Connect with us

Serba Serbi

Masyarakat Banjararum Keluhkan Perpustakaan Desa Tidak Berfungsi

Diterbitkan

||

Gedung Sasana Wijaya Perpustakaan, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Sejumlah masyarakat Desa Banjararum, Kecamatan Singosari menyayangkan terhadap adanya perpustakaan setempat yang tidak difungsikan sebagaimana mestinya. Padahal, sebelumnya rencana pembangunan gedung Sasana Wijaya, Jalan Mujamil Desa Banjararum, Kecamatan Singosari itu untuk perpustakaan desa.

“Tapi sampai sekarang tidak ada bukunya, justru kerap disewakan untuk acara perkawinan. Padahal, namanya Sasana Wijaya Perpustakaan,” terang salah satu warga setempat, Yayuk saat ditemui di kawasan Gedung Sasana Wijaya Perpustakaan, Sabtu (19/09/2020).

Diketahui, pengelolaan gedung dibawah tanggung jawab Desa Banjararum. Sebab, pembangunan gedung itu dialokasikan dari dana desa selama rentang waktu tahun 2016 sampai tahun 2017, sebesar Rp 95.522.000,- dan Rp 97.887.000,- di tahun 2017.

“Pembangunan perpustakaan itu pun sebelumnya juga sudah melalui musyawarah perencanaan pembangunan desa alias Musrenbangdes,” ujar salah satu warga lain, Imam.

Gedung Sasana Wijaya sendiri terdiri dari dua lantai. Lantai bawah difungsikan sebagai tempat olahraga dan kegiatan lainnya. Dan perpustakaan yang tidak difungsikan ada di lantai atas.

Di ruang yang disebut perpustakaan, tidak ada satupun buku. Yang ada hanya rak-rak kosong berdebu. (haq/fir)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

Patirtaan Kaygun Dibuka Dua Hari Lagi

Diterbitkan

||

Patirtaan Kaygun di Desa Tlekung.

KABARMALANG.COM – Desa Tlekung diresmikan menjadi salah satu desa wisata. Patirtaan Kaygun akan menjadi destinasinya.

Wisata air ini akan dibuka pada Jumat depan. Patirtaan Kaygun ini disinyalir  menambah Pendapatan Asli Desa.

Karena, wisata ini diklaim sangat ramah dengan kantong. Petirtaan Kaygun dibuka setiap weekend saja.

“Yakni Jumat sampai Minggu. Jumat depan ini pembukaan pertama,” terang Kades Tlekung Mardi, Selasa siang (20/10).

Dia menegaskan, tiket masuk kolam renang Patirtaan Kaygun sangat terjangkau. Wisatawan hanya diwajibkan membayar Rp 5000 saja. Itu sudah bisa renang sepuasnya.

Walaupun begitu, destinasi wisata baru masih belum finish. Pasalnya, areal dalam sedang dipersiapkan stan penjualan makanan minuman.

Stan ini akan langsung dikelola oleh Bumdes. “Harganya juga tidak akan mahal. Yakni antara Rp 3000 sampai Rp 20 ribu saja,” imbuhnya.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menargetkan peningkatan wisatawan.

Desa wisata ini diharap menambah pilihan wisatawan.

“Kan bagus kalau mau kemanapun ada tempat wisata. Apalagi pasca PSBB akses mobilitas cukup terbuka. Dengan syarat menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.

Ia juga berharap Patirtaan Kaygun menggeliatkan wisata Kota Batu.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Perkuat Wisata, Damri Buka Jalur Batu-Bromo

Diterbitkan

||

Starting akses Damri jalur Batu-Bromo. (Foto : istimewa)

KABARMALANG.COM – Damri menjawab sulitnya akses wisata jalur baru. Damri membuka jalur wisata Batu menuju Bromo maupun sebaliknya.

Sejak Sabtu (17/10), jalur Batu-Bromo gratis selama 1 minggu.

“Kami menjawab keluhan masyarakat Pasuruan yang ingin menikmati KWB. Namun kesulitan mobilitas. Ini menjadi upaya dalam memperkuat sektor pariwisata,” terang General Manager Damri Malang Zuryani.

Dia mengungkapkan sudah ada program paska promo gratis berakhir.

Damri akan mematok harga Rp 40 ribu untuk satu kali jalan. Baik dari Batu ke Bromo maupun sebaliknya.

Jadwal Damri pagi hari, pukul 07.00 dan 08.00. Sedangkan, jadwal sore pukul 16.00 dan 17.00.

“Ini untuk jaga-jaga. Kalau ada yang tidak ingin menginap,” imbuhnya.

Kadisparta Kota Batu Arief As-Shiddiq mengakui jalur ini berpotensi.

Jalur Damri bisa menambahkan kunjungan wisatawan. Serta, menambah sektor ekonomi antar daerah.

“Sementara ini informasinya ada dua moda yang beroperasi. Mungkin kalau overload maka bisa ditambah,” tandasnya. (arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Wisata

Lembah Indah Usung Edu Resort

Diterbitkan

||

Lembah Indah Ngajum Kabupaten Malang. (Foto: Imron Haqiqi)

KABARMALANG.COMWisata Lembah Indah, Desa Balesari, Ngajum, berkonsep edu resort. Konsep ini sedang hits di kalangan millenial.

Edu resort adalah penginapan berbasis edukasi tentang alam.

“Edukasi yang kita sediakan seputar edukasi peternakan dan tumbuh-tumbuhan,” kata Yahya Suharya, Owner Lembah Indah kepada Kabarmalang.com.

Sejak awal, Lembah Indah ditarget menjadi destinasi wisata edukasi. Meskipun, ada resort di dalamnya.

“Iya, sejak awal memang untuk wisata. Sekarang saja pembangunannya belum selesai dan berjalan terus,” tuturnya.

Lembah Indah adalah usaha milik satu keluarga. Yakni keluarga Yahya Suharya.

Setiap item di Lembah Indah, adalah investasi keluarga. Misalnya, resort penginapan, villa, dan peternakan.

“Itu pemiliknya masing-masing dari anggota keluarga kami,” tuturnya.

Baca juga : Lembah Indah Bergeliat di Tengah Pandemi

Wisata ini didirikan sejak 2017. Lembah Indah dikelola oleh keponakan Yahya.

Yakni, Yoyon Suryono selaku General Manager Lembah Indah Malang. Wisata ini ada di bawah naungan PT Prima.

“Sistem permodalan yang kami bangun adalah patungan antara keluarga. Siapa yang punya uang ya kita investasikan. Itu untuk pengembangan Lembah Indah,” tuturnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com