Kabar Batu
Wali Kota Batu Intensifkan Posko dan Kampung Tangguh Tekan Kasus Covid-19

KABARMALANG.COM – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro (PPKM Mikro) dinilai cukup efektif untuk menekan penyebaran Covid-19 di sejumlah daerah di Jawa Timur.
Hal ini terungkap saat digelarnya Rapat Virtual Evaluasi PPKM Mikro” yang dipimpin Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) V Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiawan, bersama Sekda Pemprov Jatim, WaKapolda Jatim, dan Kepala Daerah se-Jawa Timur, Kamis (18/2).
Sementara di Kota Batu kegiatan ini diikuti Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, Sekda Kota Batu, Zadim Efisiensi serta Kepala OPD di Pemkot Batu.
Terkait PPKM Mikro, Wali Kota Batu telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Batu Nomor 440 Tahun 2021 Tentang Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan.
Dalam SE itu disebutkan bahwa pengkategorian zona didasarkan pada beberapa indikator. Zona hijau jika tidak ada kasus Covid-19. Zona kuning jika ada satu sampai lima rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT.
Kemudian, Zona oranye jika ada enam sampai sepuluh rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT dan zona merah jika ada lebih dari sepuluh rumah dengan konfirmasi positif dalam satu RT selama tujuh hari terakhir.
Khusus daerah zona merah, skenario pengendaliannya dengan pemberlakuan PPKM tingkat RT.
Meskipun tak masuk kriteria PPKM Mikro karena tidak ada lingkungan yang masuk zona orange maupun merah, Pemkot Batu bersama TNI/Polri tetap mengintensifkan peran posko dan kampung tangguh yang tersebar di setiap desa dan kelurahan.
Langkah ini diperlukan untuk menekan kasus Covid-19.
“Antara zonasi hijau, kuning, orange, merah itu pergerakannya sangat cepat sekali ketika kita tidak membuat aturan, rambu-rambu, syarat-syarat yang ketat,” ujar Wali Kota Batu.
Jadi walaupun itu tidak ada yang orange atau merah, lanjut Dewanti, tetapi tetap protokol itu harus dilakukan sehingga kita bisa menjaga zonasi itu.
Walaupun kasus penyebaran Covid-19 di Kota Batu mulai bisa ditekan, Wali Kota tetap mengingatkan bahwa kasus kematian akibat Covid-19 masih cukup tinggi.
Yakni mencapai 106 pasien dari 1.253 kasus, dengan 19 aktif dan 1.128 sembuh.
Hal ini karena masih banyak warga takut datang ke rumah sakit, hingga membuat kondisi kesehatannya semakin parah karena tidak tertangani dengan baik. (carep-03/fir)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara



































