Connect with us

Serba Serbi

Ciri-ciri Otak Mengalami Penuaan Dini, Waspadai Gejalanya

Diterbitkan

,

IMG 20250223 185059
Beberapa kondisi yang membuat otak menua lebih cepat dari seharusnya (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Seiring bertambahnya usia, fungsi otak juga mengalami perubahan.

Namun, ada beberapa kondisi yang membuat otak menua lebih cepat dari seharusnya.

Faktor seperti pola hidup, kesehatan, dan kondisi mental seseorang dapat mempengaruhi percepatan penuaan otak.

Berbagai penelitian telah menemukan beberapa tanda yang bisa menjadi indikator bahwa otak mengalami penuaan dini.

Berikut ini beberapa ciri yang perlu di waspadai:

1. Cenderung Berpikir Negatif

Studi yang di lakukan di Finlandia menunjukkan bahwa individu yang sering berpikir negatif.

Atau memiliki sifat sinis lebih berisiko mengalami penurunan kognitif.

Hal ini di kaitkan dengan stres berkepanjangan yang menyebabkan peningkatan kadar hormon kortisol.

Yang berdampak buruk pada kesehatan otak.

2. Kesulitan Berkonsentrasi

Penelitian dari University of Southern California (USC) menemukan bahwa semakin mudah seseorang kehilangan fokus.

Semakin besar kemungkinan otaknya mengalami penuaan dini.

Kondisi ini bisa mulai terlihat sejak usia 30 tahun dan bisa menjadi tanda awal gangguan kognitif seperti Alzheimer.

3. Mudah Lupa

Sering melupakan hal-hal kecil seperti membalas pesan atau meletakkan barang di tempat yang tidak semestinya.

Bisa menjadi tanda penuaan otak.

Ahli saraf dari American Academy of Neurology, Thomas R Vidic, MD,

Menyarankan untuk memperhatikan apakah orang-orang di sekitar mulai menyadari perubahan dalam daya ingat seseorang.

4. Mudah Merasa Lelah di Siang Hari

Sering mengantuk atau kelelahan di siang hari bisa menjadi pertanda adanya perubahan pada otak yang berkaitan dengan penuaan.

Kondisi seperti sleep apnea dapat menyebabkan kurangnya pasokan oksigen ke otak.

Yang berpotensi merusak area hippocampus, bagian otak yang berperan dalam memori dan pembelajaran.

Para ahli menekankan pentingnya menjaga kualitas tidur, menghindari stres berlebihan.

Serta menerapkan pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan otak.

Tidur yang cukup selama 7-8 jam setiap malam dapat membantu memperlambat proses penuaan otak.

Dan mengurangi risiko gangguan kognitif di kemudian hari. (kis/fir)

 

Advertisement

Terpopuler