Connect with us

Serba Serbi

Minion Minitrek Dikonteskan, Pertama di Jatim

Diterbitkan

||

Minion Minitrek Dikonteskan, Pertama di Jatim
Sepeda-sepeda minion minitrek yang dikonteskan pada Malang Local Contest Minion Minitrek 2020. (foto : Fathi)

KABARMALANG.COM – Komunitas Minion Minitrek Malang mengadakan acara Malang Local Contest. Ini adalah ajang kreativitas dan keindahan sepeda mini.

Kontes sepeda minion ini merupakan yang pertama di Jatim. Kafe Keraton Samudro menjadi venue kontes, Minggu (11/10).

“Ini kontes pertama di Jawa Timur. Untuk pesertanya ada 71 peserta. Golongannya ada pemula, modern dan klasik,” ujar Ferdy Ade, Ketua Komunitas Minion Minitrek Malang kepada Kabarmalang.com.

Peserta kontes khusus untuk warga Malang Raya. Ada beberapa kriteria yang ditentukan untuk penilaian peserta. Misalnya, nilai keindahan, kreativitas dan kebersihan.

Para juri, berkeliling venue untuk melihat semua minion. Berbagai kreasi, ditampilkan peserta.

Baca juga : Kontes Mobil Hemat Energi, Kota Malang Pantas Sebagai Kota Kreatif.

Ada pesepeda yang memodifikasi minitrek-nya dengan motif macan. Ada pula yang mengusung tema hype beast.

Sebagian besar peserta, mengusung konsep elegan dalam modifnya.

Tak hanya kontes minitrek, acara diramaikan eksibisi. Termasuk, bazaar spare part dan hiburan dangdut.

Komunitas pecinta minion pun datang dari luar kota. Misalnya, komunitas dari Kota Blitar dan Kota Kediri. Mereka datang untuk menjalin silaturahmi.

Ferdy mengharap kontes ini membangkitkan semangat minioners Kota Malang. Serta, memperkenalkan Komunitas Minion Minitrek Malang kepada warga Malang.

“Selain itu tujuannya juga agar menambah solidaritas dan  persaudaraan. Biar semakin kenal dan dekat. Juga agar lebih kompak sesama penggemar minitrek,” terang Ferdy.

Setelah kontes ini, akan ada agenda Jambore Malang Selatan. Rencananya, jambore diadakan pada tanggal 8 November. Jambore dihelat sambil memperingati Hari Pahlawan.

“Insyallah tahun depan mau adakan kontes nasional. Di tempat yang lebih besar dari ini,” pungkasnya.

Baca juga : UMM Sabet Perunggu Kompetisi MIPA Kemendikbud.

Sementara itu, Rudianto, warga Blimbing, menjadi juara best tema. Dia adalah anggota komunitas Minion Minitrek Malang.

Sebelum kontes, dia sudah bikin sepeda minitrek bertema macan.

“Tapi, buatan saya lebih murah. Saya pakai barang second. Bongkar pasang untuk dijadikan sepeda. Ide tema macan juga ide saya sendiri,” tutur Rudianto yang juga penghobi seni itu.(fat/yds)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Waspada Kerumunan di Stasiun, Rapid Test H-1

Diterbitkan

||

Rapid test diimbau H-1 bagi calon penumpang kereta api. (Foto : istimewa)

KABARMALANG.COM – Booming vacation akhir pekan ini diprediksi cukup tinggi. PT KAI pun memastikan terjadi lonjakan jumlah pemesanan tiket.

Untuk itu, calon penumpang diimbau rapid test H-1. “Ini untuk mendukung kelancaran di stasiun,” kata Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto kepada Kabarmalang.com, Selasa pagi (27/10).

Kenaikan terpantau dari tiket jarak menengah dan jarak jauh. Agar tak terjadi penumpukan, rapid test diimbau H-1.

Suprapto tidak menyarankan penumpang datang tiga jam sebelum keberangkatan. Ini berpotensi mengganggu arus kelancaran penumpang.

Serta, memungkinkan risiko tertinggal kereta api. Karena, antrean rapid test cukup padat.

Untuk Malang, rapid test tersedia di Stasiun Kota Baru. Harganya Rp 85 ribu.

Jam pelayanan buka pukul 07.00 WIB. Tutupnya pukul 19.00 WIB.

Sebelum rapid test, penumpang harus menuju loket customer service. Di situ, customer service akan mengecek tiket.

Penumpang yang boleh rapid test adalah penumpang jarak menengah/jauh.

Setelah tiket dicek, calon penumpang menuju layanan rapid test.

“Sesuai protokol kesehatan, calon penumpang reaktif tak boleh berangkat. Bea tiket akan dikembalikan 100 persen. Serta kami sarankan melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut,” sambung Suprapto.

Selain itu, Daop 8 juga mempersiapkan tambahan KA. Jarak menengah/jauh, disiapkan 23 KA. Sementara, komuter lokal dipersiapkan 46 KA.

Lonjakan, diprediksi terjadi besok, 28 Oktober 2020. Tujuan KA adalah Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Banyuwangi. Sementara, arus balik terjadi 1 November 2020.(carep-04/yds)

Berikut daftar ketersediaan tiket, per Senin (26/10).

27 Okt 2020:

  • Kapasitas TD : 8.767
  • TD tersisa : 4.643

28 Okt 2020:

  • Kapasitas TD : 8.084
  • TD tersisa : 3.882

29 Okt 2020:

  • Kapasitas TD : 7.295
  • TD tersisa : 4.630

30 Okt 2020:

  • Kapasitas TD : 8.489
  • TD tersedia : 6.776

31 Okt 2020:

  • Kapasitas TD : 8.555
  • TD tersisa : 4.343

1 Nov 2020:

  • Kapasitas TD : 9.344
  • TD tersisa : 3.343

Total kondisi dari 27 Okt-1 Nov:

  • Kapasitas TD : 50.534
  • TD tersisa : 27.617
    (*TD = Tempat Duduk)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Genjot Wisatawan, Kota Batu Tambah Destinasi Desa

Diterbitkan

||

Sepinya Alun-Alun Kota Wisata Batu. Diharap kunjungan meningkat lewat desa destinasi. (Foto : Arul)

KABARMALANG.COMDisparta Kota Batu berencana melebarkan jumlah desa wisata. Ini karena one village one destination bisa mengangkat ekonomi.

“Kurang 3 lagi, yakni Sumberejo, Pesanggrahan, dan Pendem. November nanti kami genapkan menjadi 19 desa di Batu,” beber Kadisparta Kota Batu Arief Ash Siddiq, Selasa (27/10).

Dia merinci, desa terbaru dengan ikon wisata adalah Oro-oro Ombo. Yaitu, Patirtaan Kaygun yang baru diresmikan beberapa waktu lalu.

Sementara, Desa Beji mempersiapkan launching Desa Wisata Kampung Tempe.

Arief menyebut, pengembangan desa wisata perlu kolaborasi akademisi. Karena, SDM pariwisata dari masyarakat desa perlu dibina.

Sehingga, terbentuk insan pariwisata yang memberikan rasa nyaman wisatawan.

Penguatan sektor wisata dan SDM diklaim penting. Sebab, terlalu banyak warga Batu yang bergantung pada pariwisata.

“Ada 20 ribu warga menggantungkan hidupnya di sektor ini. Itu belum  menghitung pedagang makanan hingga layanan transportasi umum,” imbuhnya.

Ada juga warga yang tidak langsung terjun di pariwisata. Tapi, lesunya kunjungan wisatawan ikut berdampak pada sektor lainnya.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Wisata

Besok, Bioskop Kota Malang Buka

Diterbitkan

||

Sutiaji saat sidak di bioskop Malang (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COMBioskop Kota Malang sudah buka mulai besok. Setidaknya, hampir semua bioskop dinilai menerapkan protokol kesehatan.

Ini ditegaskan Sutiaji, Wali Kota Malang Dia sidak kesiapan protokol kesehatan bioskop di Matos, Senin (26/10).

“Khusus untuk bioskop insya Allah sudah sesuai protokol kesehatan. Hanya ada tambahan tambahan memang. Tolong masuknya bisa bergantian,” ujar Sutiaji.

Dia juga menyarankan agar tempat duduknya ganjil genap. Lalu, tempat duduknya 50 persen.

“Harus ada air purifier. Juga sinar UV untuk mensterilkan,” tutur Sutiaji.

Sutiaji mengatakan, mulai besok bioskop terverifikasi sudah bisa beroperasi.

Misalnya, Cinepolis Matos yang disidak Sutiaji. Lalu, Moviemax Dinoyo dan Sarinah.

Setelah itu, Aurora Dieng dan Araya. Bioskop-bioskop ini juga yang sudah diverifikasi.

Wali Kota Malang meninjau layanan cetak tiket online untuk menerapkan transaksi cashless

Sutiaji menegaskan agar seminim mungkin menggunakan uang tunai. Jika terpaksa, harus menggunakan nampan.

“Diusahakan kalau bisa semuanya cashless. Ketika terpaksa pakai cash, mengembalikannya harus pakai nampan,” tambah Sutiaji.(carep-05/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Debat Publik KPU Kabupaten Malang
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com