Connect with us

Serba Serbi

Usung Kemandirian, Gelar Workshop Kostum Karnival

Diterbitkan

||

Workshop Pembuatan Kostum Karnival oleh Kabunga Grup, bertajuk Sanggar Seni Kampung (Foto : Istimewa).

KABARMALANG.COMKota Malang selalu ada event-event hari besar nasional. Tapi masyarakat sering kesulitan pengadaan kostum karnival. Dari itu, digelarlah workshop pembuatan kostum karnival.

Workshop ini diadakan oleh Kabunga Grup. Tajuknya Sanggar Seni Kampung. Lokasi workshop di Sanggar Celaket, Sasana Krida Budaya. Pelatihan digelar Rabu malam (14/10).

“Selama ini kesulitan menyewa dan pengadaan kostum untuk pawai,” ujar Priyo, pemateri pembuatan kostum karnival kepada Kabarmalang.com.

Sehingga inisiatif masing-masing daerah punya kreasi sendiri. Menurut Priyo, ketika event tersebut terhelat, warga tidak terbebani.

Priyo menuturkan workshop di sini bukan hanya workshop. Tapi, harus sampai jadi produk. Tidak hanya pengetahuan saja. Warga harus implementasi,

“Edukasinya karena kita untuk membuat kreasi. Juga agar ibu-ibu dan karang taruna menambah income. Agar warga ada pendapatan dari seni budaya. Bentuk karyanya, kostum karnival,” terangnya.

Priyo melanjutkan, workshop mengajari peserta cara memotong spons hati. Warga diajari pula cara memadukan warna. Serta, membuat desain suatu kostum.

Kostumnya bernuansa asli budaya Malang. Dia tidak menggunakan budaya-budaya lain. Corak ragam hiasnya harus khas Kota Malang.

“Kami sesuaikan dengan relief-relief candi yang ada. Karena Malang punya banyak candi. Misalnya Candi Jajago dan Candi Kidal. Diaplikasikan dalam ragam hias,” terang Priyo.

Ia menambahkan, Candi Jago adalah cikal bakalnya Pancasila. Maka, dibuatlah kostum tentang garuda nusantara.

Peserta dalam workshop ini ada 25 orang. Itu terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak, dan pemuda.

“Semua unsur dilibatkan. Bagaimanapun, bapak-bapak biar tahu bagaimana pendanaan. Karena di tingkat RT/RW bapak-bapak yang bicara. Ibu-ibu di PKK. Anak muda di karangtaruna. Biar semua terangkum di situ,” jelasnya.

Workshop ini tidak hanya satu pertemuan saja. Bakal ada kelanjutannya. Empat sampai lima pertemuan.

 “Tetap akan kita follow up sampai jadi produk. Kita tidak ingin setengah-setengah. Peserta harus punya karya yang dibanggakan dan  diperagakan,” pungkasnya.(fat/yds)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wisata

Puluhan Wisatawan Terjaring Operasi Yustisi Pantai

Diterbitkan

||

Suasana pantai selatan Malang, Sabtu (31/10). (Foto: Istimewa).

 

KABARMALANG.COM – Pemerintah Bantur menggelar operasi yustisi di destinasi wisatanya. Terutama, pantai selatan.

Satpol PP dan Polres Malang ikut digandeng.

Operasi dilaksanakan demi memastikan penerapan protokol kesehatan wisatawan. Karena, long weekend masih bergulir.

Sabtu (31/10), operasi yustisi tersebut membuahkan hasil. Puluhan pengunjung dikenakan sanksi. Mereka tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Di pantai Balekambang, Bantur sehari rata-rata 10 orang disanksi. Itu risiko tidak menerapkan protokol kesehatan,” ungkap salah satu pegawai Jasa Yasa Unit Balekambang, Sujono saat dikonfirmasi Kabarmalang.com, Sabtu (31/10).

Kapolres Malang saat menghadiri pelaksaan operasi yustisi di Pantai Balekambang.

Menurut Sujono, setiap pelanggar dikenakan sanksi sosial. Yakni menyapu di dan bersih-bersih di area pantai.

“Diantaranya menyapu dan bersih-bersih sampah,” ujarnya.

Personel dalam operasi gabungan tersebut sekitar 30 orang. Itu terdiri dari Polres Malang, Muspika, dan Satpol PP.

“Kapolres Malang datang langsung meninjau operasi yustisi ini,” tutup Sujono.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Kemacetan Dobel, Rekayasa Lalin Diterapkan di Tiga Titik

Diterbitkan

||

Suasana lalu lintas Kota Batu 31 Oktober 2020. (Foto : Arul)

KABARMALANG.COM – Kepadatan kendaraan yang lalu lalang di Kota Batu meningkat. Polres Batu pun meresponnya dengan menerapkan rekayasa lalu lintas.

Beberapa jalur yang direkayasa adalah simpul macet. Antara lain Jalan Imam Bonjol dan Jalan Dewi Sartika.

Lalu, Jalur Lintas Barat yang terletak di Desa Oro-oro Ombo.

“Terpantau ada tiga titik kemacetan. Yakni di pertigaan Desa Pendem. Pertigaan Songgokerto. Serta pertigaan Bendo,” ungkap Kasat Lantas Polres Batu AKP Mala Darlius, Sabtu (31/10) kepada Kabarmalang.com.

Menurutnya, kemacetan simpang tiga Songgokerto terjadi karena ‘bottle neck’. Yaitu, perpindahan arus kendaraan dari jalur lebar ke sempit.

Sementara, simpang tiga Bendo macet karena persimpangan kendaraan. Di situ adalah tempat bertemunya kendaraan dari tiga kawasan.

Yakni, Karangploso Kabupaten Malang, Cangar Mojokerto, dan Kota Batu.

Sementara, simpang tiga Pendem macet karena persimpangan dua wilayah. Yaitu kendaraan Kota Malang dan Kabupaten Malang.

Mala mengaku belum mengkalkulasikan kendaraan secara keseluruhan.

“Namun kami pastikan mobilitas kendaraan naik dua kali lipat. Dengan perhitungan 60 kendaraan per menit,” jelasnya saat ditemui di kawasan Lippo Plaza Batu Jalan Dewi Sartika.

Biasanya, jalan hanya dilalui 30 kendaraan per menit. “Semoga tidak ada gejolak atau apapun. Sehingga Kota Batu masih tetap aman untuk dikunjungi,” tandasnya.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Ring Tailed Lemur, Maskot ‘Madagascar’ Ber-IQ Tinggi

Diterbitkan

||

Ring tailed lemur, primata spesies Secret Zoo Jatim Park 2. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Film animasi Madagascar sangat lucu. Salah satu ikonnya ring tailed lemur, King Julien XIII.

Dalam film, Julien digambarkan cerdas dengan segala kelucuannya. Ternyata, ring tailed lemur di dunia nyata memang pintar.

Ring tailed lemur memiliki IQ senilai 90.

“Ring Tailed Lemur ini berasal dari Madagaskar. IQ primata ini setara manusia dengan nilai rata-rata,” ucap Manager Marketing and Public Relation Jatim Park Group Titik S Ariyanto, Sabtu siang (31/10).

Ini akan menjadi wawasan baru wisatawan. Terutama, pengunjung Lemur Kingdom Jatim Park 2.

Kecerdasan ring tailed lemur banyak digunakan untuk melindungi diri. Ring tailed lemur biasa hidup berkelompok dan cepat belajar.

Lemur merupakan satu-satunya primata paling vokal. Dia memiliki banyak bunyi ketika memperingati kawanannya akan marabahaya.

Bahkan sifat versi asli dan versi film sama persis. “Banyak akal dan suka memerintah,” ujarnya.

Inilah yang menambah kelucuan ring tailed lemur.

“Biasanya kawanan muda banyak menjadi pesuruh. Sedangkan yang sudah tua suka memerintah,” tukasnya. (arl/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com