Connect with us

Serba Serbi

Puspaga Salah Satu Fokus Kerja Dinsos-P3AP2KB Kota Malang

Diterbitkan

,

IMG 20250129 235918
Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Donny Sandito (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) merupakan salah satu fokus kerja dari Dinsos-P3AP2KB Kota Malang.

Hal tersebut di sampaikan oleh Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Donny Sandito beberapa hari yang lalu.

Dinsos-P3AP2KB Kota Malang telah memiliki program yang bernama Puspaga dalam mengatasi permasalahan keluarga.

Keberadaan Puspaga sendiri itu sebenarnya sudah ada di beberapa kelurahan di Kota Malang.

“Puspaga itu sebenarnya sudah terbentuk. Tetapi kalau untuk aktif memang bisa dikatakan belum maksimal,”

“Oleh karena itu nanti kita akan mensosialisasikan terkait Puspaga,” ujar Donny.

Puspaga tersebut sudah terbentuk di beberapa kelurahan.

Berdasarkan catatan dari Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, dari 57 kelurahan yang ada, masih 10 kelurahan yang memiliki Puspaga.

“Jadi Puspaga ini sudah ada di kelurahan, tetapi masih belum merata, belum di semua kelurahan,”

“Dari 57 kelurahan di Kota Malang, masih 10 kelurahan yang sudah memiliki Puspaga,” terang Donny.

Terbentuknya Puspaga, kata Donny, di masing-masing kelurahan merupakan salah satu fokus kerja dari Dinsos-P3AP2KB Kota Malang.

Yang nantinya dapat mengatasi permasalahan keluarga di tengah-tengah masyarakat.

Dinsos-P3AP2KB Kota Malang juga akan menggencarkan sosialisasi terkait pentingnya Puspaga di setiap kelurahan.

Terlebih lagi, Program Puspaga sendiri merupakan salah satu program prioritas dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa dalam program Puspaga itu di sediakan layanan untuk mengatasi berbagai permasalahan keluarga.

Di antaranya kekerasan dalam rumah tangga atau kdrt, stunting, kesehatan ibu, kesehatan anak, hingga tindakan bullying.

“Itu akan tertangani lebih optimal melalui Puspaga ini,” kata Donny.

Dinsos-P3AP2KB Kota Malang juga akan menyiapkan pihak-pihak yang memiliki komitmen untuk menangani permasalahan tersebut.

“Karena lembaga ini harus berisi tokoh-tokoh masyarakat yang ada di kelurahan itu,”

“Dan berkomitmen mau membantu menyelesaikan ataupun mencegah persoalan keluarga,” kata Donny. (tik/fir)

 

Iklan

Terpopuler