada pemberitahuan izin ke kami. Maupun ke satgas Covid-19. Jadi betul-betul kegiatan di luar pengetahuan aparat setempat juga,” tambahnya.
Catur menerangkan ada 41 peserta dalam baiat silat tersebut. Rangkaian acara pertama terlaksana di SMK Karangploso, Jumat (5/3).
“Berlanjut Sabtu-nya, ke depan Predator Fun Park menggunakan angkutan. Start dari depan predator sampai Coban Rais,” ungkapnya.
Kabar Lainnya : Sekda Jabar Ajak Masyarakat Lestarikan Pencak Silat.
Tetapi, Catur belum memberikan keterangan penyebab kematian peserta baiat silat. Karena, dia masih menunggu informasi resmi RS Karsa Husada dan Puskesmas Karangploso.
“Untuk itu kami belum bisa menjawab. Tetapi proses sedang kami laksanakan. Kami juga periksa 11 orang di sini. Baik peserta baiat silat maupun lembaga, kami lakukan pemeriksaan,” bebernya.
Begitu pula untuk menentukan adanya unsur pidana dan melanjutkan pemeriksaan. Dia juga sedang proses mendalami kasus.
Warek III UIN Malang, Isroqunnajah mengamini. Baiat silat Pagar Nusa UIN Malang tak berizin kampus.
“Mereka tidak minta izin ke kampus. Karena di masa pandemi kita punya edaran rektor. Semua kegiatan mahasiswa off (libur), kuliah saja daring,” terangnya.
Kabar Lainnya : Kerja Bakti Bersihkan Material Pagar di Kelurahan Kesatrian.
“Dalam arti untuk kegiatan mobilisasi massa. Gimana caranya kegiatan mahasiswa itu tetap jalan. Dan itu sudah tersebar ke mahasiswa. Ke kampus aja tidak boleh,” tegasnya.(fat/yds)
Peristiwa4 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara
Olahraga4 minggu yang laluManchester United Menang 4-0 atas Sabah FK di Liga Champions 2026/27
Olahraga4 minggu yang laluDewa United vs Bhayangkara FC Berakhir 2-2, Denilson Junior Jadi Penyelamat di Menit 85
Serba Serbi3 minggu yang laluCoway Indonesia Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat IBT 2026 dan CSR
Pemerintahan3 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Perkuat Perlindungan Anak dari ABH dan Terorisme
Pemerintahan3 minggu yang laluDinsos Kota Malang Minta HRD Pabrik Rokok Kawal Penyaluran BLT DBHCHT 2026
Pemerintahan2 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Perkuat Layanan Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Kejar Predikat Kota Layak Anak dan Perketat Perlindungan























