Serba Serbi
Facebook Luncurkan Pusat Informasi Ilmu Iklim

KABARMALANG.COM – Facebook berkomitmen meningkatkan kesadaran komunitas mengatasi dampak perubahan iklim dan cuaca ekstrem dengan luncurkan Pusat Informasi Ilmu Iklim.
Sarana ini memberikan akses yang lebih mudah terhadap ilmu pengetahuan dan informasi tepercaya tentang perubahan iklim.
Karena, perubahan iklim dan cuaca ekstrem sebagai akibat dari tingginya aktivitas industri kini
makin terasa di lingkungan sekitar.
Sehingga, Facebook memperkenalkan Pusat Informasi Ilmu Iklim. Yaitu, sebuah sarana di platform Facebook yang menghubungkan komunitas dengan sumber daya faktual dan terpercaya.
Ada lebih dari 200 organisasi dunia dan para ahli di bidang perubahan iklim yang terintegrasi dalam Pusat Informasi Ilmu Iklim.
Sarana ini sekaligus memberikan orang-orang inspirasi tentang langkah-langkah yang dapat mereka lakukan dalam rutinitas sehari-hari untuk mengatasi persoalan lingkungan.
“Melalui Pusat Informasi Ilmu Iklim, kami berkomitmen untuk menghubungkan orang dengan informasi yang faktual dari berbagai organisasi dan ahli,” ujar Ruben Hattari, Kepala Kebijakan Publik untuk Facebook di Indonesia, Senin (28/6).
Misalnya Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) beserta jaringan globalnya. Yaitu UN Environment Programme (UNEP).
Kabar Lainnya : TikTok Kampanyekan Kesehatan Mental.
Kemudian, The National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), World Meteorological Organization (WMO), dan The Met Office.
Melalui Pusat Informasi Ilmu Iklim ini, Facebook bisa luncurkan informasi terbaru mengenai perubahan iklim. Berikut fakta-fakta seputar dampaknya terhadap ekosistem bumi dan alam.
Juga informasi mengenai perubahan suhu rata-rata bumi per tahun. Facebook juga ingin memberikan inspirasi kepada komunitas untuk ikut berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas polusi.
Facebook tidak hanya memberikan edukasi kepada publik tentang perubahan iklim. Sejak tahun 2020 lalu, Facebook mencanangkan komitmen untuk mencapai net zero carbon emission atau emisi nol karbon.
Serta, komitmen 100 persen pemanfaatan energi terbarukan di seluruh ekosistem operasional secara global pada tahun 2030.
Dalam satu dekade mendatang, visi terhadap pengurangan jejak karbon ini akan tercapai melalui pembuatan desain yang efisien.
“Juga kerjasama dengan para supplier yang memiliki visi sama. Serta penerapan teknologi yang dapat menghilangkan polusi karbon,” jelas Ruben.
Kabar Lainnya : RW 07 Tlogomas Raih Kampung Proklim Tingkat Nasional.
Upaya untuk mengatasi tantangan perubahan iklim juga terlaksana melalui kemitraan dengan lebih
dari 70 tim pemeriksa fakta pihak ketiga secara global.
Ini demi mengurangi penyebaran misinformasi dan berita palsu seputar klaim terkait perubahan iklim.
Seluruh klaim yang telah mendapat pemeriksaan dan bantahan oleh tim pemeriksa fakta, akan mendapat pengurangan distribusi di Kabar Beranda.
Postingan ini juga akan mendapat label khusus pada Facebook dan Instagram. Sehingga orang-orang dapat memahami konten tersebut adalah tidak tepat.
Secara khusus di Indonesia, Facebook berfokus mengajak publik untuk berpartisipasi aktif dalam
memilah dan mengolah sampah.
Supaya, sampah dapat terurai kembali ke alam dan bahkan menjadi barang yang bernilai ekonomis.
Melalui Halaman Facebook Indonesia, Facebook mengajak orang-orang untuk menyimak bincang #PeduliLingkungan.
Kabar Lainnya : Akun Facebook Wali Kota Batu Kena Retas, Pelaku Minta Dana Bansos.
Yaitu bincang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Bank Sampah Bintang Sejahtera dari Mataram, NTB, yang membahas persoalan sampah dan pengelolaannya di Indonesia.
Perubahan iklim akan dapat tertangani jika komunitas global saling bekerja sama.
“Kami mengambil langkah-langkah penting untuk mengurangi emisi dan memberdayakan komunitas kami dengan
informasi yang berlandaskan pada ilmu pengetahuan,” ringkasnya.
Sehingga mereka memiliki sarana dan dapat mengambil keputusan yang tepat, serta mampu menciptakan dampak yang positif di komunitasnya.
Peluncuran Pusat Informasi Ilmu Iklim dan bincang #PeduliLingkungan merupakan bagian dari kampanye #Indonesiaku.
Yaitu sebuah kampanye publik yang akan mengangkat berbagai kisah dan inspirasi dari komunitas dan pelaku usaha di Indonesia.
Kampanye yang berlangsung selama setahun penuh ini bertujuan untuk membangun semangat kebersamaan dan berbagi motivasi yang baik.
Serta menyebarkan dampak positif yang mereka luncurkan dengan memanfaatkan platform Facebook dan keluarga besar aplikasinya.(carep-04/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































