Connect with us

Kabar Batu

Kasus Covid-19 Al Izzah, Masyarakat Sumberejo Butuh Keterbukaan Informasi

Diterbitkan

||

Ponpes Al Izzah Kota Batu

 

KABARMALANG.COM – Merebaknya isu tentang ratusan santri ponpes Al Izzah Internasional Boarding School membuat keresahan tersendiri bagi warga Desa Sumberejo.

Menurut Kepala Desa Sumberejo, Riyanto mengungkapkan bahwa keresahan tersebut sebetulnya hal yang sangat manusiawi karena kurangnya informasi dari pihak Dinkes Kota Batu maupun dari pihak ponpes.

“Masyarakat memang membutuhkan keterbukaan informasi, tujuannya untuk berjaga-jaga dan mawas diri,” terangnya kepada Kabarmalang.com pada Jumat siang (25/09/2020).

Riyanto juga menerangkan bahwa tidak ada maksud untuk mengasingkan atau apapun namun lebih menuju tindakan preventif yang harus dilakukan oleh warga sekitar.

Lebih jauh, Riyanto menjelaskan pihak pemerintah desa hanya mendapatkan informasi adanya 31 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Al Izzah. Informasi tersebut diakui hanya sebatas itu karena banyak munculnya pemberitaan dari beberapa media.

Tak sampai disitu saja, kepala desa tersebut juga mengakui sebelum terjadinya kasus positif Covid-19 di ponpes, terdapat 38 pekerja dari Jawa Tengah datang ke Al Izzah.

Mereka adalah para pekerja yang mengerjakan pembangunan di pondok pria. 38 orang ini laki-laki semua dan sempat menginap di Balaidesa semalam. Namun Riyanto tidak dapat memastikan apakah ada kaitannya atau tidak antara kasus Covid-19 dengan para pekerja.

“Rencananya akan kami lakukan tes cepat. Belum tahu jumlahnya karena sampai saat ini tengah kami hitung,” tukasnya. (arl/fir)

 

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

10 Proyek Prioritas Dilanjut 2021

Diterbitkan

||

ASN Pemkot Batu di Balai Kota Among Tani. (Foto : Arul)

 

KABARMALANG.COMPemkot Batu harus melakukan realokasi anggaran 2021. Karena, ada 10 program prioritas yang perlu dibangun.

Realokasi dipilih Pemkot Batu karena adanya batas penggunaan APBD. Target penyerapan hanya sampai 23 Desember saja.

“Jelas tidak maksimal. Tidak mungkin juga kalau dipaksakan,” tegas Kepala Bapedda Kota Batu Susetya Herawan, Jumat (30/10).

Karena itu, dia menegaskan 10 program prioritas digeber 2021.

Sepuluh proyek prioritas itu antara lain, revitalisasi pasar tradisional. Lalu, revitalisasi GOR Ganesha.

Pengembangan jalan dan penataan Paralayang berskala internasional. Pembangunan SDN Sumberbrantas.

Pembangunan SMPN 7 di Kecamatan Junrejo.

Pembangunan Puskesmas Kecamatan Bumiaji dan Unit Transfusi Darah.

Pembangunan perpustakaan umum. Rehab gedung kesenian. Serta, pembangunan gudang cold storage.

“Semoga tidak tertunda lagi. Semua program tersebut dibutuhkan dalam pelayanan masyarakat Kota Batu,” imbuhnya.

OPD Pemkot Batu pun punya kepentingan dengan 10 program prioritas. Karena, program tersebut bisa menaikkan angka serapan anggaran.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Polisi Amankan Long Weekend Kota Batu

Diterbitkan

||

Anggota Polres Batu saat menegur pengendara roda dua. (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COM – Intensitas mobilisasi wisatawan Kota Batu meningkat sejak Rabu kemarin (28/9). Polres Kota Batu pun menurunkan 120 personelnya.

Ini untuk mengamankan lajur jalan raya Kota Apel tersebut.

“Kami akan ketat mengawasi protap kesehatan (prokes) di jalan,” ungkap Kasatlantas Polres Batu AKP Mala Darius, Kamis siang (29/10).

Dua hari terakhir, belum ada pelanggaran prokes di jalan. Menurut Mala, ledakan wisatawan tak bisa dibendung.

Namun, Polres Batu mengantisipasinya dengan penegakan aturan. Larangan saat berkendara juga disampaikan.

Misalnya, berkemudi sambil main handphone. Lalu pengemudi di bawah umur. Setelah itu, berboncengan lebih dari satu orang.

Pengguna helm non SNI dan ugal-ugalan bakal ditindak. Mala membeberkan, Polres Batu membentuk tiga pos utama.

Supaya, long weekend Batu aman terkendali. Misalnya, pos pelayanan didirikan di Jatim Park dan Museum Angkut.

Pos pantau blank spot rawan kecelakaan juga disiapkan. Lokasinya di Pujon dan Ngantang.

“Terakhir pos pengamanan di pertigaan Pendem,” tandasnya. (arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Terinspirasi Yogyakarta, Serap Ide Edukasi Kaus Wisata

Diterbitkan

||

Kabag Humas Pemkot Batu Santi Restuningsasi saat mempelajari wisata edukasi pembuatan kaos (Foto : Arul)

KABARMALANG.COM Pemkot Batu terinspirasi wisata edukasi pembuatan kaos Yogyakarta. Ini bisa menjadi ide baru destinasi di Batu.

“Kalau edukasi pembuatan kaus memang belum ada. Rata-rata wisatawan hanya membeli saja,” terang Bambang Irawan, pelaku usaha kaus Kota Batu kepada Kabarmalang.com, Rabu petang (28/10).

Kaus wisata Kota Batu belum menjadi andalan produk wisata. Ini jika dibandingkan dengan buah apel dan produk turunannya.

Santi Restuningsasi Kabag Humas Pemkot Batu tertarik konsep ini. Edukasi pembuatan kaus di pusat oleh-oleh bisa mendorong penjualan.

Ini karena wisatawan secara langsung bisa mengetahui bahan kaus. Serta, melihat cara pembuatan kaus sebelum membeli.

“Jadi bisa membeli sesuai dengan kebutuhan. Memilih bahan dan menyesuaikan budget yang dimiliki,” jelasnya. Inspirasi ini akan dibawa ke Kota Batu.

Serta, menjadi masukan untuk pengembangan destinasi wisata edukasi kaus.

Hal senada diungkapkan Rahman Surahman pengelola Omah Oblong Sleman, Yogyakarta. Dia mengakui bahwa edukasi pembuatan kaos cukup mendongkrak penjualan.

“Wisatawan tidak merasa tertipu. Biasanya harga Rp 50 ribu dapat bahan polyester. Yang harusnya harga Rp 30 ribu. Di sini mereka bisa mendapatkan kaus katun. Yang halus dan sejuk,” tandasnya. (arl/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com