Connect with us

Kabar Batu

Ironi Kota Batu, Umur Apelnya Tinggal Setahun Lagi

Diterbitkan

,

Ironi Kota Batu, Umur Apelnya Tinggal Setahun Lagi
Dispertan Kota Batu saat melakukan pengendalian pembusukan buah apel akibat mata ayam beberapa waktu lalu (arl)

 

KABARMALANG.COM – Buah apel yang sejak lama menjadi ikon Kota Batu tak bernasib sama megahnya dengan kenyataan dilapangan.

Pasalnya, penyakit mata ayam yang menyerang setiap tahun belum mendapatkan solusi sama sekali.

“Dari 2 hektar yang saya olah, biasanya bisa panen sekitar 20 ton. Tapi saat ini hanya bisa 2-4 ton saja,” papar Suhendri salah satu petani di Kecamatan Bumiaji, Minggu (24/1).

Ia juga menceritakan kondisi saat ini juga terjadi diseluruh petani apel. Sedangkan penyakit mata ayam itu selalu berakhir ketika menjelang musim kemarau.

Prediksi Hendri, jika hal ini diteruskan tanpa ada solusi maka umur apel di Kota Batu hanya tersisa sampai tahun depan saja.

Hal ini dikarenakan, banyak rekan petaninya yang beralih ke varietas jeruk dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.

Sementara itu, Kadispertan Kota Batu Sugeng Pramono membenarkan bahwa adanya penurunan lahan apel.

Tercatat saat ini lahan apel di Kota Batu tersisa 1100 hektar dengan jumlah penurunan 600 hektar pada data terakhir tahun 2018-2019.

“Tapi kami tidak khawatir. Karena kami memiliki konsep perbaikan apel, kedua kami kerjasama dengan Pemerintah Pusat,” ungkapnya kepada awak media.

Sugeng mengaku pihaknya pernah melakukan penyemprotan pestisida untuk mencegah penyakit mata ayam tanpa menjelaskan hasilnya.

Tak hanya itu saja, Sugeng juga menilai bahwa sebenarnya petanilah yang lebih berpengalaman dalam menyikapi hal penyakit apel.

“Lagipula saya yakin kerugian petani dimusim penghujan bisa tergantikan ketika nanti musim kemarau datang,” tandasnya. (arl/fir)

Iklan

Terpopuler