Connect with us

Peristiwa

Korban Penusukan Suami di Tlogomas Perawatan di IGD RSSA Malang

Diterbitkan

,

Korban Penusukan Suami di Tlogomas Perawatan di IGD RSSA Malang
Petugas medis saat merujuk TN ke RSSA Malang. TN adalah korban penusukan oleh suaminya di Kelurahan Tlogomas Kota Malang (Foto: istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Wanita berinisial TN, 43, yang menjadi korban penusukan suami, saat ini sedang menjalani perawatan di IGD RSSA Kota Malang, Kamis (3/6).

Kejadian penusukan itu terjadi di rumah pelaku di Jalan Tlogo Agung, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu (2/6) kemarin.

TN, korban penusukan adalah istri tua dari suami bernama Yudi itu. Ada dugaan bahwa penyebab penusukan itu berawal dari cek-cok antara keduanya soal perebutan anak.

Kejadian penusukan itu terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Petugas medis mendapat laporan sekitar pukul 14.30 WIB, kemudian mengevakuasi korban pukul 15.00 WIB.

Alfin selaku Tim Medis Emergency PSC 119 Kota Malang membenarkan. Awalnya petugas medis membawa korban ke RSI Unisma.

Namun pihak RSI Unisma mengarahkan untuk langsung merujuk korban ke IGD RSSA Kota Malang di hari yang sama.

“Dari TKP, kita evakuasi  ke RSI Unisma, kemudian lanjut kami rujuk ke RSSA. Karena di RSSA lebih lengkap peralatan medisnya dan tinggal melakukan tindakan medis,” ujar Alfin kepada wartawan, Kamis (3/6).

Alfin mengatakan saat proses evakuasi dan merujuk korban ke RSSA, pisau yang tertusuk di dada kiri korban masih tertancap.

“Darahnya banyak saat kita evakuasi, kita datang evakuasi untuk mempercepat penolongan korban,” terang Alfin.

“Kan kalau situasi kayak gitu, kita takuti darahnya banyak, bisa terjadi kematian, dan dampak sajam yang masuk di dalam dada korban juga,” sambungnya.

Alfin mengatakan update terbaru kondisi korban kemungkinan sudah sedikit membaik karena dalam penanganan RSSA. Korban pun tidak mengalami penurunan kesadaran.

“Korban masih di IGD RSSA sudah agak baikan, belum meninggal. Kalau meninggal pun kami dapat update dari pihak RSSA,” akhirnya.(fat/yds)

Iklan

Terpopuler