Connect with us

Edukasi

Ratusan Calon Maba UIN Malang Ikuti Seleksi Jalur Prestasi Secara Online

Published

on

IMG 20200616 171021

KABARMALANG.COM – Ratusan siswa dari berbagai penjuru Indonesia menjalani seleksi jalur mandiri penerimaan mahasiswa baru UIN Maliki Malang secara daring ditengah pandemi corona.

Seleksi yang digelar hari pertama Selasa (16/06/2020) dijalani para peserta dari rumah masing-masing, sementara penguji dari pihak akademik melalukan komunikasi virtual dengan aplikasi zoom maupun panggilan video aplikasi whatsapp dari Gedung Microteaching, UIN Malang.

Kepala Bagian (Kabag) Akademik UIN Maliki Malang Imam Ahmad mengatakan sebanyak 155 orang dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti seleksi mandiri jalur prestasi masuk perguruan tinggi UIN Maliki Malang.

“Total ada 155 siswa yang mengikuti jalur mandiri prestasi untuk masuk UIN Malang. Ini memang jalur luar biasa, baru pertama kali sebelumnya hanya melalui jalur SNMPTN biasa kalau yang prestasi. Hari ini pertama, besok ada lagi,” ungkap Imam saat ditemui KABARMALANG.COM

Seleksi jalur mandiri prestasi teladan disebut Imam, sebagai langkah untuk mendapatkan calon mahasiswa baru UIN Malang yang berprestasi baik akademik maupun non-akademik.

Selain melakukan penyeleksian ketat, para calon mahasiswa baru berprestasi ini juga harus membuktikan dengan piagam, sertifikat, dan keterangan dan tentu menjalani tes secara daring yang dilakukan pihak UIN Maliki Malang.

“Kalau untuk administrasi jalur mandiri pertama membayar Rp 300 ribu. Kalau tahfidz, harus hafal 30 juz Alquran dan dibuktikan sertifikat dari Pondok Pesantren atau madrasahnya. Untuk jalur olahraga, kesenian, dan akademik minimal ada piagam provinsi,” tuturnya.

Nantinya dari 155 peserta seleksi jalur mandiri beasiswa teladan akan diterima 60 siswa yang terbagi dari 30 siswa penghafal alquran dan 30 siswa berprestasi dari akademik, kesenian, dan olahraga.

“Ini jalur prestasi yang kita pastikan menjadi andalan, jadi yang mengikuti ini punya prestasi unggul. Makanya kita alokasikan 60 orang yang kita terima, 30 dari tahfidz (penghafal alquran) dan 30 berprestasi lainnya,” pungkasnya. (red/fir)

Advertisement

Terpopuler