Hukrim
Kejari Kota Malang Mutasi Kasi Intel, Ini Harapan Untuk Pejabat Baru

KABARMALANG.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang melaksanakan mutasi kepada pejabatnya yang menduduki posisi Kasi Intelijen, Senin (31/5) sore.
Agenda serah terima jabatan terhelat di Kantor Kejari Kota Malang. Kepala Kejari Kota Malang, Andi Darmawangsa melantik Ahmad Nuril Alam sebagai Kasi Intelijen yang baru.
Ahmad Nuril Alam sebelumnya menjabat sebagai Pemeriksa Tindak Pidana Umum Bidang Pengawasan di Kejaksaan Tinggi NTB.
Ahmad Nuril Alam menggantikan Yusuf Hadiyanto, Kasi Intelijen Kejari Kota Malang yang lama. Setelah di Kejari Kota Malang, Yusuf Hadiyanto akan mutasi ke Kejati Jateng sebagai Kasi PPS di Bidang Intelijen.
Kepala Kejari Kota Malang, Andi Darmawangsa mengamini. Menurutnya mutasi dan rotasi adalah hal yang biasa di tubuh Kejari.
“Ini adalah bentuk penyegaran dari sebuah organisasi, jadi tidak ada nilai lain, kecuali hanya promosi dan kebutuhan organisasi,” terang Andi kepada wartawan di Kantor Kejari Kota Malang, Senin (30/5).
Kabar Lainnya : Sutiaji Mutasi 35 Kepsek se-Kota Malang.
“Tentu harapan saya dengan kehadiran pejabat baru akan memberikan warna baru di Kejari Kota Malang dalam bidang intelijen,” sambungnya.
Bagi Andi, bidang intelijen itu mata dan telinga pimpinan. Sehingga harus lebih tajam untuk menginformasikan apa saja yang terjadi di Kota Malang.
“Itulah tuntutan dan harapan kepada Kasi (intelijen) baru, karena setiap hari kita harus membuat laporan khusus kepada pimpinan terkait kondisi di daerah kita (Kota Malang),” jelasnya.
Andi pun berharap Kasi Intelijen yang baru bisa meningkatkan apa yang telah Kejari Kota Malang capai sejauh ini. Baik dari segi kecepatan maupun pelaporannya.
“Harapan saya ada terobosan baru dalam melihat perkembangan yang ada di Kota Malang khususnya di keamanan dan tindakan-tindakan korupsi,” akhirnya.
Ahmad Nuril Alam, Kasi Intelijen Kejari Kota Malang yang baru sepakat. Dia akan bekerja sesuai dengan bidangnya dan meneruskan pencapaian sebelumnya.
Selanjutnya dia juga akan mengawal program reformasi birokasi di tubuh Kejari Kota Malang terkait WBK dan WBBM.
“Realisasinya kita minta arahan dari pimpinan, lalu konsolidasi internal dengan teman-teman bidang intelijen dan kolaborasi dengan seluruh bidang Kejari Kota Malang,” ungkap Ahmad.
Dia juga memprioritaskan dukungan dari pihak media agar bisa saling berkolaborasi dalam mempublikasikan program dan kegiatan Kejari Kota Malang.
“Kegiatan dan program kita tidak bisa terekspos dengan baik jika tidak ada hubungan baik dengan media. Termasuk media mensupoort kami terkait dengan data-data yang kami butuhkan,” tutupnya.(fat/yds)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























