Peristiwa
TNI Gadungan Di Kota Batu Babak Belur, Minta Uang Untuk HUT TNI

KABARMALANG.COM – Seorang TNI gadungan di Kota Batu babak belur. Pria bernama Suharto, warga Kota Malang itu menyamar sebagai tentara berpangkat mayor.
Tidak hanya sampai di situ, dia juga meminta-minta uang dengan dalih untuk peringatan HUT TNI AD. Begitu aksinya terbongkar, warga yang marah menghajarnya sampai bonyok.
Danramil 0818/02 Kota Batu, Kapten Arm Abdul Kodir mengabarkan, warga di Songgoriti, Songgokerto Kota Batu-lah yang memergoki aksi TNI gadungan tersebut.
“Warga curiga karena gerak-geriknya. Dia meminta-minta uang, dan lokasinya di sebuah villa di kawasan Songgokerto Kota Batu,” ujar Kodir, Kamis (30/9).
Kabar Lainnya : Ngaku Intelkam Polda, Dua Polisi Gadungan Dibekuk.
Mantan Danramil Singosari itu pun menerangkan, warga yang curiga, langsung melapor ke Babinsa setempat.
“Babinsa datang dan melakukan pemeriksaan. Tetapi, pria ini tidak bisa menunjukkan KTA, hanya bisa menunjukkan KTP,” ujar Kodir.
Warga sekitar yang sudah curiga, akhirnya emosi dan muntap. Tentu saja, alih-alih memberi uang, warga yang marah langsung memberi TNI gadungan itu bogem mentah.
Wajahnya pun jadi sasaran utama. Beruntung di sana sudah ada Babinsa yang mengamankan pelaku tersebut.
Babinsa langsung membawa pelaku ke Koramil 0818/02 Kota Batu untuk interogasi awal.
Hasilnya, anggota TNI mendapatkan keterangan bahwa Suharto memang menyamar sebagai tentara untuk meminta uang kepada warga.
Dia meminta uang ke pengelola villa dan hotel. Alasannya, uang tersebut untuk menyumbang perayaan HUT TNI AD.
“TNI AD tidak pernah meminta-minta sumbangan untuk perayaan apapun,” tegas Kodir.
Kemudian, Kodir juga memaparkan soal keganjilan dari pelaku penipuan ini. Walau mengaku Mayor TNI AD, dalam foto identitas palsunya, Suharto memakai seragam TNI AU pangkat Letnan Dua.
Kemudian, dia memakai badge Proovost di lengan kiri. Name tag bertuliskan S Prasetiawan.
Dari hasil penggeledahan, anggota TNI menyita uang sebesar Rp 435 ribu. Tetapi, petugas belum mengetahui apakah ini uang hasil menipu atau uang sendiri.
Petugas juga menyita sejumlah dokumen, sepeda motor serta plat motor modifikasi yang seakan menjadi plat kendaraan dinas TNI.

Barang bukti sitaan dari TNI gadungan yang diamankan di Kota Batu. (foto : ist)
Koramil Batu langsung menyerahkan TNI gadungan ini kepada Polres Batu. Suharto kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.
“Memang benar kami ada pelimpahan. Sekarang, kami masih dalami. Yang bersangkutan warga Kota Malang dan kerja sebagai sekuriti,” ujar Kasat Reskrim Polres Batu, Iptu Yussi Purwanto.(carep-04/yds)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























