Connect with us

Kabar Batu

Inilah Pygmy Marmoset, Primata Lucu Unggulan JTP 2

Diterbitkan

||

Pygmy Marmoset yang merupakan primata terkecil di dunia. (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COM – Lucu. Imut. Menggemaskan. Itulah Pygmy Marmoset, primata terkecil di dunia. Jatim Park 2 menjadikannya salah satu hewan unggulan.

“Pygmy ini jenis monyet yang hidup di negara Brazil. Ukurannya kecil sekali. Tingginya bahkan hanya 10 cm untuk ukuran dewasa,” jelas Manager Jatim Park 2 Agus Mulyanto, Kamis petang (8/10).

Belum lagi, Pygmy Marmoset yang baru lahir. Bayi primata tersebut hanya ukuran sebesar ibu jari. Bisa dibayangkan, betapa menggemaskannya primata ini.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan kesuburan Pygmy terbatas. Dalam setahun, Pygmy hanya mampu melahirkan satu dua bayi.

Ini karena kandungan pygmy terlemah di antara semua hewan. “Perkembangbiakannya cenderung sedikit. Namun hewan ini tidak termasuk hewan yang mendekati kepunahan,” imbuh Agus.

Dia menambahkan, Jatim Park 2 sangat mementingkan keselamatan hewan tersebut. Kenyamannya juga diutamakan.

“Kami buat sama persis suhu kandangnya dengan habitat aslinya. Supaya, Pygmy berkembang di Jatim Park 2 Secret Zoo. Serta, tetap menjadi unggulan di sini,” tandasnya.

Pygmy memiliki nama latin Cebuella pygmaea. Habitatnya adalah hutan cemara, hutan tepi sungai dan kanopi. Kebanyakan, Pygmy hidup di ketinggian hutan hujan Amerika Selatan.

Pygmy banyak hidup di area hutan Amazon Brazil. Tapi, populasi Pygmy juga banyak di negara latin lainnya. Seperti, Colombia, Peru, Ecuador dan Bolivia bagian utara.

Makanannya adalah getah karet. Sehingga, dia disebut sebagai gummivora.

Berat Pygmy hanya 100 gram. Sekitar 83 persen populasi pygmy marmoset hidup dalam “keluarga”. Kelompok Pygmy terdiri dari 2-5 anggota.

Yakni, satu jantan utama, satu betina dan beberapa anak. Untuk berkomunikasi, mereka memiliki tiga isyarat panggilan.

Ini berdasarkan jarak satu pygmy dengan yang lain. Sementara, untuk menghindari pemangsa, mereka selalu bergerak cepat. Pygmy gampang pindah dari satu tempat ke tempat lain.

Gerakan mereka selalu hati-hati. Agar, tidak menarik perhatian predator manapun.(arl/yds)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

Kampung Susu Brau Jadi Destinasi Wisata Baru

Diterbitkan

||

Peresmian Kampung Susu Dusun Brau (Foto : istimewa)

KABARMALANG.COM – Kampung Susu Brau Desa Gunungsari Bumiaji menjadi destinasi baru. Jumat (23/10), kampung Susu Brau diresmikan sebagai desa wisata.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko berharap kampung susu berdaya. Serta, mampu menjadi andalan desa wisata Kota Batu.

Dia menginstrusikan dinas terkait untuk bergerak. Supaya, banyak wisatawan tertarik datang ke wisata edukasi tersebut.

“Soalnya tempatnya memang agak masuk. Dusun ini juga diapit oleh dua bukit. Sehingga perlu dukungan dinas terkait agar lebih ramai,” ungkapnya kepada wartawan.

Dia mencontohkan DPUPR yang tengah menggarap jalan tembus Paralayang. Jalan ini, ujungnya menuju ke Dusun Brau.

Dengan membuka jalan tembus, Dewanti berharap kampung susu berkembang.

Dewanti Rumpoko, Wali Kota Batu

Karena, program kampung susu sangat menarik. Wisatawan akan diajari pengolahan susu.

Mulai dari memerah hingga meminum susu segar. Kampung susu ini juga memiliki produk serapan susu.

Seperti yoghurt, permen susu, dan lainnya. Suyadi, pelaku usaha susu di Dusun Brau optimis. Produk susu Dusun Brau bisa bersaing dengan tempat lain.

Sekitar 50 persen produksi susu Brau dikirim ke pabrik. Yakni, pabrik susu Nestle.

“Apalagi kalau didukung oleh Pemkot Batu. Dusun Brau bisa dikenal sebagai produsen susu unggulan,” tambahnya.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Tolak Omnibus Law, IMM Salati Balai Kota

Diterbitkan

||

Suasana aksi damai mahasiswa IMM Malang Raya di Kota Batu (Foto : Arul)

KABARMALANG.COM – Aksi penolakan Omnibus Law akhirnya merambah Kota Batu. Ini ditandai aksi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Malang Raya.

Jumat (23/10), mereka berdemonstrasi di depan DPRD Kota Batu. Siang hari, mereka bergeser ke Balai Kota Among Tani.

Di situ, mereka salat jumat di jalan. Tepat di depan Balaikota Among Tani.

Agus Muin, koordinator aksi menegaskan salat ini memiliki makna khusus. Salat di depan block office Kota Batu adalah sindiran.

Karena, demonstran menilai negara mati moralitasnya.

“Tak hanya di Kota Batu. Nantinya kami menggelar aksi damai di Kabupaten Malang juga,” terangnya kepada awak media.

Demonstrasi IMM depan Balai Kota Among Tani.

“Kami berterima kasih karena diberikan kesempatan melakukan aksi damai. Akan kami lanjutkan terus,” tegasnya.

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung menerangkan aksi berjalan damai. Tidak ada tindakan anarkis dan perusakan.

Dia bersyukur kondusivitas Kota Wisata Batu tetap aman.

“Tadi sebagai antisipasi, kami menurunkan sekitar 400 personel gabungan. Ditambah pemasangan kawat berduri di sekitaran Balaikota Among Tani,” imbuhnya.

Dia juga mengapresiasi mahasiswa. Karena, mampu berdemonstrasi dengan damai.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Jalan Tembus Paralayang Brau Digarap

Diterbitkan

||

Jalan Tembus Paralayang Brau Digarap
Pembangunan jalan tembus Paralayang-Brau (Foto : Arul)

KABARMALANG.COM – Jalan tembus Paralayang Brau akhirnya digarap. DPUPR Kota Batu-lah yang mengaspal jalur itu.

Pengerjaan sudah dimulai 2 hari lalu. Ini kabar baik bagi warga Batu dan wisatawan.

Jalan tembus digarap untuk memudahkan wisatawan ke Paralayang.

Proyek ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 200 Juta. Akhir bulan Oktober, jalan ini diharap selesai digarap.

“Semoga tidak ada kendala apapun dan bisa selesai pada bulan ini,” ungkap Kepala Dinas PUPR Kota Batu Alfi Nur Hidayat ketika dikonfirmasi, Jumat siang (23/10).

Baca juga : Sempat Terhenti, Pembangunan Jalan Tembus Paralayang Dilanjutkan

Dana jalan tembus ini diambilkan dari Perubahan Anggaran Keuangan. Anggaran PUPR yang direfokus ke Covid-19, sudah dikembalikan.

Tujuan pembangunan jalan Paralayang Brau ini adalah memecah kemacetan. Terutama, saat Kota Batu memasuki high season.

Perekonomian di jalan alternatif Paralayang Brau juga diharap terangkat.

“Jalan Paralayang diharap mempercepat akses wisatawan dan masyarakat. Jalan itu memiliki panjang sekitar dua kilometer. Ini digarap secara bertahap,” beber Ketua AVGI (Asosiasi Virtual Game Indonesia) Kota Batu.

Jalan yang digarap juga membuka akses ke desa wisata. Yakni, kampung susu Dusun Brau.

Sebagian jalan tembus sudah tergarap. (Foto : Arul)

“Kami berkomitmen memastikan keamanan kenyamanan pengguna jalan Kota Batu. Baik masyarakat sekitar, maupun wisatawan yang ke Kota Batu,” imbuhnya.

Akses jalan ini akan meringankan pelaku UMKM Kampung Susu. Utamanya, saat memasarkan produknya ke Kecamatan Batu. Dusun Brau terletak di Desa Giripurno Kecamatan Bumiaji.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com