Connect with us

Pemerintahan

PNS Baru Kota Malang Didominasi Nakes

Diterbitkan

,

Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widianto (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COMPemkot Malang mengumumkan hasil seleksi CPNS 2019, Jumat (30/10). Total ada 335 peserta berhasil lulus tes. Mayoritas mengisi formasi tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan (nakes).

Formasi kesehatan ada bidan, nutrisionis, okupasi terapis, perawat, perawat gigi. Lalu, pranata laboratorium kesehatan, sanitarian, administrator kesehatan, dokter. Serta, Penyuluh Kesehatan Masyarakat.

Untuk formasi pendidikan ada jabatan guru agama islam. Lalu, guru bahasa indonesia, guru bahasa inggris.

Setelah itu guru bimbingan konseling, Guru IPA, Guru IPS.

Ada juga guru kelas, guru seni budaya, guru penjasorkes. Serta guru matematika, guru TIK, dan guru PPKN.K

Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widianto membenarkan. Formasi yang paling dibutuhkan adalah tenaga pendidikan dan kesehatan.

“Memang tenaga pendidikan dan kesehatan dibutuhka . Secara jumlah masih diperlukan penguatan dan penambahannya,” ujar Wiwid sapaannya, dihubungi Kabarmalang.com (30/10).

Dia menuturkan penentuan formasi tersebut tidak sembarangan. Tapi, atas dasar kajian dan telaah dari perangkat daerah.

“Pemkot Malang punya postur ASN bergantung situasi nyata. Yaitu dari kebutuhan paling krusial di Kota Malang,” terangnya.

Wiwid mengutarakan, perangkat daerah menyusun formasi kebutuhan kepegawaian. Dari situ akan terhimpun formasi. Lalu dimasukan ke BKPSDM.

Yaitu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Setelah itu formasi dimasukan ke pusat. Dari pusat, data baru dikembalikan lagi ke daerah.

“Sejak awal sudah ada pemetaan seperti itu. Sehingga, dulu calon peserta CPNS sudah mengarah atas pilihannya,” ungkap Wiwid.(fat/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

COVID-19

Dandim-Kapolresta Resmikan KTS Dan Posko, Razia Masker Jalan Terus

Diterbitkan

,

Dandim-Kapolresta Resmikan KTS Dan Posko, Razia Masker Jalan Terus
Letkol Arm Ferdian Primadhona dan Kombespol Leonardus Simarmata. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Dandim-Kapolresta terus mendorong kesuksesan PPKM mikro. Jumat (26/2), keduanya meresmikan Kampung Tangguh Semeru dan posko.

Yakni di RW 01 Kelurahan Penanggungan Kecamatan Klojen. Dandim-Kapolresta hadir bersama jajarannya.

Masyarakat posko PPKM mikro pun menyambut kedatangan keduanya. Sejak awal masuk, protokol kesehatan pun terlaksana ketat.

Dua pejabat ini pun wajib menjalankan prokes. Sebelum masuk, pejabat Forkopimda Kota Malang pun harus cuci tangan.

“Kami mengapresiasi kerja keras semua pihak. Termasuk keterlibatan masyarakat dalam mencegah penyebaran covid-19. Yakni, dengan melahirkan Kampung Tangguh Semeru,” kata Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata.

Kabar Lainnya : Forkopimda Kabupaten Malang Tinjau Dua Kampung Tangguh Semeru.

Menurutnya, pembangunan KTS adalah wujud kepedulian masyarakat. Serta, niatan baik untuk menghindarkan Kota Malang dari penyakit.

Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona pun sepaham. Menurut Ferdian, KTS dan posko PPKM mikro adalah garda depan.

Masyarakat juga bisa aktif membantu menanggulangi covid-19. Sehingga, Ferdian mengapresiasi masyarakat RW 01 Penanggungan.

“KTS dan posko PPKM mikro sangat efektif. Karena, berfungsi menanggulangi penyebaran covid-19,” sambungnya.

Peresmian KTS dan posko PPKM mikro ditandai pemotongan tumpeng. Kemudian, Forkopimda Kota Malang juga menyerahkan bantuan sembako.

Dengan harapan, bisa membantu logistik ketahanan pangan KTS.

Sementara itu, Kodim dan Polresta juga getol operasi. Forpimcam Blimbing menghelat operasi PPKM mikro, Jumat (26/2).

Sasarannya adalah wilayah Arjosari Kecamatan Blimbing Kota Malang.  Petugas gabungan pun membagikan masker kepada warga.

Serta, memberikan imbauan pelaksanaan 3M. Yaitu, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Petugas gabungan terdiri dari Koramil dan Polsek Blimbing. Kemudian, petugas Kecamatan Blimbing.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Posko PPKM Mikro Terus Bertambah di Kota Malang

Diterbitkan

,

Petugas posko PPKM mikro di Jalan Ki Ageng Gribig saat memberikan masker gratis kepada warga. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Visi Kota Malang melahirkan banyak posko PPKM mulai terealisasi. Posko-posko PPKM mikro pun mulai berdiri.

Jumat (26/2), dua posko PPKM mikro beroperasi di dua kawasan. Yaitu, Jalan Ki Ageng Gribig Kedungkandang. Kemudian, Jalan Tenaga, Blimbing.

Lurah Kedungkandang, Ahmad Imam Muji memimpin pemantauan posko. Dia bekerja bersama Kasi Trantib-nya. Kemudian, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan anggota TNI AU.

Kabar Lainnya : Mini Block Office Kota Malang Resmi Berdiri.

Di sekitar posko, tim gabungan juga melakukan pembagian masker. Sasarannya adalah warga perkampungan sekitar.

Petugas juga blusukan ke jalan-jalan permukiman. Sembari menyampaikan pesan protokol kesehatan.

Hal senada juga terjadi di posko PPKM mikro Jalan Tenaga. Semua petugas standby di posko.

Kabar Lainnya : Visi Kota Malang Ramah Lansia, Dimulai dari Kelurahan.

Sembari, memantau keamanan dan pelaksanaan prokes. Rony Kuncoro, Lurah Blimbing, memimpin posko ini.

Kasi Trantib Blimbing juga berjaga di lokasi. Termasuk, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Blimbing. Ada pula TNI AU. Serta, anggota linmas setempat.

Sebelumnya, Kodim 0833 Kota Malang sudah siap mendukung PPKM mikro. Dalam rapat Forpimda, Kodim bakal menerjunkan pasukannya.

Kabar Lainnya : Percepatan Penanganan Covid-19, Gubernur Jatim Pimpin Langsung Vidcon.

Termasuk, BKO dari dua matra lainnya. Yakni, TNI AU dan AL.

“Jangan lengah. Jangan kendor. Kasus covid-19 Kota Malang terus menurun. Maka, kita juga harus tetap konsisten menegakkan prokes,” ujar Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona, di Balaikota Malang.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Wali Kota Sutiaji Dorong Bapenda Sinkronisasi Pajak Dan Retribusi Parkir

Diterbitkan

,

Wali Kota Sutiaji dan jajaran Bapenda serta OPD di Hotel Savana dalam FPD Renja 2022 di Hotel Savana. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang Sutiaji mendorong Bapenda sinkronisasi pajak dan retribusi parkir. Menurutnya, dua objek pendatan itu belum terkelola maksimal.

“Sebetulnya tusinya sudah jelas. Pajak parkir ada di Bapenda. Retribusi parkir ada di Dishub. Tetapi, saya berharap terjadi sinkronisasi data. Agar dapat terkelola dengan baik” ujarnya di FPD Renja Bapenda 2022 di Hotel Savana, Kamis (25/2).

Kabar Lainnya : Penyesuaian Target, Retribusi Sampah Menyusut 55 Persen.

Menurut Sutiaji, pajak dan retribusi parkir memiliki potensi tinggi. Perannya vital dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Apalagi, ada 500 titik parkir berpotensi pendapatan 5 miliar. Dia yakin Bapenda dapat menggali dan memaksimalkan pengelolaannya.

Sutiaji juga menekankan Bapenda kolaborasi dengan Disnaker PMPTSP. Misalnya, perubahan siteplan saat masyarakat mengurus IMB.

Karena, hal tersebut juga berpotensi meningkatkan kenaikan pendapatan daerah. Yaitu melalui sektor pajak PBB.

Peningkatan PAD masih menjadi fokus perhatian Sutiaji. Bapenda pun harus menggodok program kerja berorientasi peningkatan pendapatan.

Sehingga Bapenda mampu meningkatkan kinerjanya melalui inovasi-inovasi.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com