Connect with us

Serba Serbi

TikTok Kampanyekan Kesehatan Mental

Diterbitkan

||

TikTok Kampanyekan Kesehatan Mental
TikTok, aplikasi video pendek meluncurkan kampanye kesehatan mental. (Foto : Carep-04)

KABARMALANG.COM – TikTok, layanan video singkat, ikut mengkampanyekan kesehatan mental. Program #MoveforMentalHealth pun diluncurkan, hari ini (10/10).

Launching program dibarengkan dengan peringatan Hari Kesehatan Mental Dunia. Organisasi kesehatan dunia pun digandeng.

Misalnya, WHO, WFMH, dan UnitedGMH. Program ini ingin meningkatkan kesadaran global terhadap kesehatan mental. Terutama di tengah masa pandemi Covid-19.

Mobilisasi skala global dapat mendorong pemangku kebijakan menelurkan regulasi. Sehingga, pelayanan kesehatan mental yang baik tersedia secara global.

“Harapannya pelayanan kesehatan mental yang baik tersedia. Kapanpun dan di manapun kita butuhkan,” kata Director of the Mental Health and Substance Use Department WHO, Dévora Kestel, seperti dikutip dari Antara (9/10).

Awareness terhadap kesehatan mental masih rendah. Ini klaim United For Global Mental Health.

“Secara global sedikit sekali perhatian akan kesehatan mental. Padahal, data menunjukkan satu miliar orang mengalami gangguan mental.” kata CEO dan Pendiri United for Global Mental Health, Elisha London.

Kampanye global kesehatan mental lewat teknologi bisa menjadi alternatif. Terutama, mereka yang tidak memiliki akses dukungan kesehatan mental.

“Penting bagi kami meningkatkan kesadaran mengenai tantangan kesehatan mental. Serta, menyediakan platform pendukung keamanan dan kesehatan mental pengguna,” ujar TikTok Director of Trust and Safety, Asia Pacific, Arjun Narayan.

Dia mengajak pelaku dunia teknologi untuk terlibat kampanye ini. Yaitu, meningkatkan kesadaran tantangan kesehatan mental penggunanya.

Komunitas TikTok Indonesia Diajak Kampanye Kesehatan Mental

Program #MoveforMentalHealth digelar 7-10 Oktober ini. Komunitas TikTok dunia, termasuk Indonesia, diajak ikut serta.

Yakni, kegiatan gerak tubuh di Hari Kesehatan Mental Sedunia. Misalnya, berolahraga hingga menari.

Pesohor dan pemimpin dunia akan diajak TikTok Live Streaming. Mereka akan menyuarakan isu kesehatan mental ini.

Video pendek juga bakal diproduksi di TikTok. Isinya, kerja WHO dalam peningkatan kesehatan mental. Lalu, testimonial selebriti.

Sesi tanya jawab, serta penampilan bintang tamu. Termasuk, pernyataan komitmen dari kepala negara dan pemerintahan.

TikTok memiliki sejumlah fitur untuk mendukung kesehatan mental. Misalnya, fitur seperti Screen Time Management dan Restricted Mode.

Ada pula pengaturan Privasi dan Keamanan TikTok. Ini memungkinkan pengguna memutuskan siapa yang dapat mengikuti mereka.

Juga, mengirimkan mereka pesan atau reaksi. Serta mengatur akun mereka menjadi privat. Supaya, terhindar dari permintaan yang tidak diinginkan.

Kampanye WHO dan Tik Tok ini diharapkan memberi pencerahan. Dan, menggugah masyarakat akan kesadaran kesehatan mental.

Sekaligus mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir. Masyarakat tetap harus menerapkan protokol Covid.

Yakni menerapkan menerapkan 3M. Memakai masker bila ke luar rumah. Menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Mencuci tangan bila masuk ke dalam rumah.(carep-04/yds)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

Tabebuya, Wisata Swafoto di Desa Pendem

Diterbitkan

||

Suasana Desa Wisata Tabebuya ( Foto : Arul)

KABARMALANG.COM – Objek wisata swafoto Tabebuya Pendem butuh perhatian. Bunga tabebuya perlu banyak pengembangan.

Misalnya, bekerja sama dengan pelaku usaha. Agar objek wisata itu bisa terus berkembang pesat.

“Setidaknya ada jasa fotografi dan preweding agar bisa semakin berkembang,” terang Kades Pendem Tri Wahyono kepada Kabarmalang.com, Jumat pagi (30/10).

Dia menegaskan potensi objek swa foto ini sangat besar. Jika tidak dimanfaatkan potensinya, masyarakat dan Pemkot yang rugi.

Bantuan terakhir untuk Tabebuya adalah 2018 lalu. DLH mengucurkan anggaran sebesar Rp 2 miliar.

Anggaran itu untuk pengadaan 1.710 pohon tabebuya. Sedangkan di jalan Ksatrian, telah terpasang 500 pohon tabebuya.

“Puncak tumbuhnya pada musim kemarau hingga masa peralihan. Biasanya Oktober sampai November,” tambahnya.

“Wisatawan yang ingin ke tabebuya, biasanya datang sore hari,” katanya.

Pendik berharap tabebuya ini benar-benar menjadi ikon wisata. Seperti harapan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Serba Serbi

NU-Care Lowokwaru Khotmil Alquran, Peringati Maulid Nabi

Diterbitkan

||

Suasana khotmil alquran peringatan Maulid Nabi oleh NU Care-LAZISNU Lowokwaru. (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COM – NU-Care LazisNU Lowokwaru memperingati Maulid Nabi, Kamis (29/10). Peringatan digelar lewat khotmil alquran.

Jamaah saling bergantian melantunkan ayat alquran sebanyak 30 juz. Mereka melafalkannya sejak pukul 07.00 hingga 13.00.

Sore hari, jamaah membacakan Maulid Diba’.

“Jamaah yang datang ada 20 orang. Jadi tiap orang secara bergilir. Satu juz untuk satu orang. Dari jam 7 pagi sampai jam satu siang,” kata Erna Sholihah, Manajemen Administrasi NU Care Lowokwaru kepada Kabarmalang.com.

Agenda khotmil alquran ini dihadiri para pengurus NU. Mulai dari Ketawanggede, Lowokwaru, dan beberapa relawan NU Care.

Erna mengutarakan, tahlilan dihelat sebelum khotmil alquran

“Konsepnya pembacaan kirim-kirim doa. Terkhusus keluarga donatur NU Care di Lowokwaru. Serta, semua masyarakat NU di Kota Malang. Lebih khusus lagi Nabi Muhammad SAW,” terangnya.

Dia menuturkan, agenda ini adalah rangkaian peringatan Hari Santri. Peringatan ini sudah dimulai lewat apel 21 Oktober 2020.

Setelah ini, akan ada santunan di Tunjungsekar. Lalu, dilanjutkan lomba tartil alquran di bulan November.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Edukasi

Kampung Dolanan Panawidjen Melawan Candu Gawai

Diterbitkan

||

Anak-anak saat bermain di Kampung Ponowidjen. (Foto : Carep-05)

KABARMALANG.COM – Masyarakat Polowijen mencetuskan Kampung Dolanan dari keprihatinan. Anak-anak banyak kecanduan gawai.

Kampung ini dibuat untuk mengenalkan permainan tradisional kepada anak.

“Anak-anak jangan sampai lupa dengan permainan tradisional. Supaya, tidak semuanya lari ke gadget, game dan sebagainya,” ujar Ki Demang, Ketua Kampung Tematik se-Kota Malang, Kamis (29/10).

Saadah, pembina Kampung Dolanan mengamininya. Kampung tematik dicetuskan karena anak sekarang terlalu kecanduan gadget.

“Ini adalah bagian dari pengembangan pendidikan budi pekerti. Wajib dilestarikan,” ujarnya.

Meskipun gadget penting. Namun, menurutnya penggunaan gawai tidak boleh berlebihan.

Kampung Panawidjen terletak Polowijen. Tepatnya Jalan Polowijen II Gang Sumur Windu, Blimbing.

Kampung ini menerapkan protokol kesehatan. Saat dolanan, pawonan, serta njajan tradisional, pengunjung wajib bermasker.

Permainan tradisional di sana antara lain egrang batok. Lalu, sentrengan (lompat tali), serta lempar kaleng.

Permainan tradisional kampung tematik ini tidak sekadar memperkenalkan alatnya. Namun, menanamkan nilai serta karakter dari permainan itu sendiri.

Di situ, ada pembentukan karakter kepribadian. Termasuk peningkatan pola pikir dan sikap Semuanya ditanamkan melalui permainan tradisional.

Kampung ini juga membuka lapak makanan dan minuman tradisional. Pawonan diharap menginspirasi anak untuk belajar memasak.

Kampung Ponowidjen merupakan 15 rangkaian kampung tematik se-Kota Malang.(carep-05/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com