Connect with us

Pemerintahan

TPS Dua Kecamatan Rawan Konflik Pilkada

Diterbitkan

,

WhatsApp Image 2020 10 23 at 14.10.53 e1603437230896
Wakapolda Jatim dan jajaran Polres Malang saat memantau kesiapan personel, Kamis malam (22/10).

KABARMALANG.COM – TPS di dua kecamatan Kabupaten rawan konflik Pilkada. Dua kecamatan itu adalah Tirtoyudo dan Ampelgading.

“Kerawanannya disebabkan alasan geografis,” tutur Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar di lobi Polres Malang, Kamis malam (22/10).

Menurut Hendri, dua kecamatan itu sulit dijangkau. Lokasinya juga jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Malang.

Sehingga, Hendri menaruh perhatian khusus. Polsek setempat diminta waspada dan antisipatif.

Segala letupan, kecil atau besar, harus dilaporkan. Supaya, Polres Malang bisa mengantisipasi secepatnya.

Hendri menerangkan, Polres Malang akan memetakan kawasan rawan lainnya. Pemetaan dibagi menjadi dua kategori. Yaitu TPS rawan dan sangat rawan.

“TPS rawan, biasanya adalah kantong-kantong suara. Akan dipetakan lebih lanjut,” jelasnya.

“Tujuannya agar personel yang berjaga lebih waspada. Sehingga potensi kerawananya itu tidak sampai menonjol,” imbuhnya.

Polres Malang juga menyiapkan Satgas Nusantara untuk mengamankan Pilkada. Satgas Nusantara berfungsi sebagai cooling system atau sistem pendingin.

“Satgas Nusantara akan menjalankan fungsi kemitraan. Fungsi sosial, manajemen media, dan penegakan hukum juga masuk,” kata Hendri.

Pengamanan Pilkada juga jadi perhatian Polda Jatim. Wakapolda Jatim yang baru berkunjung, menjanjikan tambahan personel.

Polda Jatim siap menurunkan personel dari wilayah lain. Itu untuk memperkuat personel Polres Malang.

Ada 300 personel tambahan yang dijanjikan Polda Jatim. Yakni, 100 personel Polda Jawa Timur. Lalu, 125 Polresta Malang. Serta, 75 dari Polres Lumajang.

“Selain itu, akan ada satu kompi Brimob. Satuan ini akan stand by di Mapolres Malang. Tugasnya adalah power on hand. Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan Pilkada,” tutupnya.(im/yds)

Iklan

Terpopuler