Peristiwa
Pembunuhan Di Gedangan Malang, Polisi Beberkan Hasil Penyelidikan

KABARMALANG.COM – Satreskrim Polres Malang membeberkan hasil penyelidikan awal kasus dugaan pembunuhan di Gedangan, Kabupaten Malang.
Kapolres Malang, AKBP R Bagoes Wibisono melalui Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny Christian Bara’langi mengabarkan, kasus ini memang mengarah pada dugaan pembunuhan.
Sebab, Tumirah, 51, warga Dusun Sumber Winong, Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, tewas secara tidak wajar.
“Wanita inisial T, korban, kami duga kuat menjadi korban pembunuhan. Identitas pelaku sudah kita kantongi,” ujar Donni kepada wartawan di Polres Malang, Selasa malam (16/11).
Kabar Terkait : Suami Bunuh Istri Di Malang, Pelaku Kabur, Tertangkap Di Srengat Blitar.
Donni pun menceritakan awal mula penyelidikan kasus dugaan pembunuhan ini.
Mulanya, Polres Malang bersama Polsek Gedangan menerima laporan dari perangkat desa.
Ada seorang anak melaporkan temuan seseorang yang meninggal dunia di gubuk bercocok tanam di tengah hutan.
“Dari hasil laporan tersebut, tim identifikasi segera olah TKP dan cek saksi-saksi,” kata Donni.
Dari hasil penyelidikan dan olah TKP, korban sudah mempunyai suami dan anak.
“Kami cek, sekujur tubuh ada luka bacok. Mulai dari pinggul, pundak, leher, lengan, tangan dan beberapa bagian wajah dan dagu korban,” papar Donni.
Kemudian, polisi juga menduga kuat, sebilah celurit dan tabung gas LPG di lokasi tersebut, adalah senjata yang menghabisi nyawa korban.
Kabar Terkait : Pembunuhan Di Gedangan Malang, Diduga Suami Habisi Istri.
“Kami temukan fakta lain, ada sebilah celurit 12 sentimeter dan tabung gas LPG. Dua-duanya ada bercak darah,” kata Donni.
Pasalnya, selain luka tusuk, informasi yang ada menyebut bagian kepala korban juga pecah akibat hantaman benda tumpul.
Kasatreskrim pun menyebut, ada barang bukti tambahan lainnya. Seperti pakaian korban, sepucuk senapan angin serta tas tanpa identitas.
“Setelah olah TKP, kami lakukan penanganan medis dan melarikan korban ke RSSA Malang. Kami lakukan visum dan otopsi,” ujarnya.

AKP Donny Christian Bara’langi, Kasatreskrim Polres Malang. (foto : ist)
Donni mengatakan, polisi masih mencari penyebab utama kematian korban.
“Kami juga perlu menghitung estimasi kematian korban sebelum anaknya menemukan korban di TKP,” jelas Donni.
Polisi telah memeriksa tiga orang saksi untuk kelengkapan penyelidikan.
Tetapi, Donni sendiri belum menyebut, siapa pelaku pembunuhan terhadap wanita di Gedangan Malang itu.
Hanya saja, dari kronologi penemuan awal korban, satu-satunya sosok yang hilang dari TKP, adalah suami korban.(carep-04/yds)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























