Connect with us

Serba Serbi

Kreatif, Sulap Limbah Popok Jadi Produk UMKM

Diterbitkan

||

Produk UMKM RW 01 Kelurahan Tunjungsekar hasil daur ulang limbah popok bayi. (Foto : Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Pencemaran sungai terjadi karena pembuangan limbah secara sembarangan. Salah satunya limbah popok bayi.

warga RW 01 Kelurahan Tunjungsekar tidak ingin sungainya tercemar. Sehingga, warga melakukan inovasi. Berupa, daur ulang limbah popok bayi menjadi produk UMKM.

Limbah popok disulap menjadi produk unik dan berdaya jual. Seperti, asbak, pot bunga, hiasan lampu dan lilin. Serta, sandal perempuan.

RW 01 Kelurahan Tunjungsekar adalah Kampung Tangguh STBM. Yaitu, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

Kampung ini menjalankan lima pilar STBM. Mulai dari stop buang air besar sembarangan di sungai.

Cuci tangan pakai sabun. Pengolahan air minum dan makanan. Pengolahan sampah rumah tangga. Serta, pengolahan limbah cair tangga.

Emalia, selaku Ketua STBM RW 01 Kelurahan Tunjungsari mengatakan inovasi daur ulang limbah popok bayi adalah bagian dari program STBM di kampung mereka.

Ia juga sedikit menjelaskan proses pengerjaan hiasan lampu.

“Popok ini kalau dibuka kita setrika. Ini empat lapis. Ini berkat pelatihan dari Bu Yunita. Warga RT 4 RW 1 Tunjungsekar. Mulai dari pembersihan popok hingga pembuatannya,” ujar Emalia.

Untuk pewarnaan produknya menggunakan bahan alami. Warna merah pakai warna buah naga. Kalau warna kuning dari kunyit.

“Pengembangan inovasi ini baru berjalan beberapa bulan tahun ini. Untuk pemasarannya dibantu start up dari mahasiswa Universits Brawijaya. Serta, lewat media sosial,” sambungnya.

Untuk toko offline-nya, dijual di posko RW 01 Tunjungsekar.

Emalia mengatakan produk inovasi ini masih baru. Tentu butuh wadah dan banyak pembinaan dari dinas. Yakni, dinas koperasi dan dinas perdagangan.

Pengerjaannya melibatkan warga dari semua RT di RW 01. “Kita kumpulkan ke masyarakat di Bu RT di sekitar RT nya masing-masing,” jelasnya.

Ongkos produksinya menurut Emalia, berasal dari swadaya masyarakat.

Ia menambahkan, inovasi ini bisa meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat.(fat/yds)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Waspada Kerumunan di Stasiun, Rapid Test H-1

Diterbitkan

||

Rapid test diimbau H-1 bagi calon penumpang kereta api. (Foto : istimewa)

KABARMALANG.COM – Booming vacation akhir pekan ini diprediksi cukup tinggi. PT KAI pun memastikan terjadi lonjakan jumlah pemesanan tiket.

Untuk itu, calon penumpang diimbau rapid test H-1. “Ini untuk mendukung kelancaran di stasiun,” kata Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto kepada Kabarmalang.com, Selasa pagi (27/10).

Kenaikan terpantau dari tiket jarak menengah dan jarak jauh. Agar tak terjadi penumpukan, rapid test diimbau H-1.

Suprapto tidak menyarankan penumpang datang tiga jam sebelum keberangkatan. Ini berpotensi mengganggu arus kelancaran penumpang.

Serta, memungkinkan risiko tertinggal kereta api. Karena, antrean rapid test cukup padat.

Untuk Malang, rapid test tersedia di Stasiun Kota Baru. Harganya Rp 85 ribu.

Jam pelayanan buka pukul 07.00 WIB. Tutupnya pukul 19.00 WIB.

Sebelum rapid test, penumpang harus menuju loket customer service. Di situ, customer service akan mengecek tiket.

Penumpang yang boleh rapid test adalah penumpang jarak menengah/jauh.

Setelah tiket dicek, calon penumpang menuju layanan rapid test.

“Sesuai protokol kesehatan, calon penumpang reaktif tak boleh berangkat. Bea tiket akan dikembalikan 100 persen. Serta kami sarankan melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut,” sambung Suprapto.

Selain itu, Daop 8 juga mempersiapkan tambahan KA. Jarak menengah/jauh, disiapkan 23 KA. Sementara, komuter lokal dipersiapkan 46 KA.

Lonjakan, diprediksi terjadi besok, 28 Oktober 2020. Tujuan KA adalah Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Banyuwangi. Sementara, arus balik terjadi 1 November 2020.(carep-04/yds)

Berikut daftar ketersediaan tiket, per Senin (26/10).

27 Okt 2020:

  • Kapasitas TD : 8.767
  • TD tersisa : 4.643

28 Okt 2020:

  • Kapasitas TD : 8.084
  • TD tersisa : 3.882

29 Okt 2020:

  • Kapasitas TD : 7.295
  • TD tersisa : 4.630

30 Okt 2020:

  • Kapasitas TD : 8.489
  • TD tersedia : 6.776

31 Okt 2020:

  • Kapasitas TD : 8.555
  • TD tersisa : 4.343

1 Nov 2020:

  • Kapasitas TD : 9.344
  • TD tersisa : 3.343

Total kondisi dari 27 Okt-1 Nov:

  • Kapasitas TD : 50.534
  • TD tersisa : 27.617
    (*TD = Tempat Duduk)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Genjot Wisatawan, Kota Batu Tambah Destinasi Desa

Diterbitkan

||

Sepinya Alun-Alun Kota Wisata Batu. Diharap kunjungan meningkat lewat desa destinasi. (Foto : Arul)

KABARMALANG.COMDisparta Kota Batu berencana melebarkan jumlah desa wisata. Ini karena one village one destination bisa mengangkat ekonomi.

“Kurang 3 lagi, yakni Sumberejo, Pesanggrahan, dan Pendem. November nanti kami genapkan menjadi 19 desa di Batu,” beber Kadisparta Kota Batu Arief Ash Siddiq, Selasa (27/10).

Dia merinci, desa terbaru dengan ikon wisata adalah Oro-oro Ombo. Yaitu, Patirtaan Kaygun yang baru diresmikan beberapa waktu lalu.

Sementara, Desa Beji mempersiapkan launching Desa Wisata Kampung Tempe.

Arief menyebut, pengembangan desa wisata perlu kolaborasi akademisi. Karena, SDM pariwisata dari masyarakat desa perlu dibina.

Sehingga, terbentuk insan pariwisata yang memberikan rasa nyaman wisatawan.

Penguatan sektor wisata dan SDM diklaim penting. Sebab, terlalu banyak warga Batu yang bergantung pada pariwisata.

“Ada 20 ribu warga menggantungkan hidupnya di sektor ini. Itu belum  menghitung pedagang makanan hingga layanan transportasi umum,” imbuhnya.

Ada juga warga yang tidak langsung terjun di pariwisata. Tapi, lesunya kunjungan wisatawan ikut berdampak pada sektor lainnya.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Wisata

Besok, Bioskop Kota Malang Buka

Diterbitkan

||

Sutiaji saat sidak di bioskop Malang (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COMBioskop Kota Malang sudah buka mulai besok. Setidaknya, hampir semua bioskop dinilai menerapkan protokol kesehatan.

Ini ditegaskan Sutiaji, Wali Kota Malang Dia sidak kesiapan protokol kesehatan bioskop di Matos, Senin (26/10).

“Khusus untuk bioskop insya Allah sudah sesuai protokol kesehatan. Hanya ada tambahan tambahan memang. Tolong masuknya bisa bergantian,” ujar Sutiaji.

Dia juga menyarankan agar tempat duduknya ganjil genap. Lalu, tempat duduknya 50 persen.

“Harus ada air purifier. Juga sinar UV untuk mensterilkan,” tutur Sutiaji.

Sutiaji mengatakan, mulai besok bioskop terverifikasi sudah bisa beroperasi.

Misalnya, Cinepolis Matos yang disidak Sutiaji. Lalu, Moviemax Dinoyo dan Sarinah.

Setelah itu, Aurora Dieng dan Araya. Bioskop-bioskop ini juga yang sudah diverifikasi.

Wali Kota Malang meninjau layanan cetak tiket online untuk menerapkan transaksi cashless

Sutiaji menegaskan agar seminim mungkin menggunakan uang tunai. Jika terpaksa, harus menggunakan nampan.

“Diusahakan kalau bisa semuanya cashless. Ketika terpaksa pakai cash, mengembalikannya harus pakai nampan,” tambah Sutiaji.(carep-05/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Debat Publik KPU Kabupaten Malang
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com