Connect with us

Pemerintahan

Kasus Siswi Korban Asusila Ojol di Blimbing, Dinsos Kota Malang Terjunkan Tim Pulihkan Trauma Korban

Published

on

IMG 20251125 195532
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang bergerak cepat menerjunkan tim psikolog guna memberikan trauma healing (istimewa)

KABARMALANG.COM – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang bergerak cepat menerjunkan tim psikolog guna memberikan trauma healing dan pendampingan psikologis intensif bagi MCR (14), seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) asal Kecamatan Blimbing yang menjadi korban persetubuhan oleh oknum ojek online (ojol) berinisial WHS (39).

Langkah pemulihan mental dan penjangkauan medis secara psikiatri ini secara resmi berjalan kolaboratif bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Malang Kota sejak akhir pekan kemarin, Sabtu, 23 Mei 2026, pasca-kasus manipulasi emosional tersebut dilaporkan oleh pihak keluarga.

Intervensi psikologis ini sengaja dilakukan secara mendalam oleh pemerintah daerah guna memitigasi trauma pascakejadian.

Serta membantu merampungkan kelengkapan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) penyidik kepolisian, di tengah upaya hukum penahanan tersangka yang kini sudah masuk ke dalam proses penyidikan ketat aparat penegak hukum.

Fakta Hukum dan Modus Operandi Manipulasi Pelaku

​Berdasarkan hasil asesmen dan koordinasi berkala antara pihak dinas sosial bersama tim penyidik Satreskrim Polresta Malang Kota, berikut fakta-fakta yang berhasil dihimpun:

​Modus Manipulatif Emosional: Hasil pendampingan sementara menunjukkan bahwa korban yang masih di bawah umur diduga kuat menjadi sasaran bujuk rayu dan manipulasi psikologis oleh tersangka dewasa (WHS) hingga bersedia mendatangi kediaman pelaku.

​Kecurigaan Pihak Sekolah: Kasus asusila ini pertama kali terendus setelah guru di sekolah korban mencurigai gerak-gerik pelaku yang kerap menjemput dan menunjukkan kedekatan emosional di luar batas wajar kepada korban di area sekolah.

​Penyusunan Hasil Pemeriksaan BAP: Secara fisik korban terpantau stabil, namun Dinsos Kota Malang menegaskan hasil tes psikologi tertulis dari psikolog independen akan segera diserahkan ke Unit PPA untuk memperkuat alat bukti hukum di pengadilan.

Edukasi Dinsos: Kenali Ciri Perubahan Perilaku dan Trauma pada Anak

​Berkaca dari kasus ini, Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang mengimbau para orang tua di Malang Raya untuk memperketat pengawasan digital maupun lingkungan pergaulan anak melalui indikator deteksi dini berikut:

Gejala Perubahan Perilaku Anak

Tindakan Antisipasi Orang Tua

Fungsi Layanan Pengaduan

Perubahan Drastis: Anak mendadak menjadi pendiam, murung, atau sering mengurung diri di kamar.

Pendekatan Persuasif: Ajak anak berkomunikasi secara santai tanpa menghakimi agar anak merasa aman untuk terbuka.

Membangun ruang aman internal keluarga (first safety net).

Sikap Menarik Diri: Menghindari interaksi sosial dengan teman sebaya atau keluarga inti tanpa alasan jelas.

Konfirmasi Pihak Sekolah: Lakukan kroscek berkala kepada guru kelas mengenai lingkaran pertemanan anak.

Mendeteksi potensi ancaman eksternal (perundungan/manipulasi).

Layanan Darurat: Apabila masyarakat Malang Raya mengetahui atau mencurigai adanya tindakan kekerasan dan eksploitasi terhadap perempuan dan anak di lingkungannya, segera hubungi Hotline Pengaduan Unit PPA Polresta Malang Kota atau datangi Kantor Dinsos Kota Malang untuk mendapatkan penanganan hukum dan psikologis gratis terlindungi. (adv)

Advertisement

Terpopuler