Connect with us

Pemerintahan

Mitigasi Pencemaran, PDAM Gelar Uji Kualitas Air

Diterbitkan

,

3a38918d 106e 4c9f 93cd 07108abb6025 e1605494659570
Nilai di bawah 5 NTU memastikan kejernihan kualitas air PDAM. (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COM – PDAM Kota Malang terus memitigasi dampak pencemaran sumber airnya. Pengujian kualitas air dilakukan secara berkala.

Hasilnya, PDAM Kota Malang berhasil meredam dampak buruk pencemaran. Contohnya, ada delapan area yang diuji kualitas airnya.

Yaitu, hidran Jalan Perempatan Panji Suroso Plaosan. Jalan Simpang Borobudur 47, Mojolangu. Jalan Ikan Mujair 11, Tunjungsekar.

Lanjut, Jalan Candi Mendut VI/D, Mojolangu. Jalan Candi Sari VI Mojolangu. Jalan Dorowati. Jalan Bromo Klojen, dan Perum Puri Kenanga Indah.

“Pengujian progres setiap waktu,” kata Direktur Umum PDAM Kota Malang, Nor Muhlas kepada Kabarmalang.com, Senin pagi (16/11).

Contohnya, air dari hidrant Jalan Simpang Borobudur 47. Turbidity atau tingkat kejernihan airnya 0,19 NTU. Batasnya adalah 5 NTU.

WhatsApp Image 2020 11 16 at 09.41.14 e1605494628742

Hasil pengujian kualitas air PDAM Kota Malang yang kini layak

Sehingga, kadar kejernihannya sangat baik. Lalu, sisa Chlor di situ 0,4 ppm. Standarnya, Chlor di atas atau sama dengan 0,2 ppm. Serta, di bawah atau sama dengan 5 ppm.

Kadar Chlor ada di antara 0,2 dan 5 ppm. Sehingga, air memenuhi kelayakan.

Ini adalah data pengujian hari Minggu (15/11). Namun, data pengujian akan semakin meningkat.

“Hari ini (Senin) berarti lebih meningkat lagi kualitasnya. Karena yang tercemar semakin terbuang,” tutup Muhlas.(carep-04/yds)

Iklan

Terpopuler