Connect with us

COVID-19

Pemkab Malang Telurkan Edaran Penutupan Wisata

Diterbitkan

,

Pemkab Malang Telurkan Edaran Penutupan Wisata
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara. (Foto: Imron Haqiqi).

 

KABARMALANG.COM Pemkab Malang resmi menutup destinasi wisata saat Tahun Baru. Surat Edaran-nya pun sudah terbit sejak Selasa (22/12).

Penutupan dimulai 30 Desember sampai 1 Januari 2021. Kadisparbud Pemkab Malang, Made Arya Wedhantara membenarkan.

Disparbud juga yang mengeluarkan surat edaran itu. Seluruh pengelola wisata Kabupaten Malang wajib melaksanakannya.

“Sebagaimana perintah Bupati Malang, kami perlu mencegah penyebaran covid-19. Khususnya di wilayah Kabupaten Malang,” kata Made, Rabu (23/12).

Penutupan saat tahun baru, memang untuk meredam keramaian. Edaran ini juga bakal menyebar ke seluruh Indonesia.

Supaya, wisatawan urung datang ke Kabupaten Malang. Dalam edaran, destinasi wisata wajib tutup sejak 30 Desember.

Wisata Kabupaten Malang boleh buka lagi 2 Januari 2021. Para pengelolanya juga wajib menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Wisatawan yang ke Kabupaten Malang, harus menerapkan prokes. Pengelola wisata juga perlu mengingatkan pengunjungnya agar disiplin protokol.

“Bukan saja 3. Yaitu, menjaga jarak, mencuci tangan dan menggunakan masker. Tetapi 4M, menghindari Kerumunan,” terangnya.

Demi mengantisipasi penyebaran covid-19, pengelola wisata harus menyediakan masker. Sehingga, tidak ada alasan tak bermasker di Kabupaten Malang.

” Pengunjung yang tak bermasker harus bayar maskernya dari pengelola,” imbuhnya.

Pemkab Malang juga membatasi pengunjung dalam satu destinasi wisata. Satu wisata hanya boleh menerima 50 persen kapasitas pengunjung.

“Mereka juga musti memasang spanduk, baliho, atau poster. Isinya terkait pembatasan 50 persen itu. Pasang di tempat yang mudah terbaca pengunjung,” tuturnya.

Bukan tak mungkin, ada wisatawan yang menunjukkan gejala covid-19. Sehingga, pengelola harus on call dengan Satgas Covid-19 terdekat.

“Kami berharap pengelola wisata mampu menerapkan poin di atas. Wisatawan harap mengerti juga untuk saling menjaga. Agar, ke depannya covid-19 tidak meningkat lagi,” tutupnya.(im/yds)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih