Connect with us

Peristiwa

Terungkap! Identitas Jasad Remaja Perempuan di Sungai Jabung Malang: Ternyata Warga Nganjuk

Diterbitkan

,

Terungkap! Identitas Jasad Remaja Perempuan di Sungai Jabung Malang: Ternyata Warga Nganjuk
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi (istimewa)

KABARMALANG.COM – Misteri penemuan jasad perempuan di aliran Sungai Kedung Winong, Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, akhirnya terkuak.

Tim INAFIS Satreskrim Polres Malang berhasil mengidentifikasi korban sebagai remaja perempuan berusia 17 tahun asal Kabupaten Nganjuk.

​Hasil Identifikasi Ilmiah Tim INAFIS

​Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, menjelaskan bahwa identitas korban dipastikan melalui serangkaian proses forensik yang mendalam.

​Metode Identifikasi: Pemeriksaan DNA dan pencocokan data primer.

​Status Korban: Sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga ke Polsek Kedungkandang, Kota Malang.

Kronologi Terakhir: Korban terpantau bertemu dengan seorang teman di wilayah Kota Malang sebelum akhirnya kehilangan kontak.

​Kondisi Penemuan Jasad yang Tak Wajar

​Jasad korban ditemukan oleh warga pada Selasa (17/2/2026) dalam kondisi mengenaskan yang mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan:

​Tangan Terikat: Kondisi tangan korban terfiksasi saat ditemukan di tepi sungai.

​Kondisi Fisik: Tubuh dalam keadaan tanpa busana dan sudah mulai membusuk.

​Tanda Kekerasan: Adanya sumpalan kain pada mulut korban yang memperkuat indikasi kekerasan sebelum kematian.

​Tim Gabungan Bareskrim dan Polda Jatim Buru Pelaku

​Kasus ini menjadi atensi serius kepolisian. Polres Malang kini berkolaborasi dengan satuan tingkat atas untuk mengejar pelaku:

​Tim Gabungan: Satreskrim Polres Malang, Resmob Bareskrim Polri (dipimpin Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi), dan Jatanras Polda Jatim (di bawah AKBP Arbaridi Jumhur).

​Fokus Penyelidikan: Mengumpulkan alat bukti di lapangan dan melacak jejak komunikasi terakhir korban.

​”Kami berkomitmen menuntaskan kasus ini. Tim gabungan saat ini terus bergerak di lapangan untuk mengungkap pelaku dan jaringan yang terlibat,” tegas AKBP Muhammad Taat Resdi, Sabtu (21/2/2026).

 

Iklan

Terpopuler