Connect with us

Kabar Batu

BPBD Siapkan 9 Detector Pergerakan Tanah, Antisipasi Longsor

Diterbitkan

,

IMG 20201008 083616
Petugas BPBD Kota Batu saat meninjau lahan kemiringan curam. (foto : istimewa)

KABARMALANG.COM – BPBD Kota Batu mengantisipasi longsor musim penghujan. 9 alat detektor pergerakan tanah dianggarkan 2021 nanti.

Alat detektor ini menelan sekitar Rp. 1,1 milyar, Nantinya, peralatan akan diletakkan di kawasan perbukitan. Serta, kawasan yang memiliki kemiringan kontur tanah ekstrim.

“Kita sudah punya dua di tahun 2017 lalu. Dipasang sekitar di Dusun Kekep Desa Tulungrejo. Dan, Desa Sumberbrantas Kecamatan Bumiaji,” terang Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Batu, Gatot Noegroho, Kamis pagi (8/10).

Dia menambahkan 9 detektor akan diletakkan disekitaran dua desa. Yaitu, Desa Bumiaji dan Desa Sumberejo, Kecamatan Batu.

Gatot menerangkan satu detektor tersebut terbilang cukup mahal. Karena,  ekstensometer saja menelan harga Rp 55 juta. Ini ditambah dengan warning system dengan anggaran sekitar Rp 47 juta.

Dia juga mengakui sebenarnya pengadaan alat ini diagendakan pada tahun ini. Namun, kebijakan realokasi anggaran covid-19 membuat pengadaan  diundur 2021.

Dia melanjutkan,  pendeteksian longsor terbaca melalui kabel baja ekstensometer. Yakni ketika adanya pergerakan tanah.

Kabel baja akan tertarik. Lalu, mentransmisikan sinyal ke alat warning system.

“Sehingga membunyikan alarm. Ini pertanda adanya pergeseran tanah atau gerakan tanah,” tandasnya. (arl/yds)

Iklan

Terpopuler