Pemerintahan
Siapkan 6 Pos Pantau Pembangunan Kayutangan Heritage

KABARMALANG.COM – Dishub Kota Malang menyiapkan strategi menghadapi pembangunan Kayutangan Heritage.
Mulai 1 November, akan ada rekayasa lalin, Untuk mengamankan arus, 6 pos pantau juga disiapkan.
“Ada enam pos pantau nanti di situ. Di Enam titik itu dijaga Dishub dan Satlantas,” ujar Handi Priyanto, Kadishub Kota Malang, dihubungi Kabarmalang.com (30/10).
Dishub menyiapkan 3 personil per pos pantau. Dalam satu hari akan ada sekitar 9 personil.
Karena, ada tiga shift per harinya. “Kawasam itu jalur padat dari pagi sampai malam,” imbuhnya.
Semua hal terkait persiapan rekayasa lalu lintas sudah disiapkan. Seperti, traffic cone dan road barrier.
Sosialisasi kepada masyarakat, sudah disampaikan. Melalui media cetak maupun online.
“Makanya kita informasikan jauh-jauh hari. Supaya masyarakat bisa tahu agar tidak melewati rute itu. Kecuali memang ada keperluan,” jelasnya.
Dia juga akan memasang banner pemberitahuan di beberapa titik.(fat/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi2 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Pemerintahan1 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang
Pemerintahan4 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar































