Connect with us

Pemerintahan

Pemkot Malang Kembali Raih Prestasi di Tingkat Nasional

Diterbitkan

,

IMG 20240910 132353
Kota Malang meraih Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) Tahun 2024 kategori Kota Besar dari Kementerian Perhubungan RI (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali meraih prestasi di tingkat nasional.

Kali ini Kota Malang meraih Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) Tahun 2024 kategori Kota Besar dari Kementerian Perhubungan RI.

Penghargaan WTN di serahkan langsung oleh Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi kepada Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra di Jakarta, Sabtu, (7/9/2024) lalu.

Ini adalah kali ketiga Kota Malang mendapatkan Penghargaan WTN. Setelah sebelumnya di raih pada tahun 2016 dan 2019.

Penghargaan ini di berikan oleh Kementerian Perhubungan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota.

Pemkot Malang di nilai berprestasi dalam penyelenggaraan transportasi perkotaan sehingga tercipta sistem transportasi perkotaan yang tertib, lancar, selamat, aman dan berkelanjutan.

Di ajang WTN 2024 ini, Kota Malang mendapat penghargaan dalam penilaian kinerja penyelenggaraan transportasi perkotaan dengan indikator paling baik kategori kota besar.

Di perolehnya Piala WTN ini menandakan perolehan nilai maksimal berdasarkan hasil penilaian dan evaluasi Kementerian Pehubungan.

Ada lima indikator penilaian yakni bidang lalu lintas, bidang angkutan jalan, bidang sarana, bidang prasarana, dan bidang umum (inovasi).

Atas raihan prestasi tersebut, Pj. Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa penghargaan WTN ini menjadi bukti nyata dari kerja keras bersama.

“Penghargaan WTN yang di berikan ini atas keberhasilan kita dalam mewujudkan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” ujarnya.

“Menjadi simbol bahwa Kota Malang terus berbenah dalam sektor lalu lintas dan angkutan jalan,” sambung Iwan saat di temui secara terpisah, Senin (9/9/2024).

Senada, Sekda Erik Setyo Santoso menyebutkan raihan prestasi ini merupakan hasil kolaborasi semua elemen.

Termasuk perangkat daerah terkait serta seluruh jajaran Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kota Malang.

Dishub sebagai pengampu tugas dan fungsi utama, di tunjang DPUPRPKP terkait sarana prasanara yang menjadi bagian dari ruang milik jalan.

Selanjutnya, ada peran DLH yang mengelola taman di ruang milik jalan yang menjadi penunjang tercapainya WTN.

Juga berbagai dukungan, lanjut Erik, dari berbagai stakeholder terkait.

“Ini bukti kolaborasi dan sinergi sehingga secara maksimal kita mendapatkan apresiasi tersebut, yang akan terus kita kembangkan dan pupuk,” pungkas Erik. (tik/fir)

 

Iklan

Terpopuler